PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar

PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar
BUKTI PENGALAMAN


__ADS_3

"Lalu kau harap akan kita apakan bukti yang kau bawa , Tan ?" Orang yang dipanggil kapten itu balik bertanya . "Ada dua pilihan !, Pertama kita periksa sidik jari yang kutemukan siapa pemiliknya tapi aku yakin perlu waktu yang lama dengan sampel sebanyak ini."


"Yang kedua ?" Wanita itu menjelaskan pilihan kedua adalah menyelidiki mereka satu persatu dengan tenaga anak buah tuannya yang sudah terlatih . "Sepertinya pilihan kedua lebih baik ! , tapi tidak bisa kita gunakan orang terlatih seperti mereka untuk pekerjaan seperti ini."


"Kenapa tidak ?, mereka sudah ikut dengan tuan lama dan penyamaran mereka tidak diragukan lagi." Wanita ini berusaha meyakinkan orang yang dipanggil kapten ini . Tapi sebagai pemimpin , si kapten menerima kedua pilihan itu untuk ditanyakan pada tuannya.


"Baiklah !, tapi tuan yang memutuskan siapa yang turun bukan kita !" Orang yang dipanggil kapten ini keluar dari bangunan itu menemui tuan yang dia maksud . "Tuan ! , 03 berhasil mendapatkan petunjuk gadis misterius itu ." Tapi si tuan tak banyak merespon.


"Apa petunjuknya ?" Kapten mengeluarkan foto yang ia bawa dan benda yang berisi sidik jari . Kembali tuannya tak memberikan respon , mungkin sudah bosan mendapat banyak laporan tapi tak kunjung ada titik terang.


"Apakah kita boleh mengirimkan orang untuk menyamar...," Belum selesai kalimat itu tuannya segera pergi . "Sudah kau urus saja !, Aku akan terima jadi ." Setelah menghilang dibalik pintu si tuan kembali mundur , "Ingat waktu kalian tak sampai satu bulan !"

__ADS_1


"Baiklah Tan ! turunkan orang-orang mu waktu kita tak banyak ," perintah orang itu lewat telepon . "Sudah ku bilang kan , tuan pasti tau mana yang berpengalaman ." Balas wanita itu mengejeknya.


"Bukan tuan tapi aku sendiri yang memutuskannya !"


"Kau bilang harus tuan yang memutuskan , kenapa tiba-tiba kau sendiri ." Wanita itu marah perjanjian yang baru saja mereka ucapkan dikhianati. "Tuan menyuruhku mengurusnya sendiri jadi otomatis hak ku !" Kapten tak mau kalah dengan wanita itu.


"Ingat waktu kita sedikit, perintahkan mereka untuk cepat , Tan ." Wanita itu juga tak terima terus-terusan dipanggil " Tan " nama samarannya . "Berhenti memanggilku begitu !, panggil aku 03 ." Sebelum kasus ini ia selalu memimpin misi tapi sekarang tuannya memilih si kapten orang baru di keluarga tuannya , tapi bukan baru di dunia rahasia seperti ini.


note : kasih like agar ceritanya semakin menarik !


Tim ini bukan hanya orang yang lihai memata-matai dari dunia nyata saja , beberapa dari mereka adalah hacker yang sudah siap meretas semua info tentang mereka. Dan malam ini pastilah orang ini tak tidur , jelas untuk mencari keberadaan mereka harus mencarinya dengan meretas situs kependudukan.

__ADS_1


Dan pagi nanti semua info keberadaan mereka harus sudah disebar kepada agen lainnya . Maka agen-agen itu baru bisa bekerja sesuai rencana .


\*\*\*\*


Pagi itu kost yang ditempati Sinta sudah ada dua orang yang hendak mencari pemilik kost mengetuk pintunya . "Maaf mbak , pemilik kost ini rumahnya yang mana yah ?" Sinta mengantarkan mereka ke rumah ibu kost di paling ujung deretan kamar-kamar ini.


"Ini mbak rumahnya , tapi maaf saya harus balik ke kamar saya mau siap-siap kerja !" Sinta meninggalkan mereka disana. Langsung mandi dan bersiap ke kantornya karena pagi ini ada meeting bersama petinggi perusahaan.


"Jangan lupa nanti cari tau kenapa di kasih warisan bukan pengembalian hutang !" Dara dan Rara mengingatkan Sinta . "Kalian tau cara nyari jawabannya ?" Mungkin mereka sudah ada ide jadi menyuruh Sinta untuk fokus pada cara menguras informasi sebanyaknya .


Kedua wanita yang baru ngekost itu kembali bertemunya di depan , "kerja dimana mbak kok jam enam udah berangkat ?" Tegur mereka . "Di penyedia jasa wisata dekat sini , mbaknya ini juga kerja ?" Balik tanya Sinta .

__ADS_1


"Belum mbak !, masih mau nyari kerja ," balas salah satunya dan disahuti lainnya . "Kalo ada lowongan di tempat mbak kita boleh diajak ." Dengan nada bercanda tapi setengah serius. "Iya kalo ada saya kabarin , misi mbak saya berangkat dulu !"


note : sekali lagi author minta dukungan kalian lewat like komen vote dan rate yah !, agar konten yang author buat semakin bagus dan berfaedah !


__ADS_2