
Setelah asyik bercumbu dengan Krystal kini mereka sudah kembali mengerjakan tugas masing-masing.Dylan bekerja sangat keras hari ini ia memiliki janji dengan sahabat grupnya untuk mengantar nya ke bandara.Itulah Dylan walaupun ia berada jauh dari para sahabat nya itu namun ia masih bagian dari mereka dan tidak akan meninggalkan mereka.
Jam dinding menunjukkan jam 2 siang, Krystal mengetuk pintu lalu masuk ke dalam ruangan.Terlihat saat ini Dylan sudah mengganti pakaian nya dengan hoodie dan celana jeans serta sepatu kets nya.Begitu pula Krystal yang sudah berganti pakaian dengan kaos longgar putih dan celana jeans juga sepatu kets putih.Rambutnya ia cepol keatas dengan poni yang menutupi kening nya. Krystal nampak cantik dan menggemaskan, Krystal memakai kan kacamata hitam untuk Dylan pakai dan juga masker untuk mereka.
Keduanya kini sudah keluar dari perusahaan menuju bandara internasional Los Angeles.Mereka disupiri oleh supir Dylan di perusahaan.Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di Bandara.Pesawat pun hampir saja take off, untungnya mereka tidak terlambat datang.Kini mereka dalam pesawat menuju Korea.
" Kau benar-benar tidak lelah Lei? " tanya Krystal lagi yang khawatir akan kondisi Dylan yang tidak boleh kecapean.
Dylan menggelengkan kepalanya, ia pun mencoba memejamkan mata nya untuk beristirahat sejenak.Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai di bandara Incheon seoul.
" Lei ayo bangun kita sudah sampai. " ucap Krystal menepuk pelan pipi Dylan.
Dylan mengerjap kan mata nya, ia pun lalu bangkit dan keluar dari pesawat bersama Krystal.
Dylan dan Krystal pun berlari mencari keberadaan Soo Kyung dan yang lainnya.Pandanga mata Dylan tertuju pada para sahabat nya yang juga mengantarkannya Soo Kyung untuk wamil.Dylan berlari lalu memeluk mereka semua bergantian.Krystal hanya tersenyum melihat pemandangan tersebut.
Soo Kyung melihat kearah Krystal ia menyenggol lengan Dylan seolah bertanya siapa wanita di samping nya itu.
" Dia asisten ku. " ucap Dylan singkat.
Krystal terlonjak senang saat bertemu dengan para sahabat Dylan satu grup itu.
" Aku fans kalian, bolehkah aku meminta foto kalian? " tanya Krystal dengan mata berbinar.
Kyung Soo dan yang lainnya pun menyetujui nya mereka pun meminta Dylan untuk memfoto mereka dengan Krystal.
" Dasar Fangirl mudah oleng, kata nya tergila-gila sama Lei seorang tapi apa sekarang dia minta foto bareng mereka. Bahkan sama suaminya pun dia tidak pernah mengajak berfoto bersama. " gerutu Dylan dalam hati.
Raut wajah Dylan berubah seketika, moodnya menjadi ambyat saat melihat Krystal yang dengan mudah nya akrab dengan para sahabat nya itu.
" Kyaaa.. aku nggak nyangka bisa ketemu kalian sedekat ini. " pekik Krystal sambil melompat lompat.
__ADS_1
Dylan berdecak sebal saat ini ia sedang komat kamit mengejek Krystal tanpa suara.Kyungsoo dan yang lainnya terkekeh melihat tingkah Dylan yang seperti orang sedang cemburu.
" Sepertinya dia bukan hanya sekedar asisten Lei. " goda Kyung Soo lagi.
Dylan masih saja memasang wajah kesal nya.
Teman-teman Dylan pun membenarkan ucapan Kyung Soo saat melihat raut wajah Dylan yang berubah.Setelah Kyung Soo berangkat semua nya pun pamit undur diri.Tinggal lah Dylan dan Krystal yang sedang makan, keduanya kini berada di restoran milik Krystal.
" Kau ini fangirl tidak setia, nyata nya kau malah asyik bersenda gurau dengan teman ku yang lainnya. " ketus Dylan tanpa sadar ia memperlihatkan kekesalannya tadi di depan Krystal.
Krystal terkekeh, " Aku menyukai mereka semua tapi diantara mereka aku hanya menyukai dirimu seorang Lei. "
" Ingat status mu saat ini sudah menjadi seorang istri dan kau tidak boleh menyukai pria lain selain suamimu. " ucap Dylan tegas.
" Cih, tadi saja kau tidak mengakui aku ini istri mu. " cibir Krystal kesal.
" Aku tidak paham dengan mu sebenarnya ingin apa? ingin menyembunyikan pernikahan ini atau memberitahu kan kepada setiap orang kalau aku istri mu." sambungnya lagi.
" Lei bangun Lei. " panggil Krystal sambil menepuk-nepuk pipi Dylan.
Krystal pun memanggil pelayan restoran nya agar Dylan dibawa ke ruang kerjanya.Tubuh Dylan di rebahkan di atas ranjang ruangan tersebut.Krystal sudah memanggil dokter untuk memeriksa Dylan.
Tak lama kemudian dokter datang lalu memeriksa Dylan.
" Bagaimana keadaannya dok? " tanya Krystal.
" Dia terlalu kelelahan, dia hanya butuh istirahat. " ucap dokter.
" Bolehkah aku kembali ke LA sekarang dok? " tanya Dylan yang baru saja membuka mata nya.
" Kau harus banyak istirahat kau dengar tidak. " protes Krystal.
__ADS_1
" Tapi aku tidak bisa berlama di Korea, pekerjaan ku banyak di sana. " ucap Dylan lirih.
" Baiklah kita ke LA sekarang. " ucap Krystal.
Krystal pun membawa Dylan beserta dokter yang tadi memeriksa nya ke dalam pesawat jet milik keluarga nya.Saat ini di dalam pesawat Dylan sedang di infus sambil tertidur.
" Dokter, bayaran mu sudah aku transfer beserta bonus nya.Nanti pulang kau akan mereka antar, ingat jangan beritahu papi oke. " ucap Krystal sambil membentuk jari menjadi huruf O.
" Oke siap " jawab dokter itu lalu tersenyum.
Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai di bandara Los Angeles. Dengan bantuan orang suruhan nya ia berhasil membawa Dylan ke apartemen.Kini Dylan sudah terbaring di atas ranjang miliknya.
" Daebak! hanya seorang Krystal yang dapat melakukan semua ini. " puji nya kepada diri sendiri.
Sepanjang malam Krystal merawat Dylan yang sedang sakit.Sambil mengerjakan tugas Dylan yang masih belum selesai.Saking lelah nya ia ikut terlelap di samping Dylan dengan laptop yang masih menyala.
Sang mentari mulai menyapa sepasang suami istri itu dengan cahayanya.Manik mata Dylan menerjap ia melihat ke sekeliling ia terkejut saat ini ia sudah berada di dalam apartemen nya.Bagaimana bisa? bukankah kemarin ia sedang di periksa di restoran milik Krystal di Korea?
Dylan mengambil kain yang mengompres kening nya, ia pun melirik Krystal yang tidur sambil tengkurap di depan layar laptop yang masih menyala.
Dylan mengambil laptop itu lalu melihat nya, ia tidak percaya Krystal mengerjakan semua tugas nya dengan cepat.
" Astaga, dia merawat ku sambil mengerjakan semua ini. " pungkas Dylan lalu membelai lembut rambut Krystal yang menutupi wajahnya.
" Semakin mengenal mu aku semakin takut kehilangan mu, aku beruntung memiliki mu Krystal Jung. Maafkan aku yang egois karena terlalu cemburu kemarin. " gumam Dylan lirih.
Semakin hari Dylan semakin mengagumi Krystal, kebaikan hatinya, kepintarannya, kecantikan nya Krystal memiliki segalanya.
.................
Jangan lupa tinggalkan jejak ya epribadeh.. like komen dan vote nya aku tunggu
__ADS_1
Gomawo..