
Jangan Lupa like komen vote ya
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Happy Reading..
Dylan dan Kakek Zhang kini sudah berada di dalam Penthouse milik papi Dave setelah mami Stella menyambut mereka dengan hangat.Kini mereka duduk di sofa ruang tamu.Para pelayan menyajikan minuman dan hidangan lainnya.Papi Dave, dad Keenan, ayah Lexy dan dad Jonas pun ikut duduk bergabung bersama mereka.Entah memang kebetulan saat ini mereka semua sedang berkumpul di Penthouse Smith.
" Terima kasih tuan Zhang yang terhormat sudah mau datang ke kediaman kami, kami merasa terhormat dengan kedatangan anda. " ucap papi Dave ramah.
" Biasa lah Mr. Smith urusan anak- anak harus segera di selesai kan. " jawab kakek Zhang mengulum senyum.
" Apa masalah restu dari ku untuk pernikahan Krystal dan Dylan? " tanya papi Dave pura-pura tidak tahu tujuan kedatangan mereka.
" Maafkan kesalahan mereka yang tidak memberitahu anda terlebih dahulu. " ucap kakek Zhang.
" Bukan memberitahu, tapi meminta izin untuk meminang putri ku pun tidak. " balas papi Dave sopan.
Kakek Zhang terdiam sejenak, rasanya begitu sulit merobohkan benteng pertahanan Dave.
" Begini Mr, Smith bagaimana kita lupakan yang telah lalu dan memulai dari awal. " ujar kakek Zhang.
" Aku punya persyaratan untuknya yang ingin menjadi menantu ku. " ucap papi Dave mengambil sebuah map yang sedari tadi ia siapkan di atas nakas ruang tamu.Ia sangat yakin Dylan pasti akan datang ke kediamannya.
Papi Dave memberikan map tersebut kepada Dylan, Dylan pun membaca ia melihat syarat apa saja untuk bisa menjadi menantu di keluarga Smith.
" Pi apa tidak terlalu banyak syarat yang papi ajukan? kenapa tidak sekalian menjadi 100 saja. " ucapan Dylan menjadi boomerang bagi dirinya sendri.
Papi Dave terkekeh, " Kau benar aku sangat menyukai angka 100 aku tambah poin ke 100 kalian di larang bertemu selama masa pendidikan Krystal berakhir.Kau pikir aku tidak tau kalau kalian akan bertemu diam- diam dibelakang ku? " ucap Papi Dave tegas.
Dylan merutuki kebodohannya berkata seperti tadi malah semakin mempersulit dirinya untuk bertemu Krystal.
" Karena kau berbaik hati mengingatkan poin ke 100 pada ku, aku berbaik hati mengizinkan kau memanggilku papi." ucap papi Dave.
Huft... Dylan menghela nafas sembarang, bagaimana ini berapa tahun kedepan ia harus benar-benar harus berhubungan jarak jauh dengan Krystal.Dylan terdiam sejenak mungkin kalau sesekali bertemu papi Dave tidak akan mengetahuinya.
" Jangan coba - coba untuk bertemu selama masa pendidikan nya belum berakhir, aku memiliki banyak mata untuk mengawasi putri ku.Kali ini putri ku tidak akan bisa mengecoh orang-orang yang mengawasi nya lagi karena para kakaknya yang akan mengawasi nya nanti. " jelas Dave lagi.
__ADS_1
" Pi tapi itu lama sekali? apa papi nggak kasian sama mereka? " protes Stella.
" Iya, lu waktu itu berjauhan ama Stella aja udah galau berat sekarang lo malah mempersulit menantu lo. " celetuk dad Jonas.
" Gue nggak mau Krystal hamil sebelum dia dapet gelar Magister. " jawab papi Dave.
" Nggak inget dia ngehamilin Stella sebelum Stella dapet gelar Magister kayak sekarang. " cibir dad Keenan.
" Udah kalian jangan berisik diem aja, ini urusan gue. " jawab papi Dave.
Dylan dan Kakek Zhang tidak paham dengan obrolan mereka karena mereka berbicara dengan bahasa Indonesia.
" Jadi gimana kamu setuju? " tanya papi Dave mengulum senyum.
" Oke pi aku setuju,tapi boleh kah aku bertemu dengan Krystal sekali saja. " ucap Dylan sendu.
Papi Dave terdiam sejenak lalu ia menganggukkan kepalanya.Mami Stella mengantar Dylan untuk bertemu Krystal ke kamar nya.
" Silahkan dinikmati hidangnya tuan Zhang. " ujar papi Dave ramah.
" Tentu saja. " jawab papi Dave sopan.
Saat Dylan melewati para ibu peri yang berada di ruang keluarga, Dylan di tahan oleh ibu peri pecinta oppa oppa Korea itu termasuk mami Stella yang sedari tadi ingin selfi bersama idola nya.
" Lei, bagaimana kalau kita berfoto bersama. " ajak mami Stella berbinar.
Oh astaga benarkah ini mertua nya?
" Kami penggemar grup boyband kamu. " jawab mom Alexa ikut antusias.
Oh astaga Krystal yang melihat kedatangan Dylan begitu senang namun kini ia memijat pelipisnya melihat tingkah ketiga ibu peri nya yang satu server dengannya pecinta K-pop.Hanya mom Jessica yang diam saja tidak tertarik sama sekali, ia duduk dengan sangat elegan.
Cekrek ! cekrek!
Banyak foto diambil oleh mereka bersama Dylan.Dengan cepat Krystal menarik Dylan agar menjauh dari para ibu peri rempong itu.
" Maaf ya para ibu peri tercinta suami ku pusing kalau dikerubunin gini sama kalian. " jelas Krystal lalu membawa Dylan menaiki anak tangga menuju kamar Krystal.
__ADS_1
" Lo tau Stell, Krystal lebih extreme dari lo ternyata. " ucap mom Alexa sambil melihat hasil jepretan nya dengan Dylan tadi.
" Like mother like daughter, kalian pasti inget perjuangan Stella buat dapetin hati Dave kayak apa.Sekarang Krystal udah berhasil dapetin hati idola nya. " jawab mom Jessica.
" Wecheese gue masih nggak percaya mereka udah menikah. " pekik Bunda Nichole.
" Wait wait.. berarti mereka pasti udah gitu dong? " tanya mom Alexa pelan sambil menautkan kedua jarinya.
" Ngeliat mereka kayak gitu kayak nya udah. " jawab mom Jessica santai.
" Wow lo on the way punya cucu Stell " goda mom Alexa lagi.
" Lo nggak denger Krystal nggak boleh hamil dulu maka nya sekarang mereka dipisahin. " sahut bunda Nichole.
" Huft.. gagal lagi deh punya cucu, itu si Lope juga susah banget di bilang jangan pake obat pencegah kehamilan masih aja di minum. " protes mom Alexa kesal.
" Pendidikan juga sama pentingnya Alexa, lagian mereka masih muda jalan hidupnya masih panjang. " jelas mom Jessica.
" Huft.. oke lah kita ikutin aja alur nya, tapi gue masih nggak nyangka punya mantu idol " ucap mom Alexa terkekeh.
" Iya bener, kita bisa pamerin ke yang lain. " balas bunda Nichole ikut antusias dengan mom Alexa.
" Kini giliran Dylan yang harus berjuang buat dapetin hati Dave, lo tau kan dia keras banget. " ucap mami Stella risau.
" Semoga Dylan berhasil mendapatkan simpatik Dave ya. " ucap mom Jessica menepuk pundak sahabat nya itu.
" Huuh kita harus mendoakan yang terbaik untuk anak-anak kita. " sahut mom Alexa.
" Makasih ya kalian memang para ibu peri ter the best sejahat raya. " ucap mami Stella terharu.
Sementara kini Krystal dan Dylan saling berpelukan di dalam kamar.Dylan mencium lembut bibir ranum Krystal, ciuman yang awalnya lembut menjadi semakin panas.Namun mengingat mereka sedang berada di kediaman Smith Dylan menghentikan aksi selanjutnya.
" Aku pasti akan merindukan momen ini bersama mu sayang. " bisik Dylan sendu.
........
Jangan lupa like komen ya.. saranghae
__ADS_1