PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar

PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar
DIBELOK-KAN


__ADS_3

Setelah dilakukan tes kesaman sidik jari keduanya sama sekali tidak mirip , jadi polisi menyimpulkan mereka hanya korban adu domba . Dalam press release selanjutnya polisi menyatakan kasus ini tak ada hubungannya dengan kasus sebelumnya .


"Setelah dilakukan penyelidikan mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan kasus sebelumnya , namun kami telah menemukan motif perkelahian itu ," polisi itu membuka kertas laporannya.


"Motif perkelahian ini adalah dendam lama ! , keduanya sempat berfoto di jalan itu tetapi karena berselisih paham akhirnya bertengkar." Polisi itu lanjut menujukan barang bukti berupa sebuah kamera yang masih menyimpan foto terakhir mereka.


"Dan perselisihan ini mengakibatkan dendam lama muncul...,dan akhirnya mereka berkelahi." Lanjut polisi itu pada press release sore itu. Jelas kepolisian masih menyembunyikan alasan sebenarnya . Namun ada satu pertanyaan yang membuat polisi itu kebingungan.


"Jika karena berselisih paham tanpa direncanakan sebelumnya mengapa kedua korban membawa senjata ?" karena bingung polisi divisi Humas itu hanya diam , seorang polisi yang mendampinginya dibelakang maju dan mengatakan jika itu masih di dalami lagi .

__ADS_1


Sore itu juga berita kota yang pastinya sudah diloloskan oleh pengawas dari tuan Andilah mengeluarkan berita terbaru . "Karena salah paham dua remaja saling bunuh di jalan Merak , kasus ini merupakan kasus kedua yang berkaitan dengan perkelahian remaja di bulan ini ."


"Namun kasus ini terkesan lebih terencana karena kedua korban sama-sama membawa senjata , sedangkan kasus sebelumnya terkesan pembunuhan karena ditemukan bekas luka yang berbeda dengan pisau yang menjadi barang bukti." Tulis berita kota .


Dari penggalan berita itu saja tuan Andilah tampak ingin memberitahu pada khalayak ramai bahwa kematian anaknya bukanlah perkelahian biasa , itu adalah sebuah pembunuhan .


\*\*\*


Sinta akhirnya membuat KTP karena merasa sudah aman dan keputusannya itu sudah disetujui oleh dua teman khayalannya. "Nggak papa !, sekarang kamu sudah aman , mereka pasti sedang mengurus kasus yang lebih baru yaitu perkelahian Sindy dan Ranty ." Ucap Dara.

__ADS_1


"Dan aku jamin kali ini polisi itu pasti lebih lama dan sulit mencari alasan mereka bertindak seperti itu !, Karena kali ini tidak akan ada celah yang tertinggal , semuanya rapat ." Imbuh Dara lagi .


Untuk memastikan sekarang memang benar-benar aman untuknya Sinta membuka berita kota hari itu , dan nyatanya begitu berita-berita yang di update tentang kasus kedua bukan lagi kasus Anni.


Kedua setan kembar itu sesumbar tak ada celah padahal polisi tahu mereka bukanlah pelaku aslinya dan hanya dijadikan boneka . Kasus Anni memang ditutup di kepolisian tapi tidak untuk tim bentukan tuan Andilah itu , mereka tetap bergerak secara diam-diam.


Dan ingatkah kalian waktu Sinta bertemu kakaknya di kafe itu ?, Rara merasa ada yang aneh dari kafe itu dan insting itu memang benar . Tim khusus itu menugaskan seorang wanita yang terlatih untuk bekerja di kafe itu.


Tujuannya untuk mengamati dan saat ada yang dicurigai dialah yang akan memastikannya dengan sidik jari yang tertinggal di gelas atau benda yang disentuhnya. Beruntungnya Sinta waktu itu tak lama beranda disana dan tak meninggalkan apapun untuk di lihat sidik jarinya.

__ADS_1


Note : selamat ( pagi , siang , malam ) untuk kalian pembaca setia ! , semoga hari kalian menyenangkan dan bisa bertambah menyenangkan dengan ceritaku ini , jangan lupa tinggalkan jejak berupa like , komen , vote dan rate yang pastinya sangat berguna demi kelanjutan cerita ini.


__ADS_2