
Hari ini menjadi hari tersibuk bagi Stella pasalnya tugas nya semakin menumpuk dan meminta segera diselesaikan.Kedua bola mata Stella masih setia di depan laptop nya,tanpa ia sadari sedari tadi seseorang menghampirinya.
Pria itu menopang dagunya dengan kedua tangannya.Ia terus memandangi wajah cantik gadis pujaannya itu.Merasa ada yang memperhatikan Stella melirik ke arah depan.
" Ha Joon?" pekiknya sambil menaikkan kacamata bacanya.
" Makan yuk..kamu udah dua jam anteng sama tugas" ajak Hajoon.
" Dari tadi kamu di sini?" tanya Stella.
" Ada setengah jam an" seloroh Ha Joon.
" Terus tahu dari mana aku udah dua jam disini?"
" Pas pertama kamu masuk perpus".
Stella pun hanya ber oh ria.
Stella membuka ponselnya,ia berharap Dave memberi kabar menanyakan tentang dirinya.Namun nihil tidak ada panggilan ataupun pesan dari Dave.
"Cih kemarin posesif banget,sekarang balik lagi gue dicuekin" batin Stella menggerutu.
Stella terbelalak saat ia membuka sosial media ia melihat Gladys merangkul lengan Dave dengan mesra.Hati Stella bagai tertusuk ribuan belati ingin rasanya marah namun tidak bisa.
Dengan cepat Stella menutup laptopnya,lalu dimasukkan ke dalam tas.Ha Joon yang melihat perubahan diri Stella ia hanya mengernyitkan dahinya.
" Waeyo?" tanya Ha Joon selidik.(kenapa?)
Stella hanya menggelengkan kepalanya,ia lalu beranjak dari tempat duduk nya.Dengan cepat Stella melenggang keluar perpustakaan.Ha Joon terus saja mengekori Stella.
Stella menendang mobilnya saat melihat ban mobil nya kempes.
" Anter aku ke kafe" ajak Stella.
Ha Joon mencebik," Kamu mau ketemu Dave?" tanya Hajoon.
Stella tidak menjawab ia pun melenggang berjalan menuju mobil Ha Joon.Ha Joon membuka kunci mobil mereka pun masuk dengan cepat Ha Joon berkendara menuju kafe milik Dave.
Di kafe Dave yang jengah dengan tingkah Gladys yang tidak seperti biasa nya.Kini Gladys sedang sibuk menyuapi Dave seraya lengannya masih bergelayut manja dilengan Dave.
__ADS_1
Tak lama kemudian Stella datang menarik Gladys." Keganjenan banget sih lo" pekiknya.
" Lo juga kegatelan banget gak bisa apa sama satu cewek aja gak harus mesra- mesraan sama cewek lain" bentak Stella menujuk ke arah Dave.
Eh
Dave diam tak bergeming,Gladys menarik Stella ia menatap tajam ke arah Stella.
" Emang lo siapa nya Dave?kenapa ngelarang Dave deket sama cewek lain" ujar nya mengingatkan statusnya yang masih menggantung.
Stella menatap tajam ke arah Dave seolah ingin mendapat pembelaan dari pria yang sangat ia cintai itu.
Dave hanya diam saja yang membuat Gladys tertawa merasa dirinya pemenangnya.
" See..Dave aja engga nganggap lo" seloroh nya lagi.
Stella benar benar kesal dengan sikap Dave yang kemarin seolah sangat mencintai nya namun kini ia seperti dipermainkan oleh Dave.
Dave ingin mengeluarkan kata-kata cinta untuk Stella namun kata-kata itu hanya sampai di tenggorokan nya.
Stella melenggang ke luar dari ruangan Dave dengan air mata yang terjatuh ke pipi nya.Sakit sangat sakit ia merasa hanya dirinya yang berjuang sendiri.Namun memang ini konsekuensi nya dari awal dia yang harus bisa membuat Dave jatuh cinta padanya.Namun hati mana yang tidak teriris saat melihat pria yang dicintainya mengabaikan nya di depan gadis lain.
Dave hendak menyusul Stella namun lengannya dicekal oleh Gladys." Jaga batasan lo" bentaknya.Dave menepis cengkraman tangan Gladys lalu pergi keluar ruangan.
Dave mengusap kasar rambutnya, Gladys datang menghampiri nya.
" Dave?" tanya Gladys.
" Ini semua gara-gara lo" pekiknya lalu melenggang keluar kafe menuju mobilnya Dave pun melajukan mobilnya mengikuti Stella dan Ha Joon.
Dave merutuki kebodohannya yang hanya diam saja saat Gladys yang tanpa sengaja mengejek Stella yang mengungkit tentang Status.
Status? itu yang sangat di butuhkan para wanita. Karena wanita butuh kejelasan tentang apa hubungannya, sejauh apa hubungannya.
Mobil Dave terus mengikuti mobil Ha Joon dari belakang.Ingin rasa nya ia membawa Stella keluar dari mobil itu lalu membawa nya sejauh mungkin agar tidak ada pria lain di sekitar Stella.
Mobil Ha Joon kini berhenti di parkiran apartemen Stella.
"Gomawo" ujarnya seraya melepaskan seat belt.
__ADS_1
" Stell,apa kamu gak bisa kasih aku kesempatan daripada mengejar yang tidak pasti" sahut Ha Joon.
Stella menggeleng lemah ia pun keluar dari mobil lalu masuk ke dalam apartemen.Ha Joon yang melihat mobil Dave sampai diparkiran ia pun keluar dari mobil.
" Hai Mr.Smith" sapa Ha Joon tersenyum miring.
"Ada hubungan apa kamu sama Stella?" tanya Dave geram.
Ha Joon terkekeh," Wow apakah kamu mulai menyukai nya?kalau tidak biar aku saja yang mendapat kan cinta Stella"ejek Hajoon seraya melipat kedua tangannya di atas dada.
" Stella milik gue" pekik nya mencengkeram kerah baju Ha Joon.
Ha Joon melepaskan cengkraman tangan Dave," Kalau suka bilang cinta dong payah banget,kalau kelamaan nanti gue ambil jangan nyesel" ancam Ha Joon lalu masuk ke dalam mobil.Ia pun melajukan mobilnya meninggalkan Dave yang geram sedang menahan emosi.
Dave mengepal kan tangan nya ia marah sangat marah mendengar ancaman rival nya itu. Tidak akan ia biarkan Ha Joon mengambil Stella dari nya.
Bagi Dave Stella segalanya, ia baru merasakan cinta yang mendalam seperti ini terhadap wanita.Rasa ingin memiliki nya ingin terus bersama nya hingga akhir hayat.
Namun setiap kali ingin mengungkapkan cinta kerap kali bibirnya seperti tertutup sulit untuk di buka.
Dave pun memutuskan untuk masuk ke apartemen Stella. Ia kini sudah berada di dalam lift menuju lantai atas tempat unit apartemen Stella berada.
Setelah sampai di lantai tujuan Dave mencoba menekan tombol bel di depan pintu, karena ia tidak tau passcode pintu apartemen Stella.
Tak lama kemudian Stella membuka kan pintu.
" Ada apa lagi Joon, " ucap Stella.
Wajah Dave memerah ia semakin marah mendengar Stella mengira dirinya pria sipit rivalnya itu.
Tanpa diberi izin Dave langsung masuk begitu saja ke dalam apartemen milik Stella.
Stella terkejut melihat kelakuan Dave yang sangat menyebalkan.
.. .......... ..... .....
Para readers tercinta Novel Project 100 Hari sudah di revisi.
bantu aku mendapatkan kontak dengan banyakin like komen dan Vote ya.
__ADS_1
Jangan lupa mampir juga di kisah Alexa dan Keenan yang berjudul Terpaksa Menikahi Si Pembenci.
Gomawo yeorobun ❤💞