Project Cinta 100 Hari

Project Cinta 100 Hari
Bertemu Hyeri


__ADS_3

Hari ini Dave,Stella dan juga Nick sedang dalam perjalanan untuk bertemu dengan Hyeri di sebuah kafe terkenal di Seoul.



Ini visual Nick dan Hyeri



si cantik Stella milik Dave.


Tak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat tujuan.Nampak seorang gadis cantik dengan rambut sebahu melambaikan tangan ke arah Stella.


Stella pun tersenyum lalu menghampiri Hyeri diikuti Dave dan Nick yang mengekor di belakang.Stella dan Hyeri pun langsung berpelukan lalu saling mencium pipi kanan dan kiri.Pandangan Hyeri kini tertuju kepada Dave yang nampak dingin namun sangat tampan baginya.



" Nuguseyo?" tanya Hyeri kepada Dave.


" Dave"


" Hyeri"


Mereka pun berjabat tangan namun Hyeri terus saja memegang tangan Dave hingga Nick melepaskan dan berganti menjabat tangan Hyeri.


" Nick" ujar nya tanpa di tanya.


" Hyeri .. mannaseo bangawoyo( senang bertemu dengan kalian)" ujar Hyeri gugup.


Stella yang melihat kegugupan Hyeri saat berkenalan dengan Dave ia memicingkan mata nya.Ia melihat Hyeri dengan cepat mudah tertarik dengan Dave.Ada rasa kesal saat melihatnya menatap Dave seperti itu.Ingin marah namun tidak bisa,ia sadar jika Dave bukan siapa-siapanya.


Lain halnya dengan Nick begitu terpesona melihat Hyeri yang cantik dengan poni nya.

__ADS_1


" Mereka dari Indonesia mereka sedang berlibur disini" jelas Stella lalu memesan kan minuman untuk nya dan juga kedua temannya Dave dan Nick.


" Apa pekerjaan mu Dave?" tanya Hyeri dengan senyum manis nya sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya.


" Aku hanya pemilik kafe" jawab Dave datar.Dave kini sedang dalam mode es nya karena ia akan welcome hanya dengan Stella.


" Daebakk masih muda kamu punya usaha sendiri" puji Hyeri.


Dave hanya mengangguk sambil meminum ice Americano yang baru saja pelayan sajikan.


" Kamu sendiri apa kesibukan mu Hyeri" tanya Nick basa basi.


" Aku hanya sering melakukan pemotretan di majalah masih belum terkenal lah" ucap Hyeri merendah.


Hyeri dan Nick sangat cepat akrab mereka sedari tadi tidak lelah terus berbincang.Ada saja topik yang mereka bahas.Namun pandangan Hyeri tidak lepas dari mahakarya Tuhan yang sangat luar biasa dihadapannya.Siapa lagi kalau bukan Dave,namun pandangan Dave terus memandangi wajah cantik Stella.


" Kamu nggak pengen makan nggak?" tanya Dave sambil menatap manik mata Stella.


" Pengen makan masakan kamu" bisik Stella malu-malu.


Mereka pun meninggalkan Nick dan Hyeri yang tercengang pasalnya mereka lupa kalau Nick tidak tau arah pulang.


" Wah bos nggak ada akhlak gue main tinggal aja" gerutunya.


" Sebenarnya ada hubungan apa mereka?kenapa seperti nya Dave sangat menyayangi Stella?" tanya Hyeri penuh selidik.


Nick pun menceritakan tentang hubungan Dave dan Stella.Amnesia nya Stella hingga Ha Joon yang mencari kesempatan atas amnesia nya Stella.


" Omo..kasian banget mereka, pantesan waktu pertama ketemu Stella kayak beda gitu" ucap Hyeri sambil mengaduk-ngaduk minuman nya.


Sebenarnya Hyeri merasa kecewa ternyata Dave mencintai Stella.Bahkan kini Hyeri tau kalau Dave adalah cinta pertama Stella yang sedari dulu ia puja.Namun saat mendengar kisah mereka yang tidak semulus jalan tol ada rasa iba untuk mereka.Dengan cepat perasaan yang baru saja tumbuh ia hapus begitu saja.

__ADS_1


" Terus gimana dong tinggal satu bulan lagi Stella dan Ha Joon menikah?tapi sepertinya Stella masih belum ingat siapa Dave?" sambung Hyeri lagi.


" Kalau mereka berjodoh sebesar apapun badai yang menerpa pasti akan bisa mereka lewati" ucap Nick nampak bijak.


Lain halnya kini Stella dan Dave yang sudah sampai di rumah Stella sedang sibuk berkutat di dapur.


Ralat Dave yang sibuk memasak Stella hanya duduk cantik sebagai penonton seolah ia kini menjadi juri diajang chef berbakat.


Tak lama kemudian sudah tersaji bulgogi beef, kimchi,dan japchae.Manik mata Stella terbelalak melihat makanan yang ia lihat kini begitu menggugah selera.Bagaimana bisa padahal menu ini biasa ibu nya masak namun saat Dave yang memasak kenapa lebih menggiurkan.Oh mungkin efek kehamilan nya..lagi lagi si jabang bayi yang jadi sasaran.


Stella memakan hidangan dihadapannya dengan tergesa-gesa.Dave terkekeh melihat cara makan Stella yang seperti sudah seminggu belum makan.Ia mengusap sudut bibir Stella dengan ibu jarinya.


" Pelan-pelan nggak akan ada yang ngerebut makanan itu dari kamu.Kalau kurang nanti aku bikin lagi" ucap nya lalu tersenyum.


Kalau saja Jonas dan Keenan melihat apa yang Dave lakukan kini ia yakin Dave akan menjadi bulan-bulanan kedua sahabat tengilnya itu.Bagaimana bisa seorang Dave yang dingin bisa bertekuk lutut karena cinta.


Cinta?andai saja ia lebih cepat menyadari cintanya kepada Stella.Andai saja ia tidak melupakan cinta pertama nya saat kecil.Andai saja gelang itu tidak diberikan kepada Ha joon.


Dave mencondongkan tubuhnya ke depan Stella ia membungkukkan sedikit tubuhnya sehingga ia kini sejajar dengan Stella yang duduk di kursi mini bar.


Kini jarak mereka sangat dekat,deguban jantung mereka berdetak sangat kencang seirama.Bahkan Stella dengan jelas bisa merasakan deru nafas Dave.Entah siapa yang memulai kini kedua bibir itu menyatu saling bertautan.Gairah cinta yang bergelora di antara keduanya seolah melupakan segalanya.


Air mata Dave jatuh begitu saja,ia begitu merindukan sentuhan Stella.Setelah lama mereka berpagutan akhirnya Stella mengakhirinya ia sadar bahwa Dave bukan siapa-siapa nya.Namun Stella terkejut saat melihat Dave menangis.


" Waeyo?" tanya Stella (kenapa).


Dave menggeleng kan kepalanya,ia usap air mata yang membasahi pipinya.


" Bogoshipo" ucapnya lirih namun terdengar oleh Stella.( Aku merindukanmu)


Dave pun pergi meninggalkan Stella ia merutuki diri nya yang tidak bisa menahan diri untuk tidak mencium Stella.Rasa rindunya terlalu besar sehingga ia lupa kalau kini Stella tidak mengingat nya.

__ADS_1


Lain halnya dengan Dave,Stella merasa bingung dengan sikap Dave dan juga hatinya.Ia merasa bahagia saat Dave mencium nya,namun hatinya merasa sakit saat melihat Dave bersedih.


Ada apa sebenarnya Stella merasa ia melupakan sesuatu yang penting.Namun apa?ia mencoba mengingat namun setiap akan mengingat kepalanya mulai begitu sakit.


__ADS_2