Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Two angel like devil


__ADS_3

Keesokan harinya Stella sudah berangkat pagi-pagi sekali.Pasalnya hari ini ia hendak mengantar Alexa untuk pemotretan.


Dave yang baru saja terbangun dari tidur lelap nya ia mencari keberadaan Stella.Namun tidak ada Stella di manapun yang ia lihat kini dua lembar sandwich dan cappucino panas untuknya yang sudah tersaji di meja dapur.


" Lagi ngambek juga kamu masih perhatian sama aku" gumam Dave seraya menyesap cappucinno itu.


Tak lama kemudian Dave pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Kini Alexa dan Stella sedang dalam perjalanan menuju studio pemotretan. Karena Keenan sangat sibuk ia meminta Jonas mengantar mereka. Sebenarnya Lexy bisa mengantar namun Keenan yang kini menjadi posesif tidak mengizinkan nya.


Dalam perjalanan Jonas merasa ada mobil yang mengikuti dari belakang.Alexa dan Stella pun menengok ke belakang,benar saja ada dua mobil mengikuti mereka.Jonas menambah kecepatan mobilnya,aksi kejar kejaran pun dimulai.


" Siapa sih mereka" pekik Jonas kesal.


" Aduh mana bentar lagi pemotretan nya" ujar Alexa.


Tak lama kemudian salah satu mobil tersebut berhasil menghadang mobil Jonas.


Jonas menengok ke arah belakang, " Ladies..kalian tunggu di sini ya" ujar nya sok keren.


Alexa dan Stella hanya bersidekap dada.


Jonas keluar dari mobil, ia menelan Saliva nya saat melihat banyak pria tinggi besar keluar dari kedua mobil tersebut.


Jumlah mereka sangat bannyak, nyali Jonas langsung menciut.Ia yakin tidak bisa melawan mereka sendirian.


Alexa dan Stella yang melihat Jonas dikepung banyak orang langsung keluar dari mobil.


Para penjahat itu sudah mulai mengeroyok Jonas.Alexa dan Stella pun tidak tinggal diam mereka membantu Jonas.


Dengan lincah nya mereka menghadapi para penjahat satu persatu.Jonas tercengang ia tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.


Jonas melihat para penjahat terkapar oleh mereka,ia bergidik saat melihat Alexa dan Stella memelintir tangan dan kaki mereka.


Mereka kini seperti two angel like devil.


" Telpon polisi Poltak ..ngapa Lo diem aja" pekik Alexa.


Jonas terkejut saking seriusnya melihat mereka bertarung Jonas lupa menelpon polisi. Ia pun segera menghubungi polisi.Saat membuka ponsel banyak panggilan tak terjawab dari Keenan, Lexy dan Dave.


Jonas pun mengabaikan mereka, ia segera menghubungi polisi.


Keenan saat ini sedang berada di kafe milik Dave.


Keenan dan Dave sedang di landa cemas. Mereka mengetahui dari Lexy kalau ketiga nya belum sampai lokasi.Lexy yang baru datang pun berusaha menghubungi mereka terus.


Tak ada jawaban dari ketiganya mereka langsung melacak keberadaan Alexa Stella dan Jonas.Setelah mendapat kan lokasi mereka, mereka bertiga meluncur menuju lokasi mereka.


" Perasaan gue gak enak" ujar Keenan yang kini mereka bertiga sedang dalam satu mobil dengan Lexy yang menyetir.


" Gak ada yang ngangkat telepon gue juga" ujar Dave sambil masih sibuk menghubungi salah satu dari mereka.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai di lokasi. Mereka tercengang melihat banyak pria tinggi besar terkapar di jalanan sedangkan dua gadis yang mereka khawatir kan sedang ber Selfi ria.

__ADS_1


Sedang Jonas yang masih syok hanya melongo di tempat.


Keenan keluar dari mobil langsung berlari ke arah Alexa lalu memeluknya.Hal yang sama dilakukan Dave pada Stella.Lexy yang melihat hal tersebut hati nya sedikit teriris.Ia hanya bisa merasa lega karena tidak terjadi apa apa pada mereka.


Jonas merentangkan kedua tangannya kehadapan Lexy .


" Lo gak mau peluk gue Lex? ini gue abis kena shocking theraphy dari mereka" ujar nya merengek.


Lexy bergidik seolah meniru ucapan Alexa," Idih najis".


Lexy menghampiri Alexa lalu hendak memeluknya namun dihadang oleh Keenan lalu masuk ke dalam pelukan Keenan.


" Peluk gue aja ya..bini gue milik gue seorang" ujar nya sombong rasa nya Keenan masih cemburu kepada Lexy.


" Posesif banget sih lo" ujar nya sambil memaksa memeluk Alexa.


Keenan pun pasrah karena ia mendapat sorotan tajam dari istrinya. Keenan mengusap punggung Alexa, " Aku lupa kalo kamu jago berantem" ucap nya lagi.


Lain hal nya dengan Dave ia terus memeluk Stella tanpa melepaskan. Ia benar benar merasa kan takut kehilangan.Stella yang merasa sesak mengurai pelukkan Dave.


Ia mendongak ke atas menatap wajah tampan yang sedang mengkhawatirkan nya.


" I'm okay" ujar nya mencoba menenangkan Dave yang sudah berkaca kaca.Kini Dave yang meniru kebiasaan Stella yang selalu mengibaskan tangannya di depan mata.


" Apakah kamu mulai cinta sama aku?" tanya Stella.


" Kamu udah gak marah lagi sama aku?" Dave malah bertanya balik.


Stella menggeleng lalu tersenyum.


Tak lama kemudian polisi datang,sebagian dari mereka meringkus para penjahat yang sudah terkapar.Salah satunya sedang meminta keterangan bersama Jonas.


Setelah memberikan keterangan Jonas masuk ke dalam mobil mengikuti teman teman nya yang sudah pergi terlebih dahulu.


Kini mereka sudah berada di kafe milik Dave.


Alexa dan Stella kini sedang menikmati makanannya seolah mereka kehabisan tenaga setelah pertempuran menegangkan tadi.


Jonas yang baru sampai langsung memesan minuman.Ia pun duduk di samping Lexy yang kini sedang sibuk dengan ponselnya.


" Kalian kayak yang kelaperan gitu" ucap Dave.


" Tenaga mereka abis ngebabat penjahat itu" sahut Jonas.


" Terus lo dari tadi hanya jadi penonton gitu .. gak guna lo jadi laki" ejek Keenan.


"Mereka gak ngizinin gue" ujar Jonas membela diri.


" Cih..awal nya sok keren nyuruh kita jangan keluar..pas ngeliat mereka banyakan langsung shock dia" ujar Alexa seraya terkekeh geli.


Stella tersenyum tipis sambil mengunyah makanannya.


Jonas hendak membalas Alexa namun ia masih bergidik ngeri membayangkan ganas nya Alexaa saat menghajar penjahat penjahat itu.

__ADS_1


Dave mengusap puncak kepala Stella," Jangan bikin aku cemas lagi".


" Cie.. cie udah mulai sayang ya" goda Alexa.


Sedangkan Stella kini sudah berkaca kaca mendengar ucapan Dave.Seperti biasa ia kini sedang mengibaskan tangannya di depan mata.


Jonas pun sontak meniru kan Stella," lebay Lo Stell".


" Biarin wlee" ujar nya seraya menjulurkan lidah nya meledek Jonas.


" Kita harus cari tau siapa dalang nya..mereka pasti suruhan orang" sahut Lexy.


" Kalian punya dendam atau musuh gak?" tanya Jonas.


Stella dan Alexa menggeleng, " Tapi mereka tadi kayak ngincer Alexa" ucap Stella mengingatkan.


Sontak mereka semua melirik ke arah Keenan. Keenan yang merasa terpojok hanya mengernyitkan dahinya.


" Jasmine" ucap mereka bersamaan.


Lexy tersulut emosi ia menarik kerah baju Keenan .


" Ini semua gara gara lo..lo ampir nge bahayain Alexa" pekik nya.


Jonas dan Dave melerai mereka yang kini akan saling adu jotos.


" Jangan berantem dong" sahut Alexa kesal.


Lexy melepaskan cengkraman tangan nya, " Inget lo ya kalau lo nyakitin Alexa atau buat Alexa dalam bahaya lagi gue gak segan segan akan ngerebut Alexa dari lo persetan lo suaminya gue gak peduli" bentak Lexy lalu pergi meninggalkan mereka.


Untungnya mereka saat ini sedang ada di ruang VIP jadi keributan ini tidak jadi tontonan banyak orang.


Alexa menggenggam tangan Keenan seolah ia memberikan kekuatan kepada suaminya.Hati Keenan yang sempat panas karena ikut terbawa amarah kini ikut tenang.Benar istri nya ini sekarang sudah jadi moodbosteer nya.


Ia pun mengecup kening Alexa," Makasih sayang..gue sayang sama lo".


Alexa tersenyum," Jangan marah kak Lexy cuma lagi emosi".


" Bukan emosi.. dia itu masih cinta sama kamu" ucap Keenan ketus.


"Tapi kan aku sekarang cinta nya sama kamu" ucap Alexa lembut.


Keenan tersenyum wajah nya kini berseri seri ia sangat bahagia mendengar kata kata cinta dari istrinya.Ini pertama kalinya Alexa mengatakan cinta pada nya.


Keenan yang hendak mencium Alexa dicekal saat Jonas menghalangi bibir nya dengan tangannya.


"Kalian kalau mau mesra mesraan jangan disini dong disini masih pada belum merit" pekik Jonas protes.


Alexa terkekeh, lain hal nya Stella dan Dave masih setia suap suap an tidak menghiraukan perkataan Jonas.


Jonas jengah melihat dua pasangan tidak tahu diri itu.


" Idih gelay gue liat kalian" ujar nya seraya beranjak dari tempat duduk lalu melenggang pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Kedua pasangan itu pun melanjutkan acara makan-makan mereka dengan khidmat


__ADS_2