
Setelah sampai di lantai atas Krystal duduk di kursi kerjanya.Sepanjang perjalanan tadi di dalam lift banyak mata yang memandang aneh kepada Krystal.Krystal yang tidak sadar dirinya menjadi pusat perhatian karena kedatangan Kavin ke kantor hanya diam saja tidak peduli dengan tatapan iri dari mereka.
" Dia culun gitu, kenapa bisa pria tampan tadi mau sama dia. " ucap salah satu karya-karya wanita yang ikut terpesona oleh Kavin.
" Iya dandan nya juga nggak banget. "
" Belum lagi kacamata tebel nya itu ".
" Apa pria tadi tidak melihat kita lebih waaw dari dia. "
Terdengar cibiran dari para fans oppa nya itu, kini ia tau tatapan apa itu.Krystal mengepalkan tangannya, mereka tidak tahu bagaimana kecantikan Krystal kalau ditunjukkan.Mereka yang kini menghinanya auto menciut kalau melihat kecantikan Krystal.
Krystal bersidekap dada sambil tersenyum kecut membayangkan apa yang ia dengar tadi.Kalau bukan karena misi nya ia pastikan akan membabat habis mereka semua.
Dylan memanggil Krystal lewat telepon yang ada di samping Krystal.Setelah mendapat panggilan dari Dylan Krystal pun masuk ke dalam ruangan Dylan.
" Sudah pacarannya? " tanya Dylan datar.
Hah? pacaran?
" Maksud tuan? " tanya Krystal masih tidak paham.
Dylan menghela nafas kasar, " Sudah lah lupakan, besok kakek mengundang kita untuk datang ke mansion nya. "
Krystal menganggukkan kepalanya." Kalau begitu hari ini kita harus berbelanja tuan, aku harus membawa hidangan spesial untuk kakek. " ucap nya semangat.
" Apakah ini taktik nya untuk mendapatkan pria? mencoba mengambil hati kakek ku? atau dia ingin menjadi kan ku yang ke lima? sungguh gila. " batin Dylan.
Krystal mendekatkan wajah nya dengan wajah Dylan, " Tuan Tuan.. Zhang. " ucap Krystal berkali-kali.
Dylan tersadar dari lamunan nya saat Krystal memegang tangan nya, tangan yang putih mulus itu menggenggam tangan nya.Dylan seperti terkena serangan listrik saat bersentuhan dengan Dylan.
Dylan melepaskan pegangan tangan Krystal, " Jangan coba merayu ku. " ucap nya ketus.
Krystal mengernyitkan dahinya, " Tuan dari tadi aku panggil diam saja, maka nya aku pegang. " cibir Krystal sambil mengerucutkan bibir nya.
" Pulang nanti aku mau berbelanja untuk besok,jadi bolehkah aku pulang lebih awal? " tanya Krystal lagi.
" What? Dia tidak mengajakku? ya tentu saja pacar nya banyak dan tampan semua." batin Dylan.
Dylan terus menatap Krystal dari atas ke bawah,Dylan masih tidak percaya gadis dihadapan nua ini di kelilingi para pria tampan. Dua pria tadi melihat penampilan jelek Krystal berarti mereka sudah tau kalau Krystal sebenarnya cantik.
__ADS_1
Cantik? oh astaga? apa Dylan sedang mengagumi si culun ini.Dylan menggelengkan kepalanya menepis segala pikiran yang ada di benaknya kini.
" Aku hari ini seperti nya pulang larut malam, aku ada acara bersama temanku. " ucap Dylan.
" Oke. " jawab Krystal singkat.
" Hanya itu? dia tidak bertanya kemana aku akan pergi? " batin Dylan.
Wait? mengapa Dylan ingin diperhatikan oleh Krystal?Dylan merasa kesal dengan gadis yang sudah menjadi istrinya itu.Gadis itu terlihat sangat cuek padanya namun sangat manja dan menggemaskan di hadapan pria lain.
Krystal yang merasa Dylan sudah tidak ada keperluan dengan nya langsung pamit undur diri.Ia harus kembali ke meja kerja nya, ia harus cepat menyelesaikan pekerjaannya.
Kini Krystal sudah kembali berkutat di meja kerjanya dengan mata yang fokus pada layar komputer didepannya.Setelah beberapa jam sibuk dengan pekerjaan nya Krystal pun pamit ke ruangan Dylan.
" Permisi tuan Zhang, aku pulang sekarang ya. " pamit Krystal lalu mendapat anggukan kepala dari Dylan.
Krystal pun lalu melangkah kan kakinya keluar ruangan Dylan, ia mengambil tas nya lalu pergi menuju lift.
Sementara kini Dylan masih sibuk dengan berkas- berkas yang berserakan di atas meja kerjanya.Tidak seperti biasanya ia terlalu baik hati kepada Krystal dengan mengizinkan nya pulang terlebih dahulu padahal pekerjaannya masih banyak.
Kepada asisten sebelum nya Dylan selalu memerintahkan asistennya yang mengerjakan semua namun kepada Krystal ia selalu mengalah.
Setelah selesai berbelanja Krystal kini sedang sibuk membuat cake dan puding untuk ia bawa esok ke rumah kakek Dylan.Sambil menunggu cake matang ia memutuskan untuk mandi.
Setelah selesai mandi Krystal yang hanya memakai handuk keluar dari kamar menuju dapur.Cake dalam oven masih belum matang, ia menyalakan lagu favorite nya dari ponsel.
Lagu milik band EXO dont fight the feeling favoritnya.
Salui dan han beon jinjjareul geolgo isseo
Nan jinsimppunin geol aljana
Just one in a million naigireul wonhaesseo
Geu sungan areumdapge binnatdeon You and I
Don't fight the feeling
Bonneung daero ga Babe
Don't fight the feeling
__ADS_1
Neoreul meomchujido ma
Yeah Don't fight the feeling yeah
Don't fight the feeling yeah
Krystal menyanyikan lagu itu sambil mengeringkan rambutnya dengan hairdryer.Setelah rambutnya kering ia kembali ke dapur untuk mengecek cake yang ia buat.Ia mengeluarkan cake tersebut saat cake sudah benar-benar matang.
Karena Dylan mengatakan akan pulang larut malam ia bebas berjoget di ruang tengah.Saking asyiknya ia lupa kalau saat ini ia masih mengenakan handuk yang melilit tubuhnya.
Krystal bernyanyi sambil berjoget joget mengikuti irama musik yang ia dengar.Kini ia sedang mengolesi cake buatan nya dengan cream lalu ia tata banyak buah- buahan di atas nya.
Kini cake tersebut sudah nampak cantik, Krystal pun memasukkan nya ke dalam kulkas.Krystal kembali bernyanyi sambil berjoget, tanpa Krystal sadari Dylan yang baru saja masuk ke dalam apartemen dibuat nya tercengang melihat Krystal menari sambil bernyanyi lagu favorite nya bersama grup band nya.
Dylan menelan saliva nya saat melihat tubuh Krystal yang saat ini begitu menggoda hanya tertutup oleh handuk.Bahkan tubuh indah itu kini sedang berlenggok- lenggok menari mengikuti irama, sesekali Krystal melompat- lompat.
Perlahan Dylan menghampiri nya hendak mengejutkan Krystal, namun saat Krystal berbalik ia malah hampir terjatuh saking terkejut nya melihat Dylan sudah berada di hadapan nya.
Tangan kekar Dylan menahan pinggang Krystal, pandangan mata mereka kini bertemu.Manik mata mereka menerjap, debaran jantung kedua nya berdetak tidak karuan.
Tiba-tiba saja handuk yang dipakai Krystal merosot begitu saja, membuat tubuh indah Krystal terpampang begitu jelas di depan mata Dylan.Dylan menelan saliva nya, alarm tanda bahaya langsung berbunyi.
" Aaargghh " teriak keduanya bersama an.
" Tutup mata tuan. " teriak Krystal lagi.
Dylan mencoba menutup mata namun kembali terbuka lalu kembali dia tutup karena gugup.Krystal yang hendak mengambil handuk yang terjatuh malah tersandung oleh kaki Dylan lalu ia terjatuh bersama an dengan Dylan.Kini Krystal berada di atas tubuh Dylan dengan posisi dua benda kenyal Krystal yang tanpa penutup itu berada di depan wajah Dylan.
Hal tersebut membuat sesuatu di bawah sana merasa sesak.Krystal merasakan ada sesuatu yang bergerak di bawah sana kembali terkejut.
" Aaarrrgghh" teriak nya lagi dengan cepat Krystal memakai handuk lalu berlari ke dalam kamarnya.
Dylan masih terpaku terbaring di atas lantai, jantung nya berpacu sangat cepat.Kepalanya mendadak pusing karena sesuatu di bawah sana meminta di tuntaskan.
....................
Gomawoyo buat kamu- kamu yang masih stay di sini..
Saranghae sekebon..
Jangan lupa tinggalkan jejak..
__ADS_1