Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Baby boy


__ADS_3

Sejak kembali ke Indonesia Dave dan Stella kembali


selalu menghabiskan waktu mereka di apartemen.Seharian mereka melakukan hanya menonton sambil berpelukan.


Siang ini mereka akan memeriksakan kandungan bersama Alexa dan Keenan.Dan kini mereka sedang duduk ikut mengantri dengan pengunjung yang lainnya. Dave dan Keenan sebenarnya bisa saja mengistimewakan mereka agar tidak mengantri. Namun ini permintaan para ibu hamil yang ingin merasakan indahnya menunggu panggilan sambil ditemani suami.


Namun ternyata keinginan itu salah ketampanan Keenan dan Dave justru menjadi pemandangan gratis bagi para ibu-ibu muda di sana.Nampak terlihat tatapan mereka seperti menginginkan Dave dan Keenan, padahal para suaminya ada disamping.


Alexa dan Stella geram melihat nya terlebih Alexa melihat Keenan yang masih saja tebar pesona kepada wanita-wanita di depannya. Lain hal nya dengan Keenan Dave hanya berdiri seperti sebuah manekin indah dengan kacamata nya.


Tak lama kemudian nama Alexa di panggil, Alexa dan Keenan pun memasuki ruangan.


Stella menarik lengan Dave, " Chagi kamu nakal ya kecentilan" pekik Stella mencubit Dave.


" Aku nggak ngapa-ngapain mereka nya aja yang ngeliatin aku " bisik Dave di telinga Stella.


Stella mengerucutkan bibirnya ia kesal melihat para wanita itu terus saja memperhatikan Dave.


Tak lama kemudian kini giliran Stella yang di periksa, Stella membaringkan tubuhnya di atas brankar. Dokter Ayu mengolesi perut Stella dengan gel lalu menggerakkan sebuah alat di atas perut Stella yang sedikit membuncit.


Dokter dan Dave memperhatikan layar monitor.


" Wah yang ini baby boy,bayinya sehat beratnya juga cukup"ujar nya.


" Chagi,anak kita cowok pasti bakal ganteng kayak aku" ucap Dave penuh percaya diri, entah kenapa pria di cerita ini semua memiliki kenarsisan yang sangat tinggi.


" Iya Chagi,tapi aku pengen bayi cewek juga" ucap Stella.Sejak mereka kembali bersama mereka sepakat memanggil Chagi yang artinya sayang dalam bahasa Korea.


" Gak apa,nanti kita bisa bikin lagi" ucap Dave tak tahu malu membuat dokter Ayu tertawa kecil.

__ADS_1


Stella yang malu mendengar ucapan absurd Dave ia langsung mencubit pinggang Dave.


" Awww sakit" pekik Dave meringis.


" Vitaminnya jangan lupa diminum ya Bu,susu hamil dan makan teratur juga" ucap dokter Ayu sambil memberikan selembar kertas resep kepada Dave.


" Terima kasih dok" ucap Dave.


Mereka pun keluar meninggalkan dokter yang senyam senyum sendiri melihat pasangan tersebut.


Alexa dan Keenan ternyata menunggu di luar.Usia kehamilan Stella dan Alexa hanya berbeda dua Minggu namun karena Alexa hamil kembar perut Alexa nampak lebih besar.


" Lo yakin mau resepsi semingguan lagi?liat perut bini lo udah gede gitu" tanya Dave.


" Gue udah pesen ke si penyihir gaun yang pas buat wanita hamil" sahut Keenan sambil mengelus perut Alexa.


Mereka pun melenggang menuju mobil masing-masing.Lalu melajukan mobilnya menuju kafe milik Dave.


Sepanjang perjalanan Stella terus menatap foto USG bayi nya.


" Kenapa sayang? "tanya Dave sambil mengecup tangan Stella yang dari tadi ia pegang.


" Aku nggak nyangka bisa sebahagia ini sama kamu" ucap nya dengan mata yang berkaca-kaca.Dan seperti biasa Stella mengibaskan tangannya di depan mata berharap air matanya tidak lolos begitu saja.


" Aku juga bahagia.. bahagia sekali, maaf kan aku terlambat menyadari perasaan ku sama kamu" ujar Dave masih sambil menyetir.


" Udah jangan minta maaf mulu, lebaran masih lama" sahut Stella terkekeh.


Dave tertawa mendengar ucapan Stella.

__ADS_1


" Kita cari gaun yu buat acara resepsi Keenan Alexa" ajak Dave.


" Oke".


Beberapa menit berlalu kini Dave dan Stella sudah berada di butik milik Nichole.


" Naura di mana Nichole? " tanya Dave kepada asisten Nichole.


" Nona Nichole pergi bersama tuan Lexy barusan tuan Dave" ujar Naura.


" Aku mau mencari gaun untuk kekasih ku tolong carikan yang bagus untuk wanita hamil ya.. jangan yang terlalu ngepas dengan perut nya" sahut Dave.


Naura melihat ke arah Stella yang sedang melihat lihat di sekitar butik. Perut nya yang sedikit membuncit tidak menghilangkan kecantikan nya.


" Baik tuan silahkan duduk, saya ajak nona berkeliling " ajak Naura kepada Stella.


Dave pun duduk di sofa yang disediakan, sedangkan Stella mengikuti Naura mencari gaun yang cocok untuknya.


Tak lama kemudian Dave terpana saat melihat Stella keluar dengan gaun putih dengan rok rample menutupi perut buncit nya.



Stella yang sedang memegangi cermin kecil dan sebuah permen yang entah ia ambil dari mana nampak cantik dan menggemaskan bagi Dave. Rasanya Dave ingin cepat-cepat membawa Stella ke kamar dan mengurungnya untuk bercinta seharian dengan nya.


Namun ia lupa Stella ingin melakukan nya lagi setelah menikah. Menikah? iya menikah.. bahkan Dave belum melamar Stella.Kini ia berfikir ingin melamar Stella tepat di hari ke 100 yang tinggal beberapa hari lagi.


Tapi hari itu hari resepsi pernikahan Keenan apakah si anak Sultan akan mengizinkan nya melamar Stella di acara nya?


Sedari tadi Dave hanya terdiam, ia sedang berberang dengan pikiran nya.Ia harus bisa melamar Stella se romantis mungkin.Ia tidak mau kalah dengan Jonas yang melamar Jessica di pantai.

__ADS_1


__ADS_2