PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar

PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar
PEMIKIRAN SINTA


__ADS_3

 


Di perjalanan pulang tuan Darwin menanyakan bagaimana Sinta bisa kenal dengan tuan Andilah koleganya. Sinta menceritakan semua urutannya bisa kenal dan membuat tuan Andilah mau membantu ia mendapatkan pekerjaan .


"Kau beruntung !!, aku sudah kenal dengannya dua puluh tahun tapi belum pernah Smith merekomendasikan seorang karyawan kepada koleganya."



"Jika kamu teman sekelas Anni berarti kamu kenal anak saya ?" Sinta menggeleng "Maaf pak , anak bapak namanya siapa ?" Sinta sebenarnya bingung siapa anak tuan Darwin karena lebih dari separuh siswa sekolahan itu anak pengusaha.



"Namanya Sindy , dia juga satu kelas dengan Anni." Deg...deg...,tak terlintas sedikitpun nama sindy saat menerka anak tuan Darwin . "Kenal pak , sindy Aulia kan nama lengkapnya ?."


__ADS_1


"Iya benar , kalo gitu nanti launching proyek ini bapak ajak Sindy juga biar tau ada temennya yang mau kerja keras nggak cuma habisin uang terus." Sebenarnya Sinta tak ingin melihat Sindy dan Ranty lagi setelah lulus SMA , tapi apa daya ia malah bekerja di perusahaan milik ayahnya.



Turun dari mobil tuan andilah sudah menunggu di depan garasi travel yang akan digunakan untuk proyek ini . "Bagaimana ? , Kau terima Sinta jadi tour guide di proyek ini ?." Tuan Darwin menggeleng tetapi sambil tersenyum . "Sungguh aku telah salah menilai gadis ini Smith , kau memang cerdas memilih sesuatu."



Bahkan Sinta ikut makan malam bersama dua bosnya itu di sebuah restoran di dekat sana , "Santai saja nak , kita sedang makan malam bukan meeting." Celetuk tuan Darwin melihat Sinta malu\-malu ketika makan malam , "Ini bukan restoran milik kami jadi santai saja tidak ada kata bos dan karyawan disini." Imbuh tuan andilah .




"Beberapa ? , Ada berapa tempat baru yang kau temukan siang tadi ?" tuan Andilah kembali duduk di kursinya "Tiga.., tapi aku pastikan disana belum ada satupun investor yang tahu jadi peluang kita besar Smith , gadis ini menunjukkan tempat\-tempat itu padaku."

__ADS_1



"Jika kau yakin maka aku setuju saja , kita bahas besok siang . Aku yakin turis asing suka." Sinta ikut bicara tentang tempat\-tempat itu "Tapi infrastruktur menuju tempat itu masih buruk , apalagi masyarakat sekitar belum menyadari tempat itu akan menjadi tempat wisata yang bagus jadi saat investor datang mereka bisa saja menolaknya."



"Dan jika perusahaan ini mau melatih warga sekitar untuk menjadi pemandu wisata di sana maka perusahaan bisa membayar mereka lebih murah daripada seorang sarjana."



Tuan Darwin membenarkan ucapan Sinta , "Benar katamu nak , tapi apa saran mu untuk ini ?" Sinta lebih percaya diri menyampaikan idenya "Perusahaan ini harus bisa mengajak masyarakat sekitar untuk memperbaiki sarana dan prasarana tempat wisata sekaligus mengajari mereka cara menjadi pemandu wisata yang baik , bahkan perusahaan ini bisa membantu mereka yang mau membuka usaha oleh\-oleh dan cenderamata dengan meminjami mereka modal."



"Begini saja Sinta , kita lanjutkan pembahasan ini besok siang agar semua yang bersangkutan mendengar." Sahut tuan Andilah . "Betul nak , kau harus ikut meeting besok siang kau punya pemikiran yang bagus."

__ADS_1


 


note : Hay guys , author gak kan lupa bilang tinggalkan jejak like , komen , vote dan rate kalian pasti akan membantu author . jangan lupa juga di favoritkan biar tau update terbaru thx 😄


__ADS_2