Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Sandiwara


__ADS_3

Krystal masih tidak percaya dengan apa yang Dylan ucapkan.Kebohongan apa lagi yang akan terjadi, kebohongan nya kepada Dylan saja sudah membuat nya merasa bersalah.Apalagi kini ia harus menambah kebohongan nya kepada semua orang.


" Tuan Zhang, bisakah anda bicarakan maksud anda tadi. " bisik Krystal saat kini tinggal mereka berdua.


" Nanti kita bicarakan di apartemen, sekarang lakukan lah tugas mu berpura-pura menjadi istri ku. " ucap nya lalu mencoba untuk tersenyum.


Dylan merapat kan pinggang Krystal dengan tubuhnya.Kini mereka mengikuti pasangan lainnya untuk berdansa.


Manik mata Krystal tak lepas dari memandang wajah tampan Dylan Zhang idola favoritnya.Ia merasa seperti sedang bermimpi berdansa dengan nya.


Tiba-tiba lampu sorot mengarah kepada mereka berdua.


" Ini lah pasangan paling romantis kita, wajar sangat mesra mereka pengantin baru. " goda Tao kepada Dylan dan Krystal.


Deg!!


Wajah Krystal merah merona ia merasa tersipu malu.Andaikan ini mimpi rasanya ia tidak ingin bangun dari mimpi indah ini.Namun kini ia tersadar kalau saat ini mereka sedang bersandiwara didepan semua orang.


" Cium.. cium cium.. " teriak para tamu lainnya.


Dylan dan Krystal kini saling bertatapan, Krystal menggelengkan kepalanya.Sungguh ia tidak ingin Dylan mencium nya, berdansa dengan nya saja membuat Krystal ingin pingsan.Apalagi kalau berciuman dengan nya auto Krystal terkena serangan jantung mendadak.


Namun demi pencitraan Dylan malah mendengarkan ucapan mereka.Dylan menempelkan bibirnya di bibir Krystal.Krystal yang hendak mendorong Dylan namun Dylan semakin memperdalam ciumannya.


Oh astaga Krystal masih tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini.Ia merasa kini dewi fortuna sedang berpihak kepada nya.Hari ini di mulai dari ia menjadi pasangan di pesta bersama Dylan sangat idola.Berlanjut berpura-pura menjadi istrinya lalu kini berciuman dengan nya juga.


Entah apa yang akan terjadi selanjutnya Krystal tidak peduli.Yang ia lakukan saat ini menikmati drama yang Dylan lakukan bersama nya.


Setelah melepaskan pagutannya kini mereka kembali duduk di meja tempat para rekan bisnis Dylan berkumpul.

__ADS_1


" Wow kalian serasi sekali. " puji nyonya Zhou.


" Aku tidak menyangka kau akan seromantis itu. " ejek Tian Yu.


Dylan hanya menjawab dengan senyum yang dipaksakan.Sementara Krystal kini sedang asyik menikmati desert yang di hidangkan.Hari yang melelahkan membuat Krystal butuh banyak asupan tenaga.


" Krystal kau tau?Dylan itu jarang sekali membawa gadis di setiap pertemuan dengan kami, tapi saat pertama membawa wanita dan waw kau sangat cantik.Pantas saja Dylan menyukai mu. " cerocos Tian panjang lebar.


" Iya kau benar, dia ini terlalu cuek dengan wanita. " sahut Tao tersenyum menyeringai.


" Terimakasih kalian terlalu memuji ku. " ucap Krystal sungkan.


" Bukan memuji itu memang kenyataan kau sangat cantik. " kini Tao yang memujinya.


Dylan hanya berdecak sebal melihat dua buaya beracun itu menggoda Krystal.


Ny. Zhou sedang sibuk menikmati dessert dengan toping mangga di atas nya.


" Itu biskuit with mango pannacota topping. " ucap Krystal sambil ikut menikmati dessert tersebut.


" Waw kau tau banyak hal nona Krystal. " ujar nyonya Zhou berbinar.


" Bagaimana cara membuat nya? " tanya nya lagi.


Krystal pun menjelaskan cara membuat nya, semua terpukau dengan penjelasan Krystal.Termasuk Dylan yang ikut terpesona dengan Krystal yang memiliki banyak keahlian.


" Bagaimana kamu bisa mengetahui banyak hal tentang makanan Krystal? " tanya tuan Zhou.


" Tentu saja, aku kan punya restoran di Korea. " ucap Krystal keceplosan.

__ADS_1


Ia menutup mulutnya dengan kedua tangan nya.Ia merutuki kebodohannya itu.Untung nya saja tidak ada yang menyadari ucapan nya barusan.


Beberapa jam kemudian mereka undur diri dari pesta.Sepanjang perjalanan kedua nya masih terdiam, Dylan yang hendak angkat bicara melirik ke arah Krystal yang ternyata sudah terlelap.


Dylan melihat wajah cantik Krystal saat tidur, ia kembali memperhatikan bibir ranum yang tadi ia cium.Entah karena dorongan para tamu atau karena memang ia tergoda oleh bibir Krystal sehingga Dylan melakukan nya.


Kini mereka sudah sampai di tempat parkir apartemen.Dylan yang berkali-kali membangun kan Krystal tidak mendapat respon.Krystal masih asyik terlelap, mungkin karena kelelahan dengan tugas extra dari bos besar nya itu.


Dylan pun menggendong Krystal hingga masuk ke dalam apartemen.Sesampai nya di apartemen Krystal turun sendiri dari pangkuan Dylan.Dylan melihat Krystal berjalan dengan santai nya merasa di bohongi, pasalnya tangannya merasa pegal menggendong nya dari lantai bawah hingga ke atas.


" Kau membohongi ku? kau tau kau sangat berat. " protes Dylan sebal.


" Aku baru bangun saat sampai sini tuan, aku sangat lelah ku mohon marah- marah nya besok saja. " ucap Krystal dengan mata mengantuk berjalan menuju kamar nya meninggalkan Dylan yang menggerutu sendiri tanpa suara.


Krystal merebahkan tubuhnya tanpa membersihkan dirinya.Bahkan ia tertidur dengan gaun yang ia kenakan, hari ini Krystal sangat lelah.


Lain halnya dengan Krystal, Dylan langsung membersihkan diri lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Manik mata Dylan menerawang memandang langit-langit kamar nya.Ia tidak tahu apa yang akan terjadi esok setelah kebohongan yang ia buat saat di pesta tadi.


Ia terpaksa berkata seperti itu karena Tao terlanjur memergoki mereka keluar dari apartemen yang sama.Terlebih para rekan kerja sangat menyukai Krystal.Mereka akan kecewa apabila mengetahui apabila Krystal hanya asistennya saja.


Dylan pun mencoba memejamkan mata nya, sama hal nya dengan Krystal ia pun sangat lelah.Keduanya tidur dengan tenang malam ini, tidak tahu di dunia maya kini sedang heboh oleh berita pernikahan dadakan mereka.


........


Maaf baru up readers


Teruntuk kamu kamu yang masih stay baca novel ku Terima kasih banyak..

__ADS_1


Gomawo..


__ADS_2