
"Hati-hati jangan sampai tersedak." Kembali memperingatkan polwan itu sambil ia sendiri menggigit roti bagiannya. Setelah menghabiskan rotinya komandan itu mengambilkan air dan memberi mereka minum. "Te...te..,terimakasih." Ucap salah satu gadis itu saat hendak diberi minum .
"Iya , aku tau kalian haus lima jam menunggu ku dan tadi dikejutkan dengan sengatan listrik dipinggang kalian."
Setelah selesai makan komandan itu membiarkan mereka istirahat sambil diawasi polwan dibelakangnya. Satu orang petugas polisi masuk dan menyerahkan satu bendel berkas lalu kembali pergi .
"Oke , istirahatnya cukup kita lanjutkan pemeriksaan." Ia berdiri dan membaca sekilas berkas itu . "Risa !! , Benar kau tinggal di kompleks dekat taman kota ?"
Salah seorang gadis itu mengangguk , "tanggal 12 Juni tepatnya jam setengah dua belas malam kau berada dimana ?" tanya komandan satuan khusus ini. "Aku tidak keluar rumah malam itu." Komandan itu mengangguk membenarkan jawaban Risa.
"Nita !!, apakah kau berada di kafe dekat taman kota saat itu ?" Nita menggeleng "tidak , saat itu aku sedang berada di luar kota." Komandan itu kembali bertanya kepada Nita "apa pekerjaan mu ?"
"Penyanyi , penyanyi di kafe tapi bukan di kota ini." Balas Nita . "Masuk akal !!" berganti ke gadis ketiga tanpa menyebut namanya "kau kenal mereka ?" Sambil menunjukan foto Anni dan Rita. "Kenal , mereka teman satu angkatan ku."
__ADS_1
"Kapan terakhir kau bertemu mereka ?" Dengan terbata-bata ia menjawab "dua hari sebelum kematiannya tapi ," komandan satuan khusus itu langsung memotong ucapan gadis itu. "Jawab sesuai pertanyaan ku !! , Kau paham tidak ?" polisi itu Menaikan nada bicaranya. "Pa...paham."
"Aku yakin bukan kau pelakunya , dari data yang kupegang kau tidur di rumah." Polisi itu membuka pintu ruangan itu "istirahatlah !! , besok akan bertemu seseorang." Kemudian tiga polwan itu melepaskan tali yang mengikat tangan gadis-gadis itu.
\*\*\*
"Selamat pagi para gadis !!." Sapa komandan satuan khusus itu , dengan cepat mereka bangun dan berusaha membersihkan diri dari debu . "Aku beri kalian waktu dua menit bersihkan diri kalian." Mereka menuju toilet dikawal para polwan kemarin .
"Jangan lupa cuci muka kalian , aku tak mengira kalian menikmati malam di ruangan ini." Polisi itu terkekeh , padahal gadis-gadis itu menangis semalaman .
"Cepat Katakan !!, yang mana gadis itu." Gertak komandan itu . "Tidak ada." Singkat tapi membuat komandan satuan khusus itu marah.
"Tidak ada ? , bagaimana tidak ada mereka mirip dengan sketsa yang kau buat." Pelayan kafe itu menunduk dan menangis . "Aku tak tahu wajah gadis itu , aku menggambar sketsa itu agar aku tak disiksa." Jawaban itu semakin membakar emosi komandan satuan itu.
__ADS_1
"Bagaimana jika publik tau ini salah tangkap ?, bisa turun pangkat ku karena kamu , bodoh !!" Bentak polisi itu penuh emosi. Kemudian polisi yang mengawal pelayan kafe itu membisikkan sesuatu pada komandannya .
"Bersiaplah membela diri di pengadilan !! , sengaja atau tidak kau akan dituduh menyembunyikan pelaku kriminal dan menghalangi penyelidikan kepolisian." Polisi itu benar-benar ingin menjaga namanya karena belum ada satu kasus pun yang ia pimpin gagal.
Pelayan itu berada di posisi yang sulit , jika ia mengatakan tak mengetahui wajah gadis misterius itu ia akan terus disiksa tetapi saat ia memilih menggambar asal malah begini akibatnya .
Sebelum polisi itu meninggalkan ruangan , tuan Andilah Smith sudah menunggu kabar terbaru kasus pembunuhan anaknya . Tuan andilah langsung berdiri melihat komandan satuan itu keluar ruangan. "Tunjukan padaku gadis itu komandan !! , akan aku beri satu dua pukulan sebelum masuk bui."
Komandan polisi itu menghentikan langkahnya , "gadis itu tak ada disini , pelayan kafe itu membohongi kami . Dia asal menggambar saja karena takut terus disiksa." Tuan andilah mundur beberapa langkah dari pintu .
"Tenang !! , aku akan mengerahkan semua anggotaku untuk kasus ini . Tapi bereskan agar media tak mencoreng nama baik ku yang selalu berhasil." Pinta komandan polisi itu . Tuan andilah setuju "mudah saja , tapi hati-hati dengan karirmu jika gagal." ✓
***
__ADS_1
note: hai guys !!, author udah up lagi nih...cepetan dibaca ya..!!!
jangan lupa untuk kasih like , vote , komen dan rate ya..!!, author juga masih mau fllw reader setia..