PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar

PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar
ADU DOMBA


__ADS_3

Sindy yang sejak pulang kuliah tak di ganggu sosok perempuan misterius itu dengan santai menonton drama Korea di kamarnya malam itu. Namun tak seperti biasanya , kantuk tiba-tiba datang dan membawanya ke alam mimpi .


"Udah malam nih , ayo pulang aja." Ajak gadis itu pada Anni dan Rita . Wajah dan suara gadis itu tak asing di telinga Sindy yang saat itu duduk di meja sebelahnya. "Ranty ? , itu kan Ranty." Sindy mengenali gadis itu tetapi belum tahu mengapa ia hingga bermimpi tentang itu.


Ia dengan jelas melihat tangan Ranty menyelipkan pisau dari kafe itu ke balik bajunya . Seperti seorang yang amat penasaran Sindy mengikuti langkah ketiganya , Anni yang berjalan paling depan sudah bersiap menyebrang jalan . Sedangkan Rita masih asyik dengan ponselnya , namun Ranty langsung menghujamkan pisau itu ke perut Rita , dan langsung jatuh tersungkur memegangi perutnya.


Sebenarnya Sindy ingin segera lari meninggalkan mereka , tapi kakinya seperti terpaku di tempat . Ranty langsung mendorong Anni yang hendak membalikkan badannya ke arah truk barang . Anehnya sopir truk itu seperti tak merasa telah menabrak seseorang .

__ADS_1


Ranty kemudian menusuk Rita kembali di bagian ulu hati dan rusuk sebelah kirinya. Ternyata Ranty belum puas sampai di sana , ia kembali menggulingkan tubuh Anni ke tengah jalan tetapi sopir itu menyadari ada halangan di depannya sehingga hanya melindas tangan kirinya saja.


Bahkan sebelum pergi Ranty sempat menginjak leher Anni cukup lama dan meletakkan pisau itu ke tangan Anni . Entah mengapa Sindy malah mengejar Ranty yang hendak menghilangkan jejak dengan membuang pisau satunya.


Tiba-tiba saat mengejar Ranty ia malah kembali ke tempat Rita dan Anni dibunuh . Keduanya kembali bangun dan memeluk sindy "Tolong kami , balaskan dendam ini." Ucap mereka dengan memeluk sindy .


Sindy juga bersedia membalaskan dendam itu , "Baik , akan aku balaskan!" Kemudian tubuh mereka kembali lemas dan darah yang mengucur semakin banyak berlumuran di badan Sindy. "Ahhh, darah...!!" teriaknya keras dan membuatnya terbangun .

__ADS_1


Ranty menyapa mereka dan mengajaknya ngobrol di sebuah tempat makan . Di sana Anni dan Rita mengatakan jika ingin meminta pertolongan dari Ranty sehingga ia mengikutinya .


"Minta tolong apa ?, kalo bisa pasti aku bantu." Ujar Ranty . "Tapi kamu harus janji dulu mau bantu kami , ini berat banget." Rita yang menjawabnya , "Ya , aku janji mau bantu , emang apa sih yang harus aku lakukan?" Ganti Anni yang menjawab pertanyaan itu , "Tolong balaskan dendam kami pada Sindy."


"Dendam ?, tapi kalian tahukan Sindy itu teman baik ku ." Keduanya serempak mengangguk "Iya dendam kami , karena Sindy yang tega membunuh kami tanpa alasan." Anni langsung melanjutkan maksud mereka , "Kami memilih mu karena hanya kamu yang bisa melakukan ini , hanya kamu yang paling dekat dengannya."


Tetapi dalam mimpi itu Ranty sama sekali tak merasa kaget saat keduanya menunjukkan pembunuh mereka adalah teman baiknya. "Tapi ini terlalu berat , maaf aku tak mampu membalaskan dendam kalian." Ranty menolak permintaan keduanya.

__ADS_1


"Tak akan kami meminta bantuan mu jika kamu tak mampu , percayalah kamu bisa demi kami." Anni yang mengucapkannya. "Dunia harus tau jika kematian kami adalah ulah Sindy." Sambung Rita . "Baiklah , aku akan mencobanya." Akhirnya Ranty menyerah dan menuruti permintaan mereka.


note: hallo guys , nih author kasih bocoran gimana caranya Sinta membunuh mereka dengan lebih sadis dan pastinya tanpa bukti... jangan lupa juga untuk kasih like , komen , vote ,dan rate buat author biar tambah semangat lagi nulisnya , thx 😄


__ADS_2