Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Rencana Dave


__ADS_3

Sejak kejadian itu Dave sudah tidak dingin lagi kepada Stella Dave sudah sedikit menghangat.Keduanya masih setia dengan selimut tebal yang menutupi tubuh polos mereka akibat pergumulan panas semalam.


Dave merapikan anak rambut yang menutupi wajah Stella.


" Aku mau ketemu Jonas sama Keenan dulu ya" bisiknya lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Tak lama kemudian kini Dave sudah rapi dengan setelan formal nya.Namun Stella masih diam tak bergeming.


" Bangun Stell,udah siang..aku keluar dulu ya" ujar nya seraya mengguncang-guncangkan tubuh Stella.


" Heem" Stella yang masih malas membuka mata hanya berdehem saja.


Dave pun keluar meninggalkan Stella yang masih mengantuk.Tak lama kemudian mobil Dave sudah berjalan membelah jalanan kota.Kini Dave dan Jonas sudah sampai di apartemen Keenan mereka terkejut saat melihat keadaan apartemen Keenan yang seperti habis diserang negara api.


Keenan mengajak Dave dan Jonas berbincang di ruang kerja nya.Salah satu asisten Keenan menyiapkan minuman untuk mereka.


" Ada yang neror kalian lagi? seperti habis diserang negara api" ujar Dave cemas.


"Bukan ada yang neror, lebih tepatnya ada yang abis ngamuk" pekik Keenan.


" Maksud lo?" Dave masih belum paham.


" Alexa ngamuk saat liat Jasmine duduk dipangkuan gue".


" Pfffttt..hahaha" si tengil Jonas malah tertawa.


" Tawa lagi lo nyet, abis ini bisa- bisa kesejahteraan gue terancam" lirih Keenan melemah.


" Gue yakin si Jasmine juga berakhir mengerikan sama seperti penjahat itu" ujar Jonas masih terkekeh geli.


" Alexa bertransformasi dari singa galak menjadi iblis betina" ucap Keenan bergidik membayangkan kemarahan Alexa tadi.


" Tapi ada bagus nya bini lo galak,jadi lo gak akan macem- macem lagi" sahut Dave seraya menyeruput kopi yang di sajikan tadi.


"Tapi sekarang dia gak tau kemana, gue bingung harus bujuk dia gimana..dia beda sama cewek- cewek lain yang meleleh sama barang mewah" Keenan merengek kepada kedua sahabat sablengnya itu.


" Paling juga sama Stella tenang aja" ujar Dave.


Pandangan Jonas dan Keenan teralih pada leher Dave yang ada bercak kissmark.


Keenan memukul Dave dengan bantal," Lo udah nidurin anak orang nyet?" tanya Keenan kesal.


Dave menepuk keningnya ia lupa menyamarkan bekas kissmark nya tadi karena tergesa- gesa.

__ADS_1


" Wah si kulkas udah mulai nakal"ejek Jonas.


Dave hanya nyengir kuda menampilkan gigi putihnya." Awalnya gak sengaja tapi lama kelamaan jadi ketagihan gue".


"Sekarang lo kemakan sama omongan lo kan?" ejek Jonas.


"Dia kemarin bilang gak bakal jatuh cinta sama Stella, sekarang malah dia ajak iya iya mulu anak orang" sahut nya lagi.


" Nikahin woy" lagi lagi bantal kursi melayang di wajah tampan Dave.


" Gue mau lamar dia di hari ke 100" ujar Dave.


"Kenapa nunggu hari ke 100 sih?" tanya Keenan


.


Jonas dan Dave pun menceritakan misi project 100 hari Stella.


" Kenapa gak sekarang- sekarang aja,lo gak tau ya Stella banyak yang naksir di kampus" ucap Keenan menakut nakuti Dave.


" Tau dari mana lo?" tanya Dave.


" Bini gue kan tiap hari sama dia" ujar nya sambil menyilang kan kakinya.


Dave pun terdiam sejenak ," Iya gue akhir- akhir ini ada perasaan gak enak gak tau kenapa"


" Lu ngapa dari kemarin doain yang gak baik Mulu sama sahabat sendiri" seloroh Dave.


Jonas terkekeh melihat Dave yang seperti nya sedang menyesali perkataan nya tempo hari.


" Lo gak akan baikan sama Lexy? gue gak mau ya persahabatan kita jadi retak" ancam Dave kesal.


" Tau ah gue pusing..gue lagi mikirin masa depan kesejahteraan gue dulu" gerutunya.


" Otak lo gak jauh dari iya iya mulu" ujar Dave.


" Lo juga sama mesum..bedanya gue mah udah halal" ucap Keenan dengan sangat bangga.


" Cih sombong, bentar lagi juga gue otw married" sahut Dave tak mau kalah.


" Apa yang terjadi antara gue dan Stella jangan cerita sama Alexa ya, bisa di gorok gue sama dia" kini Dave yang bergidik ngeri membayangkan amukan Alexa.


" Iya..gue juga tau watak bini gue".

__ADS_1


" Cie cie..kemaren kemaren ada yang bilang benci sekarang jadi cinta" goda Jonas.


" Gue gak ngerti sama kalian berdua yang punya gengsi akut.. kemarin pada nolak sekarang kalian bucin masal" sambung Jonas lagi.


Dave dan Keenan hanya tersenyum membenarkan ucapan Jonas.Seharian ini mereka berbincang mengenai lamaran untuk Stella.


"Pokok nya gue gak mau keduluan start sama si sipit dia udah ngancem mau ngambil Stella dari gue" ujar Dave kesal.


" Jadi gimana mau tetep nunggu hari ke 100 atau mau di majuin?" tanya Keenan.


" Di majuin deh semingguan lagi gimana?bantuin gue siapin acara lamaran nya ya" ucap Dave memohon kepada kedua sahabatnya itu.


"Iya iya kita bantu, " ucap Keenan pasrah.


" Tapi itu anak orang jangan di iya iya in mulu entar bunting lho, " ejek Jonas.


Dave hanya bisa nengir kuda menampilkan deretan gigi putih nya.


Jonas dan Keenan hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Dave.Dave tersenyum senang kini ia memikirkan konsep apa untuk acara lamaran Stella.


Ia ingin cepat - cepat menjadi kan Stella miliknya, sehingga tidak ada siapapun yang bisa menganggu mereka.


Saat Dave pulang ke apartemen ia melihat Stella sedang sibuk berkutat di dapur dengan memakai kemeja kebesaran milik Dave.Rambut nya ia cepol ke atas menyisakan anak rambut di sisi kanan kiri.


Penampilan Stella ini menurut nya biasa saja, namun lain bagi Dave yang merasa tergoda oleh Stella yang begitu sexy.


Dave memeluk Stella dari belakang, ia ciumi ceruk leher Stella.Stella merasa kegelian saat bulu- bulu halus yang berada di dagu Dave menggesek lehernya.


Stella yang merasa terganggu akhirnya mengakhiri aktivitas nya lalu berbalik menghadap ke arah sang pelaku.


" Kami iseng banget sih, " cibir Stella sambil mencubit pinggang Stella.


Cup


Cup


Cup


Dave memberikan banyak kecupan di wajah Stella.


Kini kedua bibir mereka saling bertautan seolah tidak ada bosan nya mereka melanjutkan aksi panas mereka di dapur. Dengan berbagai gaya dan entah keberapa kali mereka mengalami pelepasan.


Saat ini keadaan dapur semakin berantakan akibat percintaan mereka di sana.Dave menggendong Stella seperti koala lalu membawa nya ke dalam kamar. Mereka pun melakukan kegiatan yang membuat mereka candu di dalam kamar.

__ADS_1


Tak henti - henti nya Dave mendayung bersama Stella membawa nya hingga melayang-layang menuju nirwana.


Suara indah nan syahdu dari kedua nya menggelegar seluruh isi kamar. Untungnya apartemen ini kedap suara sehingga suara mereka tidak mengganggu penghuni unit lain.


__ADS_2