
Hari ini hari dimana acara pertunangan Kim Ha Joon dengan Stella Jung dilaksanakan. Ballroom hotel terbesar di kota Seoul sudah dihias seindah dan semewah mungkin.Banyak foto-foto kebersamaan Ha Joon dan Stella saat remaja terpajang di acara tersebut.Membuat Dave yang melihatnya ingin menghancurkan foto-foto tersebut.
Dave kini sedang menikmati minuman yang sudah disediakan bersama dengan Nick yang asyik cuci mata.Bagi Nick ini kesempatan baginya mendapatkan wanita asing di Korea.
Nampak Ha Joon sedang berdiri dengan tangan yang terlipat di atas dada saat melihat Dave ada dalam pesta.Namun yang Dave lihat adalah gadis cantik pujaan hatinya yang berdiri tepat di sebelah pria sipit itu.
Penampilan Stella hari ini nampak cantik dengan rambut yang dibiarkan tergerai.Acara pun mulai berlangsung Ha Joon menyematkan cincin berlian di jari manis Stella nampak Stella tersenyum namun entah kenapa hati Stella seperti tidak menginginkan hal ini terjadi.
" Kenapa denganku bukan kah ini impian ku dari dulu bisa bersama my baby bear" batin Stella.
Lain halnya Dave kini sedang merasa dada nya bagai ditusuk ribuan belati melihat wanita pujaan nya bersama pria lain.Andai saja kecelakaan itu tidak terjadi mungkin kini dia yang berada di sana menyematkan cincin di jari manis Stella.
Rahang Dave mengeras matanya memerah ingin rasanya Dave menghancurkan acara tersebut.Mengingat ia bukan orang berkuasa di negara itu.Ia ingat akan nasihat oemmoni untuk perlahan-lahan membantu ingatan Stella kembali.
Sebenarnya Dave bisa saja melawan Ha Joon dengan kekuatan Ayah nya namun mengingat kini yang diingat Stella hanya si pria sipit tersebut hal itu ia urungkan.Nick melihat raut wajah teman nya itu,ingin ia mengajak Dave meninggalkan acara tersebut.Namun sebelum itu terjadi kini Ha Joon sudah datang menghampiri Dave dengan senyum mengejek.
__ADS_1
" Hallo Dave Smith,terima kasih sudah datang jauh-jauh kemari" ucap nya lalu berbisik," hanya untuk melihat mu hancur".Lalu pria sipit itu tertawa mengejek Dave seolah ia sedang menunjukkan bahwa kini ia pemenangnya.
" Hari ini lo bisa tersenyum kita lihat Stella bakal kembali ke gue..karena cinta tahu arah pulang" ucap Dave ketus.
" Well..kita lihat seberapa besar kekuatan cinta kalian" ejek Ha Joon dengan senyum liciknya.
Ha Joon pun meninggalkan Dave dan Nick lalu menghampiri Stella yang sedang bersenda gurau dengan kedua orangtuanya.
Dave mengepalkan tangannya ingin rasanya ia memukul pria yang kini sedang merangkul mesra gadis pujaannya.
" Dave sebaiknya kita kembali ke kediaman Jung" ajak Nick.
Demi melancarkan misinya Dave tidak tinggal di hotel ia memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua Stella.Awalnya Stella merasa aneh mengapa kedua orangtuanya sangat akrab dengan Dave.Namun Dave memberitahu bahwa dulu ia selalu datang kemari.
Tengah malam di rumah Stella Dave sedang duduk di teras balkon ruang tengah lantai dua.Ia duduk sambil menatap ke langit mengingat kenangan indah bersama Stella.
Tiba-tiba ia dikejutkan oleh Stella yang datang menghampiri.
" Kenapa kau belum tidur?" tanya Stella pada nya.
"Kamu sendiri kenapa belum tidur?" Dave malah berbalik tanya kepada Stella.
__ADS_1
" Entah lah aku merasa pusing dan mual rasanya tidak nyaman sulit sekali memejamkan mata" ucapnya memelas.
Oh Dave sangat rindu bibir manis yang sedang cemberut itu.
Dave mengajak Stella masuk ke ruang tengah karena udara diluar sangat dingin.Mereka pun kini duduk di sofa ruang tengah lantai atas.
" Boleh aku mengusap perut mu?" tanya Dave hati-hati.
" Kau pun tahu aku sedang mengandung?" tanya Stella.
" Tentu saja tahu sayang aku ini ayah nya"batin Dave.
Dave tersenyum tanpa mendapatkan izin dari Stella ia mengusap perut Stella yang masih datar.Stella yang tadinya ingin marah saat Dave mengelus perutnya namun ia merasa kan hal aneh.Ia merasa nyaman saat Dave mengelus perutnya hingga ia tidak sadar ia terlelap bersandar kan bahu Dave.
Dave tersenyum saat melihat Stella sudah terlelap.Ia pun menggendong Stella ala bridal style menuju kamar Stella lalu membaringkan nya di atas ranjang.
" Bahkan anak kita pun merasakan nya sayang" gumam Dave lirih.
" Jal ja" ucap Dave.(selamat tidur)
" Jangan rewel di perut mami ya sayang, papi di sini bersama kalian" ucap Dave lirih sambil mengusap perut Stella.
__ADS_1
Dave mengecup bibir serta kening Stella,lalu ia pun beranjak pergi meninggalkan Stella di kamarnya.
Ia pun memasuki kamar nya lalu merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, Dave pun mencoba untuk terlelap mengikuti Stella ke alam mimpi.