Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Fitting baju


__ADS_3

Hari ini Dave dan Stella sedang disibukkan dengan persiapan pernikahan mereka.Karena Lexy pun tidak mau kalah dengan nya memilih hari yang sama.Dan protesan Jonas dan Keenan yang tidak ingin bolak balik menghadiri pesta berbeda gedung terpaksa mereka akan mengadakan pernikahan masalah ala sultan.


Kini Dave dan Stella sedang melakukan fitting baju pengantin namun kali ini bukan Nichole yang merancang nya karena Nichole pun sama sedang sibuk mempersiapkan pernikahan nya dengan Lexy.


Dave terpesona melihat gadis cantik di hadapan nya gaun yang dirancang oleh desainer kerabat Nichole sungguh luar biasa.Stella yang sedang hamil terlihat seperti gadis belia yang menggemaskan bahkan perut buncit nya tidak terlihat karena tertutup renda gaun yang longgar membuat Stella yang sedang mengandung tidak merasa sesak dibagian perut.


Nampak Stella begitu cantik dengan rambut yang dibiarkan tergerai dengan tiara di atas kepala nya.Stella terlihat seperti tuan putri di negri dongeng.


Begitu pula Dave yang sangat tampan dengan tuxedo putih senada dengan gaun yang dipakai oleh Stella.


Dona desainer pria terkenal yang lemah gemulai menatap takjub kepada sepasang calon pengantin itu.


" Omo omo jinja yeppeo " pekiknya antusias bahkan ia sampai loncat- loncat kegirangan.


Dave mengulum senyum menatap pujaan hatinya yang sudah menjadi ibu dari anak yang ia kandung.


Lain halnya dengan Dave Stella justru tersipu malu mendengar ucapan Dona. Ia seperti remaja yang baru saja mengalami puberitas malu malu tapi mau.


" Mr. Smith boleh aku foto kalian? untuk promosi butik ku pasti semakin membludak memiliki model ter daebak seperti kalian" pinta Dona seraya mengatupkan kedua tangan nya.


" Cih nanti gue minta endorse nih" ejek Dave.


" Ish kau ini sangat tajit melintir masa minta endorse sama ekeu" goda Dona seraya mencolek dagu Dave.


Dave langsung membelalakan mata nya, sedangkan Stella terkekeh melihat calon suami nya di goda pria gemulai itu.


" Amit-amit chagi " bisik Stella.


" Oh iya aku lupa kamu lagi hamil" ucap Dave lalu mengetuk-ngetuk tangan nya ke kepala lalu ke meja.


" Boleh ya miss? " kali ini Dona membujuk Stella.


Entah Stella kasian atau takut anak nya nanti mirip dengan Dona akhirnya ia menyetujui nya.


Kini Stella dan Dave sedang menjalani pemotretan dadakan yang dilakukan di butik tersebut.


" Ekeu do'ain semoga kalian langgeng terus ya.. anaknya juga semoga tampan biar jadi jodoh ekeu" celoteh Dona lalu melenggang masuk ke dalam ruangan nya.


Dave kembali dibuat kesal oleh pria gemulai itu, " Amit-amit.. ini si penyihir kenapa ngasih gue desainer kek dia sih" ucap Dave sendu.

__ADS_1


Pasalnya Dave lebih suka berkelahi dengan ribuan lelaki sangar daripada harus berdekatan dengan lelaki jadi-jadian ini.


" Tapi gaun nya bagus Chagi" puji Stella.


Dave melonggarkan dasinya, " Oh aku pengen seblak biar refresh" ucap nya lalu masuk ke ruang ganti.


Stella pun ikut berganti pakaian. Setelah selesai berganti pakaian mereka keluar dari butik. Pakaian yang mereka pesan akan di antar oleh asisten Dona.


Kini Dave dan Stella sedang menelusuri jalanan mencari penjual seblak yang sedang hits seblak buatan ibu nya Jessica.


" Eh nak Dave" sapa ibu saat Dave dan Stella masuk ke dalam kedai nya.Warung yang asalnya warung tenda kini menjadi kedai yang sangat luas.


Sebenarnya Jonas ingin membuat kan restoran mewah untuk mertuanya, namun ibu Jessica menolaknya ia lebih menyukai kedai sederhana seperti ini.


" Bu mau yang kayak biasa ya dua porsi" ucap Dave lalu duduk di kursi yang sudah di sediakan.


Stella mengernyitkan keningnya, "Kamu sering ke sini ya? " tanya Stella.


" Sebelum tau kamu hamil dan hilang ingatan aku jadi suka seblak, si Jonas bawa aku ke sini jadi mertua Jonas udah kenal aku" jelas Dave sambil meminum boba yang sempat mereka beli tadi.


"Tapi pas udah deket sama kamu malah kamu yang pengen seblak, mana minta di buatin di Korea lagi" imbuhnya lagi.


" Tunggu tadi kamu bilang mertua Jonas? berarti ibu nya Jessica dong? " tanya Stella lagi.


" Iya ini kedai ibu nya Jessica " jawab Dave santai.


Tiba-tiba pesanan mereka pun sampai, ibu Jessica tersenyum ke arah Dave dan Stella.


" Pacar nya nak Dave? " tanya ibu.


"Calon istri bu" jawab Dave sambil meniup kuah seblak.


" Wah cantik banget " puji ibu.


" Iya bu dapetin nya susah sampe harus ngejar ke Korea " lanjut nya lagi.


Ibu Jessica tertawa kecil, " Neng orang Korea? eh bisa bahasa Indonesia nggak? " tanya ibu lagi.


" Bisa atuh bu aku juga temannya Jeje" jawab Stella sambil mengusap bibirnya dengan tissue.

__ADS_1


Ibu Jessica terkejut, " Aduh temen- temen Jeje cantik-cantik sama ganteng- ganteng" puji ibu.


Tiba-tiba ibu Jessica dipanggil oleh karyawannya pasalnya pesanan tiba-tiba membludak membuat karyawan nya kewalahan mengatasi nya.


" Ibu tinggal dulu ya" pamit ibu lalu menghampiri karyawan nya mulai membantu membuat pesanan.


Stella dan Dave melihat ke sekeliling terlihat banyak para gadis kini sedang menatap ke arah Dave.


" Aduh.. itu bule melokal syekali dia suka seblak" ujar salah satu gadis itu.


" Dia lagi bikin iklan gitu ya".


"Oh maygot aku pengen jadi sendok nya".


" Eh itu ada pawang nya tau.. pantesan cewek nya juga cakep bener ".


Dan banyak lagi bisik-bisik dari para tamu memuji ketampanan Dave.


Stella mencibir ia melihatmu ke arah Dave yang terlihat biasa saja di kagumi banyak gadis.Seperti nya sifat tebar pesona Keenan dan Jonas menular kepada calon suami nya itu.Dan apa dia bilang dia sering ke sini? berarti dia sering mengahadapi situasi seperti ini.


Stella menghela nafas panjang meniupkan nya ke arah atas sehingga poni nya berterbangan.


" Kamu lagi tebar pesona Chagi? "bisik Stella dengan nada yang mencengkam.


Mendengar nada bicara Stella Dave bergidik ngeri, " Siapa yang tebar pesona " kilah Dave.


" Kamu lah masa iya aku.. liat para fans kamu" ucap Stella menunjuk para wanita itu dengan dagu nya.


Oh Astaga. Dave melihat tatapan mendamba dari para wanita itu dan tatapan membunuh dari gadis di samping nya.


"Sayang dari tadi aku kan diem aja, lagian bukan salah aku kan terlahir tampan seperti ini" ucap Dave dengan percaya diri.


Stella mendengus kesal ia pun bangkit dari tempat duduk meninggalkan Dave, Dave pun menghampiri ibu Jessica untuk pamit dan membayar pesanan nya lalu pergi mengejar Stella.


. ............


Bantu like komen dan Vote ya


Gomawo Saranghae

__ADS_1


__ADS_2