
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Jangan lupa tinggalkan jejak pemirsah
Krystal semakin gugup mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Dylan.Ia bingung harus menjawab apa, pasal nya kini ia melihat sorot mata Dylan sangat menakutkan.
" A_ aku tentu saja Krystal, kenapa tuan? " ucap Cinta gelagapan.
" Mengapa kau tau nama panggung ku dan semua lagu grup ku? " tanya Dylan selidik.
Krystal tertawa kecil, " Tuan lupa aku ini orang Korea, tentu saja aku mengetahui dirimu yang terkenal di sana. " jelas Krystal akhirnya mendapatkan jawaban yang pas daripada menjawab kalau dirinya adalah fans tergila nya.
Dylan memicing kan mata nya, lalu ia kembali duduk di mini bar dekat dapur.Krystal kembali menyelesaikan tugasnya membuat makan malam untuk Dylan.
Beberapa menit berlalu makanan sudah tersaji.Andai saja mami dan papi nya melihat semua ini pasti mereka tidak akan percaya Krystal yang manja bisa menjadi sedewasa ini.
Krystal menyiapkan makanan untuk Dylan lalu memberikan makanan tersebut padanya.Ia pun ikut makan di samping pria yang kini menjadi suami pura- pura nya itu.
Dylan masih sibuk menikmati makanan yang selalu lezat di lidah nya.Ia melirik Krystal yang nampak senang setelah bertemu kekasih nya.Dylan pikir pria yang tadi siang di temui Krystal adalah kekasihnya.
Dylan ingin bertanya namun suaranya seperti tertahan, ia tidak boleh mencampuri urusan pribadi Krystal.
" Besok jangan terlambat seperti tadi. " ketus Dylan.
Krystal menoleh ke arah Dylan lalu tersenyum, senyum yang membuat Dylan terpesona.Bahkan sesuatu yang di bawah sana mulai bereaksi saat melihat Krystal tersenyum, sungguh menggoda.
" Oke tuan. " ucap Krystal lemah lembut.
Dylan memijat pelipisnya yang mulai pening, " Bisa- bisa nya dia on hanya melihat nya tersenyum. " gumam Dylan lirih.
" Ada apa tuan? " tanya Krystal saat melihat Dylan komat kamit tidak jelas.
" Tidak ada, tidur lah.. " ucap Dylan lalu kembali masuk ke kamar nya tanpa menghabiskan makan malam nya.
Krystal pun kembali melanjutkan makan malamnya.Setelah itu ia membersihkan piring kotor lalu merapikan semua nya seperti semula.Krystal berjalan masuk ke dalam kamarnya.Ia rebahkan tubuhnya di atas ranjang lalu mulai terlelap.
Lain hal nya dengan Krystal yang sudah terlebih dahulu ke alam mimpi.Dylan sangat sulit memejamkan mata nya,entah mengapa ia merasa gelisah.
Seperti biasa pagi ini Krystal sudah siap untuk ke kantor setelah selesai dengan aktivitas pagi nya.Saat ini sepasang suami istri itu sedang menikmati sarapan bersama.
__ADS_1
" Makanan apa ini? aku baru melihat nya? " tanya Dylan.
" Ini nasi kuning tuan, makanan favorit di Indonesia untuk sarapan. " jawab Krystal lalu memasukkan makanan nya ke dalam mulut nya.
" Enak juga, kenapa kau bisa memasak berbagai macam makanan dari negara lain? " tanya Dylan.
" Aku memiliki empat ibu peri yang berada di negara yang berbeda, mereka selalu mengajari ku cara membuat nya. " jelas Krystal lalu meminum air putih di samping nya.
" Jadi ayah mu memiliki istri empat begitu? " tanya Dylan lagi.
Krystal yang sedang minum langsung menyemburkan air minum nya ke wajah Dylan.
" Kau!! " sentak Dylan kesal. Ia lalu membersihkan wajahnya ke dalam kamar mandi.
" Maaf tuan maaf, lagian si tuan ada- ada aja ngomong nya. " ucap Krystal.
" Pertanyaan ku tidak ada yang salah kan? kau bilang memiliki empat ibu peri. " sahut Dylan sambil mengusap wajahnya dengan handuk lalu kembali duduk di samping Krystal.
" Tiga ibu lainnya istri dari para sahabat papi, dan mereka pun papa peri kami. " jelas Krystal.
" Seperti nya keluarga mu sangat menyenangkan, " ucap Dylan meminum teh hangat nya.
" Ya, bahkan anak- anak mereka pun menjadi kakakku. " jelas Krystal lagi.
Hari ini ada rapat penting bersama Smith corporation, Krystal kembali di buat cemas.Ia takut bertemu kembali papi nya.Papi nya bisa marah besar bila mengetahui Krystal bekerja diperusahaan orang lain.
Apalagi sampai saat ia tahu bahwa putri kesayangan nya telah menikah tanpa sepengetahuan nya pasti ia akan di jadikan kimchi kalengan oleh mami nya nanti.Krystal bergidik ngeri membayangkan semua itu terjadi padanya.
Sebisa mungkin Krystal tidak boleh ketahuan oleh seluruh keluarga Smith.
" Tuan sebentar lagi rapat akan di mulai. " ucap Krystal kepada Dylan saat ia memasuki ruangan CEO.
" Iya seperti biasa kau siapkan semuanya, kau juga yang mempresentasikan nya kembali. " ujar Dylan sambil membuka berkas- berkas yang berada di atas meja kerja nya.
" Tuan bisa kah anda saja yang presentasi, saya sedikit pusing hari ini. " ucap Krystal memgang pelipisnya yang tidak pusing sama sekali.
Dylan menutup map yang baru ia baca, lalu berdiri menghampiri Krystal.
" Kau tau bos nya siapa? " tanya Dylan berjalan semakin menghimpit Krystal.
__ADS_1
Krystal yang merasa gugup berjalan mundur.
" Tuan. " jawab nya.
Pletakkk!!
Dylan menyentil kening Krystal, " Lalu kenapa kau berani sekali memerintah kepada bos mu ini. "
Krystal memegang kening nya yang sedikit sakit akibat sentilan Dylan tadi. Dylan pun kini sedikit menjauh dari Krystal.
" Jangan banyak berakting di depan ku, aku ini tau benar yang mana sungguhan yang mana bukan.Kau lupa aku mantan aktor. " ucap Dylan seraya merapikan rambutnya seolah menunjukkan ketampanan nya yang berjuta pesona di depan Krystal.
Kenapa dia menjadi Narsis sekali?
" Baik tuan. " ucap Krystal membungkukkan setengah badannya.
" Aku penasaran kenapa kau selalu menghindar saat rapat dengan Smith corporation? apa ada yang kau sembunyikan dari ku? " tanya Dylan lagi dengan selidik.
" Bu_ bukan begitu, aku memang sedikit pusing tuan, " jawab Cinta gelagapan.
Dylan memicingkan mata nya, gadis ini sangat mencurigakan di mata nya.
Beberapa menit kemudian rapat pun di mulai, Krystal terkejut saat yang datang ke ruang rapat ternyata bukan papi Dave.Melainkan Kaivan sang kakak yang datang sebagai perwakilan dari Smith corporation.
Persentasi Krystal hari ini kurang memuaskan pasal nya ia selau banyak menunduk saat menjelaskan. Krystal tau betul kakak nya itu tidak mudah tertipu walaupun dandanan Krystal seperti ini.
Kai terus memperhatikan sekertaris rekan kerja nya itu.Ia sangat mengenali siapa wanita yang berada di hadapan nya kini.Ia mengepalkan tangannya ia ingin menarik adik nakal nya itu keluar dari ruangan ini.
Namun Kai takjub dengan kinerja Krystal yang tidak seperti ia bayangkan.Krystal yang masih belum lulus sekolah sudah bisa mempresentasikan program nya sebaik mungkin.
Setelah rapat selesai semua para petinggi keluar ruangan, Kai menarik lengan adiknya di depan Dylan.
" Ikut dengan ku. " sentak Kai.
" Oppa sakit. " pekik Krystal meringis kesakitan, Krystal mencoba melepaskan pegangan tangan Kai namun Kai menarik nya keluar dari ruang rapat.
" Oppa? apa dia pacar si culun juga? " guman Dylan seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.
....... ........
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Bantu like komen dan vote kawan- kawan..