
Area wajib laik dan komen epribadeh..
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
" Neon michyeosseo ( kau gila). " sentak Kai tidak habis fikir dengan tingkah laku adiknya yang diatas normal itu.Kai melangkah kan kaki nya keluar dari kamar hotel itu.
" Ajak suami kamu bertemu dengan kami di lobby. " ketus Kavin yang ikut kecewa dengan ucapan Krystal.
Kean dan Key ikut membantu Dylan untuk berdiri, Krystal menangis melihat banyak luka di wajah tampan suaminya. " Ya ampun muka ganteng kamu lecet kan? " ucap Krystal sambil mengusap wajah memar Dylan.
Eh!
Kean dan Key menggeleng kan kepala mereka, bisa- bisa nya ia masih memikirkan ketampanan pria dihadapan nya ini.
" Krys, bercanda mu kali ini sungguh tidak lucu.Kau lihat Kai marah bahkan Kavin yang sangat menyayangi mu pun ikut kecewa. " ucap Key masih tidak percaya.
" Tapi oppa, ini kenyataan aku sudah menikah dengannya. " jawab Krystal menundukkan kepalanya.
" Kau lihat ini baru Kai, bagaimana kalau papi tahu Krys? " kini Kean yang cool pun ikut protes.
Krystal diam tak bergeming.
Kean berdiri lalu berjalan menuju pintu, " Ayo Key biar dia obati luka pria itu dulu, kita harus menenangkan Kai di bawah. " ajak Kean.
Key pun mengusap puncak kepala Krystal, " Cepet temui Kai sebelum dia kembali mengamuk. " ucap Key lalu pergi bersama Kean.
" Sayang maafin para oppa ku. " ucap Krystal lirih.
" Kamu jangan sedih, aku laki-laki aku bisa mengatasi semua ini. " ucap Dylan lalu tersenyum.
Setelah membersihkan luka dan mengobati nya Krystal membawa Dylan bertemu keempat pria posesif itu.Nyali Dylan mendadak menciut saat melihat tatapan membunuh dari keempat pria itu.
Baru menghadapi empat oppa nya saja sudah sangat menegangkan. Bagaimana nanti ia harus berhadapan dengan empat ayah peri yang selalu Krystal ceritakan.Dylan bergidik ngeri tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi nanti.
" Bagaimana bisa kalian bisa menikah secepat ini? " tanya Kai dengan wajah dinginnya.
" Awalnya kami menikah karena keluarga ku melihat kami tinggal bersama. " ucap Dylan mencoba untuk tidak nervous.
__ADS_1
Kompak mereka berempat menggebrak meja, " Apa? kalian tinggal bersama? " ucap mereka bersama an.
" Kami tinggal bersama bukan tidur bersama oppa. " jelas Krystal yang mengetahui apa yang ada di pikiran para kakaknya ini.
" Tapi sekarang kami saling mencintai. " sahut Dylan tegas.
" Apa tinggal bersama nya bagian dari rencana gila mu itu Krystal? " tanya Kavin.
" Aku terpaksa karena pekerjaan ku di mulai pagi sekali, agar tidak bolak-balik jadi aku memilih tinggal bersama nya. "jawab Krystal santai.
" Kau kan banyak uang kau bisa menyewa apartemen disebelah nya tanpa harus tinggal bersama nya. " ucap Kean ikut protes.
" Ah.. iya oppa aku lupa kalau aku punya banyak uang, tidak terpikir kan oleh ku ide itu. " pungkas Krystal terkekeh.
" Tapi kami sekarang sudah menikah dan kami saling mencintai jadi tidak masalah kami tinggal bersama. " ucap Dylan tegas sudah tidak ada lagi ketakutan di wajah Dylan kini.Ia harus dapat memperjuangkan cinta nya.
" Kau tau adikku ini masih seorang siswa? "tanya Kai lagi dengan sorot mata yang tajam.
Dylan mengangguk kan kepalanya.
" Hmm_ kami. " Dylan gugup ia bingung harus menjawab apa.
" Kami melakukan yang seharusnya terjadi pada suami istri oppa. " jawab Krystal tanpa beban saking tanpa dosa nya ia kini malah asyik makan makanan milik Key.
" Kau. " sentak Kai lagi sambil menunjuk Dylan.
" Ish.. lo ini mereka udah nikah, wajar mereka melakukan itu.Nanti kalo lo udah nikah juga bakal ngalamin yang sama. " ucap Key sambil menaruh kembali tangan Kai yang menunjuk- nunjuk Dylan.
" Lo kenapa bela dia Key? kalau lo jadi gue apa lo nggak akan marah adikku lo tidur sama pria di hotel? " tanya Kai marah.
Key terkekeh, " Mereka udah nikah Kaivan, itu hal wajar untuk pasangan suami istri. " ucap Key santai.
" Sepertinya Kai tidak terima karena adik ipar nya lebih tua dari nya ya kan hyungnim. " ledek Kean ikut terkekeh.
Kai merenggut bisa- bisa nya dua sahabat gendeng nya ini meledek dia di depan adik ipar nya yang lebih tua beberapa tahun dari nya.
Krystal melirik ke arah Kavin yang sedari tadi hanya diam saja. " Oppa mianhae.. oppa marah pada ku? " tanya nya pada Kavin.
__ADS_1
Huft..
Kavin menghela nafas kasar, " Entah lah aku hanya kesal kenapa kalian menikah secepat itu, bahkan aku saja masih melajang hingga kini apa ketampanan ku mulai berkurang sehingga belum ada yang mau menjadi istri Kavin William. " ucap Si narsis Kavin sambil merapikan rambutnya dengan tangannya.
" Dan kau walaupun kau lebih tua dari kami, kalau sampai kau menyakiti adik kesayangan kami kau akan habis di tangan kami. " sambung nya lagi menunjuk ke arah Dylan.
" Ah.. iya Hyung. " ucap Dylan terbata.Ia bingung harus memanggil mereka apa karena umur mereka hanya berbeda dua tahun dengan Krystal dan lebih muda beberapa tahun dengan nya.
michyeosseo.. michyeosseo ini benar-benar gila. Dylan tidak habis fikir ia akan memiliki kakak ipar yang lebih muda dari nya.
" Jangan kau buat adikku hamil sebelum dia mendapatkan gelar magister kau paham? " ancam Kai datar.
Dylan mengangguk, Krystal menggenggam tangan Dylan dari bawah meja.Seolah memberi kekuatan kepada suaminya.
" Kau harus cepat memberitahu kan hal ini kepada papi Krys, ia akan marah apabila mengetahui nya dari orang lain. " pungkas Key.
" Aku belum siap menjadi kimchi kalengan oppa. " rengek Krystal manja.
" Daripada nanti jadi lalapan pecel lele. " celetuk Kean tergelak tawa.
" Aahh oppa jangan menakuti ku seperti ini. " ucap Krystal memukul lengan Kean.Kean dan Kavin pun memeluk adik kesayangan nya itu.
Dylan merasa cemburu melihat kedekatan Krystal dengan empat pria itu.Dengan Kai ia bisa memaklumi karena Kai kakak kandung nya.Namun Kean, Kavin dan Key mereka tidak ada hubungan darah sama sekali dengan istri nya itu.
Key melihat Dylan yang terlihat cemburu melihat Kean dan Kavin yang masih merangkul adik manja mereka tersenyum.
" Kau harus bisa membiasakan melihat seperti itu, dari kecil ia paling manja kepada Kean dan Kavin.Walaupun kami tidak memiliki hubungan darah namun dia sudah seperti adik kandung kami.Jadi kau jangan pernah sakiti Krystal kami. " jelas Key.
" Besok kami akan kembali ke London untuk mendaftarkan diri di kampus baru kami, kau ingat ya Krys cepat katakan pada papi soal pernikahan kalian." ucap Kavin lalu mengusap lembut kepala Krystal.
" Oke oppa. " ucap Krystal tersenyum.
Setelah lama bercengkrama kini Dylan sudah tidak canggung lagi dengan mereka.Bahkan kini Kai pun mulai melunak saat melihat Dylan memperlakukan Krystal sangat baik.
..........
Jangan lupa tinggal kan jejas say
__ADS_1