Pria Patah Hati

Pria Patah Hati
Episode 9 Ketika Tiga Serangkai Bertemu


__ADS_3

Leo dan Steve sedang menikmati makan malam di restoran sahabatnya. Sambil menunggu sahabatnya itu turun dan seperti biasa mereka melewatinya bertiga dengan berbincang sesama jomblo. Maklum Leo dan Steve masih senang dengan kesendirian mereka meski alasan keduanya berbeda.


Leo karena masih memikirkan orangtuanya dan saudaranya di kampung yang membutuhkan banyak biaya. Sebab dia anak tertua. Sementara Steve yang sering gonta-ganti pasangan. Menyebabkan ia tidak bisa serius dengan satu wanita saja. Dan Xander atau Nathanael masih belum bisa move on dengan wanita dari masa lalu nya. Siapa lagi kalau bukan Shasha yang membuat dia tetap sendirian meski usianya sudah tidak muda lagi.


Dan orang yang ditunggu dari tadi pun datang. Nathanael menghampiri dua sahabatnya yang sedang makan. Nathanael memesan kopi hitam kesukaannya kepada salah satu pegawainya.


" Sejak kapan kamu suka makan gratis di sini " suara Nathanael memekakkan telinga Steve.


" Kau juga suka tidur gratis di tempatku " sahut Steve tak mau kalah.


" Ck ! kalian ini kalau ketemu tidak pernah bisa akur " sahut Leo menimpali.


Nathanael mendelik sebal pada Steve lalu beralih pada Leo.


" Gimana Leo sudah dapat pegawai baru " tanya Nathanael mengalihkan pembicaraan.


" Belum ' sahut Leo singkat.


" Emang butuh pegawai berapa ? " tanya Steve setelah selesai makan.


" Mungkin 2 atau 3 orang. Masih bisa dihandle sih cuma di hari sabtu dan minggu pasti pengunjung lebih banyak dari biasanya. Kita akan kekurangan tenaga " kata Leo memberitahu.


" Apa pak dokter yang satu ini mau menjadi tenaga sukarela " kata Nathanael melirik ke arah Steve.


" Cih, ogah mending tidur di rumah " seru Steve tersenyum sinis.

__ADS_1


" Menyebalkan " seru Nathanael pada Steve.


" Hai, memang kamu nggak nyebelin juga makan dan tidur di rumah orang padahal kamu kan kaya " seru Steve melirik sahabatnya.


" Sudah-sudah nanti aku yang bantu di dapur kalau tidak sibuk " sahut Leo melerai dua sahabatnya.


" Kau juga Xander ikut bantu juga " kata Steve pada Nathanael.


" Aku kan bosnya " seru Nathanael.


Leo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Leo terlihat pasrah melihat ucapan Nathanael yang terlihat arogan. Meski pada kenyataannya Nathanael adalah orang yang suka membantu teman-temannya juga para pegawainya. Hanya saja sekarang sikapnya berubah karena seorang wanita. Leo dan Steve tahu sebab apa Nathanael berubah.


Steve tersenyum tipis bukannya dia tidak mau membantu sahabatnya itu. Tapi waktunya yang tersita mengurusi pasien terlebih kalau sedang ada operasi membuat dirinya harus memanfaatkan waktu liburnya untuk istirahat.


Ketiganya larut dalam obrolan ringan. Sesekali diikuti canda dan tawa dari ketiganya. Steve dan Nathanael yang sering berdebat serta Leo yang bersikap netral kepada keduanya. Sehingga membuat persahabatan mereka awet sampai sekarang.


" Sudah " sahut Nathanael singkat.


" Benarkah kau sudah bertemu ibumu " tanya Leo.


" Ya " sahut Nathanael lagi.


" Kau ini benar-benar ya " lirih Steve. " Ceritain dong. "


" Cerita apaan " seru Nathanael.

__ADS_1


" Tentang ibumu " kata Steve.


" Aku dapat alamat itu dari Dave sepupumu lalu aku datang ke alamat tersebut ketemu deh " kata Nathanael.


" Aish nggak asyik " sahut Steve jengah.


" Mau gimana lagi memang begitu ceritanya " kata Nathanael.


" Nggak kayak di drama atau di sinetron ketemu ibunya terus pelukan terus nangis-nangis darah " sahut Steve membayangkan sinetron yang sering ia lihat pas waktu libur kerja.


" Hah kebanyakan nonton sinetron sih kamu " seru Leo mengejek.


Steve mencibir sahabatnya itu sementara Nathanael tersenyum tipis melihat kekonyolan dua sahabatnya itu.


" Tuh kan bisa juga dia tersenyum " bisik Steve pada Leo.


Leo melihat ke arah Nathanael membuat Nathanael menatap tajam ke arah dua sahabatnya itu. Leo dan Steve tertawa tertahan keduanya merasa senang melihat sahabatnya bisa tersenyum kembali. Dan keduanya bersyukur karena sahabatnya bisa menemukan ibunya yang telah lama dirindukannya.


***********


Segitu dulu ya ceritanya besuk disambung lagi.


Jangan lupa beri like dan komen nya ya.


Semoga suka dengan karyaku ini.

__ADS_1


Judulnya sudah diganti ya menjadi Pria Patah Hati.


Terimakasih.


__ADS_2