
Sang mentari mulai menampakan dirinya menyinari dua insan yang sedang di mabuk asmara yang kini masih setia di balik selimut yang menutupi tubuh polos mereka.Manik mata keduanya menerjap, Dylan tersenyum saat pertama kali membuka mata nya.Ia melihat wajah cantik istri nya, ia kecup bibir manis yang tersenyum pada nya.
" Morning sayang " ucap Dylan dengan suara serak khas bangun tidur.
" Morning too. " ucap Krystal.
" Aku semalam bermimpi. " lanjut nya lagi.
" Mimpi apa sayang? " tanya Dylan.
" Aku bermimpi kau bersikap sangat romantis pada ku. " ucap Krystal lalu mengulum senyum.
Dylan mulai menindih Krystal, ia merapikan rambut yang menutupi wajah Krystal.Dylan mencium bibir Krystal sangat lama, merasa ada sesuatu di bawah sana yang mulai bergerak Krystal langsung mendorong dada Dylan.
" Nanti kita telat tuan Zhang, jangan nakal terus. " ucap Krystal lalu bangkit dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi dengan selimut yang melilit tubuhnya.
" Bareng sayang. " teriak Dylan.
" Enggak, nanti kita telat. " teriak Krystal dari dalam kamar mandi.Dengan cepat Krystal mengunci pintu kamar mandi dan benar saja Dylan hendak menyusul nya.Niat nya ingin mendapatkan vitamin di pagi hari langsung ambyar karena Krystal mengunci pintu kamar mandi.Terpaksa Dylan mandi di kamar mandi ruang tengah.
Beberapa menit berlalu kini keduanya sedang sarapan hanya dengan roti dan susu saja karena Krystal bangun terlambat ia tidak sempat membuat sarapan untuk mereka.
Setelah selesai sarapan keduanya pergi untuk bekerja.Setelah menempuh perjalanan panjang keduanya telah sampai di perusahaan.Sepanjang jalan tangan keduanya saling bertautan mengakibatkan banyak pertanyaan yang kini ada di benak para karyawan.Layaknya sepasang kekasih yang baru saja jatuh cinta mereka seolah melupakan orang-orang yang kini menonton drama romantis yang mereka buat.Dylan menarik Krystal memasuki lift khusus untuk CEO.Setelah pintu lift tertutup Dylan mencium bibir Krystal dengan sangat lembut.Krystal pun menikmati ciuman yang diberikan suaminya.Keduanya saling membelit mengakses setiap rongga mulut masing-masing.
Tiba-tiba pintu lift terbuka Tao dan Tian Yu yang hendak masuk kedalam lift terpaksa menyaksikan adegan romantis mereka di dalam lift.Krystal melepaskan tautan di bibir mereka.Wajah Krystal memerah ia menyembunyikan wajahnya di belakang suaminya.
" Ish.. dasar pengantin baru, kalian membuat kita yang jomblo ini panas dingin. " ejek Tian Yu.
" Kayak nya kalau kita nggak masuk mereka akan melanjutkan adegan hot tadi. " ucap Tao ikut mengejek saudaranya sepupu nya itu.
" Maka nya kalian cepat cari pasangan bisa nggak mengganggu lagi. " ucap Dylan ketus.
Tak lama kemudian lift terbuka, dengan cepat Krystal berjalan melewati ketiga pria itu.Krystal sangat malu terciduk berciuman dengan suaminya.Tian Yu dan Tao sudah masuk ke dalam ruangan mereka masing-masing.Dylan baru sampai di depan ruangan CEO tersenyum melihat istrinya sedang menyembunyikan wajahnya di balik layar komputer.
__ADS_1
" Mereka udah pergi sayang " ucap Dylan.
Krystal langsung mendongakkan kepalanya, " Kamu sih suka maen sosor aja. " protes Krystal sambil mengerucut kan bibir nya.
" Mau dilanjut nggak yang tadi? " tanya Dylan seraya mengedipkan sebelah mata nya.
" Kerja kerja sana" ucap Krystal mendorong dada bidang suaminya.
" Oke tapi nanti siang kasih yang plus plus ya sayang. " ucap Dylan menggoda.
Oh astaga kenapa dia menjadi semesum ini pikir Krystal.
Dylan terkekeh lalu masuk ke dalam ruangannya.Sedetik kemudian ia menyembul kan wajah nya di balik pintu.
" Bagaimana kalau meja kamu pindah ke dalam aja sayang. " goda Dylan lagi.
Krystal terkekeh, " Kerja sana tuan Zhang " ucap Krystal dengan sedikit kesal.
" Oke oke, aku harus mencari nafkah untuk istri ku. " ucap nya lagi lalu masuk ke dalam ruangan nya.
" Apalagi sa_ " ucapan Krystal terhenyak karena saat ini yang menjahili nya bukan Dylan suaminya melainkan Seo Jun si mantan.
" Kau mau memanggilku sayang, Krystal? " tanya nya begitu senang.
Krystal mencebik, " Aku pikir suami aku yang dateng tau nya kamu, ada apa tuan Kim? " tanya Krystal seramah mungkin.
" Suami? kau jangan bercanda nona Smith, kita masih muda mana mungkin kamu sudah menikah. " ucap Seo Jun tidak percaya.
" Tapi itu kenyataan nya, aku sudah menikah. " ucap Krystal tegas.
Seo Jun tertawa mendengar ucapan Krystal yang tidak masuk di akal menurutnya.Bagaimana ia menikah sementara papi nya pun tidak pernah memberitahukan dunia kalau putri nya telah menikah.
" Saya suaminya. " ucap Dylan tiba-tiba keluar dari ruangannya.Dylan yang sedang meneliti berkas- berkas mendengar suara percakapan antar Krystal dan pria lain.Karena penasaran ia melihat dari kaca jendela.Ia geram dengan mantan kekasih istri nya yang tidak tau diri itu, istrinya sudah berkali-kali menolak namun ia tetap bersikeras mengejar Krystal.
__ADS_1
Seo Jun menatap Dylan dengan tatapan tajam, dari awal dia tidak menyukai pria itu.Seolah menyadari suasana semakin mencekam, Krystal berdehem.
" Tuan Kim ada perlu apa anda kemari? apabila tidak ada kepentingan sebaiknya anda pulang saja. " ucap Krystal sopan.
" Oh ya aku ada urusan dengan tuan Zhang" ucap nya lalu melirik Dylan yang masih menatap tajam ke arah nya.
" Mari masuk tuan Kim " ucap Dylan sambil memaksa kan senyum.
Mereka berdua masuk ke dalam ruangan.
Tanpa diperintahkan oleh pemilik ruangan Seo Jun duduk santai di sofa.Ia tersenyum licik sambil menyilangkan kakinya.
" Bagaimana bisa kalian menikah? sementara orang tuanya tidak. mengetahui hal ini? " tanya Seo Jun masih tidak percaya.
" Anda kemari untuk urusan pekerjaan atau mengurusi urusan rumah tangga kami tuan. " sindir Dylan.
" Aku masih tidak percaya kalian sudah menikah, apa jadi nya apabila tuan Smith mengetahui hal ini. " ucap Seo Jun dengan senyum mengejek.
" Kami akan memberi tahu papi dan akan meminta restu pada nya. " ucap Dylan santai.
" Kau belum mengenal siapa tuan Smith tuan Zhang, " ledek Seo jun.
" Sebentar lagi kami akan saling mengenal, dan semua tentang kalian sudah berakhir.Kini masa depan Krystal adalah bersama dengan ku suaminya. " jelas Dylan dengan sorot mata tajam.
" Bagaimana kalau ternyata tuan Smith tidak akan menyetujui kalian? " tanya Seo Jun percaya diri.
" Akan aku buat tuan Dave Smith tidak memberi kalian restu, karena Krystal hanya akan menjadi milikku. " ucap Seo Jun penuh penekanan.
" Kau ini sangat mengerikan tuan Kim, istri ku sudah jelas sudah tidak menyukaimu lagi tapi kamu bersikeras ingin mendapatkan nya lagi, ck ck. " ucap Dylan berdecak sebal.
" Kita lihat saja nanti tuan Zhang, kau atau aku yang akan menang. " tantanng Seo Jun lalu pergi keluar ruangan.Seolah ia melupakan pekerjaan nya ke perusahaan Dylan.
.....
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan Vote gess