PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar

PSIKOPAT CANTIK | Setan Kembar
JADI ISTRI KU


__ADS_3

EXYE , penyiar radio yang akhir-akhir ini disukai oleh Sinta harus mengakhiri karirnya . Dan hari ini EXYE mengadakan pertemuan untuk menujukan sosok sebenarnya di sebuah gedung pertemuan di kota ini.


Acara masih akan dimulai pukul tiga sore nanti , tapi Sinta sudah datang satu jam sebelumnya . Bukan tanpa alasan tetapi untuk menghindari antrian yang panjang , maklum ternyata penggemar EXYE sangatlah banyak .


Acara dimulai dengan musik EDM untuk menyambut EXYE penyiar yang tiba-tiba memutuskan berhenti padahal sedang populer . Dia keluar dengan jubah hitam beserta topeng dan berjanji akan membuka identitasnya di akhir acara .


Di acaranya ini , ia melakukan sesi tanya jawab dan lainnya seperti saat siaran tapi kali ini semua penggemarnya melihat langsung bagaimana idolanya ini bisa menyihir mereka .


Hingga tiba di ujung acara tepatnya di lagu terakhir yang ia putarkan EXYE maju dan melepas jubah serta topengnya , byuuuusss....


Fans yang semuanya adalah wanita ini histeris melihat idolanya dari dekat , EXYE memanglah tampan ditambah kelihaiannya menyihir orang lain lewat kalimatnya siapa perempuan yang tak suka .

__ADS_1


Sesuai dengan janjinya tak hanya menunjukkan wajahnya tapi juga menunjukkan identitas aslinya , "Yang belum kenal siapa saya , kenalkan Hamdani !" hanya dengan begitu saja fansnya itu sudah histeris.


"Maaf bila pernah membuat kalian tersenyum tanpa alasan yang jelas lalu tiba-tiba turun air mata saat mendengar siaran ku ," ujar Hamdan sebagai penutup acaranya . Memang EXYE alias Hamdani sering membuat pendengarnya tersenyum tapi akhirnya membalikkan keadaan hingga turun air mata .


Sinta tak tahu jika idolanya itu adalah Hamdani , orang yang ia tuduh sebagai penjahat tetapi hanyalah ingin menyampaikan pesan ayahnya . Dan pesan yang ia sampaikan adalah warisan yang berharga hampir setengah milyar.


Sinta berfoto dengannya di akhir acara dan juga tanda tangan . Sebenarnya Hamdan tau Sinta ada disana tapi ia tak menyadari saat Sinta sedang berfoto dan meminta tanda tangannya , Hamdan baru ingat saat acara sudah selesai dan Sinta juga sudah pulang.


Pertemuan yang sempat tertunda beberapa hari yang lalu akhirnya terjadi , Devi dan Sinta sampai di tempat mereka janjian lebih dulu . Sinta kesana benar-benar hanya dengan kakaknya , dia tak mau si kembar itu membuatnya terlihat bodoh karena bertindak aneh.


Akhirnya Hamdan bersama mamanya datang , "Selamat malam Tante !" Sambut Devi hangat di ikuti adiknya . "Malam !, jangan kayak nyambut ratu gitu Tante jadi kepedean ," ternyata mama Hamdan orang yang supel . "Nanti mama bisa terbang !, Tinggi kayak balon ." Imbuh Hamdan. "Nggak papa !, Kan nyangkut di langit-langit ," Sinta ikut bicara . Siapa sangka jika pertemuan itu akan berlangsung seperti itu , langsung diawali dengan candaan hangat .

__ADS_1


Di tengah makan malam ini Hamdan mengatakan tujuan dia mengundang Devi dan adiknya makan malam . "Sebenarnya aku ingin mengumpulkan keluarga kita untuk mengatakan ini..," Devi dan Sinta langsung menghentikan kunyahlah-nya .


"Tapi sayangnya waktu itu adik kamu dan mama nggak bisa ikut jadi aku batalin !" Mamanya yang sudah tau maksud Hamdan menyuruhnya agar segera kebagian inti . "Dan !, langsung intinya aja jangan buat kita penasaran." Devi dan Sinta ikut menyetujuinya.


"Aku ingin kamu bisa jadi istriku !" Sambil menggenggam tangan Devi , beruntung Devi tak sedang menelan makanan karena bisa membuatnya tersedak. Namun tetap saja itu mengejutkan bagi Devi , "Apa ?, jadi istri kamu ?"


Sinta yang sedari tadi menikmati wajah menawan Hamdan juga kaget , pria yang ia dambakan malah menyukai kakaknya . "Hah !, dia melamar kakak ?"


"Bagaimana nak ?, kamu terima atau tidak ?" Tanya mama Hamdan melihat Devi hanya diam . Devi menengok Sinta seakan menanyakan pada adiknya , meski Sinta juga suka dengan Hamdan tapi dia tak bisa berbuat apa-apa lagi.


"Maaf !, Aku belum bisa memutuskan dengan cepat , beri aku waktu satu Minggu untuk mempertimbangkannya." Pinta Devi dan tentu saja Hamdan memberi Devi waktu , "Silahkan , aku juga tak sedang buru-buru lagipula ini kebebasan untukmu ."

__ADS_1


note : author balik lagi nih !, buat kalian yang suka ceritaku tolong tinggalkan like , komen , vote dan rate yah , dukungan kalian pasti berpengaruh pada cerita ini. thx 😄


__ADS_2