PSYCO KEJAM SUAMI, EL

PSYCO KEJAM SUAMI, EL
BAB 12, Fashion Show


__ADS_3

~El


Hari ini aku akan melakukan fashion show yang sudah ku persiapkan beberapa hari yang lalu. bahkan banyak belajar dalam beberapa malam ini, semua sudah ku persiapkan dengan baik. tapi aku masih teringat degan berita pernikahan Brady dengan wanita itu, entahlah mungkin aku belum bisa move on dari dirinya.


setelah melihat berita itu, aku sedikit tidak fokus pada pekerjaannku, namun sebisa mungkin aku tetap menguasai panggung harus tetap prefesional dalam melakukan semuanya, tidak boleh terlihat sedih didepan panggung. aku adalah bintang utama disana, yang akan membawakan acara ini sampai selesai dan sukses.


dan hari ini, aku dan semua pihak agensiku sudah berada dilokasi, mempersiapkan semuanya, aku langsung di make ocer oleh stylist aku dan juga manager aku selalu membantu dalam hal kesulitan, acara ini memang benar-benar sangat berpengaruh untuk agensi tempatku bekerja jadi aku harus melakukan yang terbaik.


"apa semuanya sudah siap?, El jangan sampai kurang sesuatu ya" ucap manager Ling menatapku, sepertinya dia juga snagat lelah dalam mempersiapkan semuanya. mulai dari semmua kebutuhan ku dan semua hal yang kurang, dia mengatasi semuanya tanpa mengeluh sedikitpun.


"sudah semuanya, doakan aku tidak melakukan kesalahan" jawabku sambil memegang tangan manager ing. sebenarnya ada sebuah ketakutanku, karna tamu undangan hari ini tidak main-main, berbeda dari yang sebelumnya masih standar yang biasa, kali ini benar-benar tamu yang terkenal dalam perusahaan.


dan satu yang aku takuti, aku melakukan kesalahan karna tidak bisa fokus. aku takut perusahaan akan rugi banyak karna kesalahan yang berasal dari hal yang sepele. " El ayo.. sebentar lagi giliran perusahaan kita" ucap manager Ling, aku langsung bersiap dan menatap kedepan. sungguh kali ini aku benar-benar merasa gugup.


"kita sambut model kita yang akan membawakan tema yang kita pilh hari ini.. Elmiraa..." namaku dipangggil MC dan tentu saja dengan penuh percaya diri aku langsung berjalan dipanggung. menatap beberapa tamu undangan disana yang sudah bersiap menatapku, melihat performa yang aku bawakan.


aku diam beberap detik disana dan memamerkan apa yang aku kenakan ini, meelengggang bak tuan putri yang disambut banyak. sambil menatap semua orang didepanku. namun ada satu tatapan yang sangat membuatku penasaran, sepertinya mata itu pernah aku jumpai sebelumnya.

__ADS_1


setelah selesai show aku kembali dan berdiri diantara model yang lain, satu pasang mata itu menatapku. mata kami saling beradu, aku melihat aura yang sangat dominan disana, entah apa yang sedang dia pikirkan. tatapan tu seolah menenggelamkan aku dalam dominasi aura miliknya.


tajam dan layaknya seperti elang yang sangat tajam, aku mengalihkan mataku dari tatapan itu. takut jika terus menerus maka aku yang akan kalah. sepertinya pria itu orang penting disini, terlihat jika dia duduk dimeja yang sangat prioritas meski banyak pemilik perusahaan yang nomor satunya dunia, namun dia lebih dari itu sepertinya.


"kita masuk pada acar berikut, yaitu kata sambutan dari pemilik perusahaan Delimus yang sudah berkontribusi banyak dalam acara ini, juga bekerja sama dengan perusahaan kami" ucap MC dan menatap pria yang duduk disana. kemungkinana dialah pemilik perusahaab terbesar itu, aku tidak pernah melihatnya secara langsung.


memang dalam perusahaan sering kali membawa pemilik perusahaan Delimus, entah siapa itu. kata orang-orang sangat misterius karna jarang berada dipublik dan jarang terlihat. namun sepertinya aku menduga dia yang duduk disana adalah pemilik perusahaan terbesar nomor 1 di dunia ini.


eh.. tunggu, sepertinya aku salah. bukan pria itu yang maju kedepan tapi pria yang berada disebalahnya, kenapa?. aku salah paham dengan pria itu, aku pikir dia adalah pemilik Delimus, namun ternyata pria disebelahnya. pria itu maju kedepan dan mengambil mc dari MC.


"terimakasih buat semuanya, untuk perusahaan yang mau bekerjasama dengan kami dan juga membuat acara yang sangat megah ini. untuk memperluas bidang fashion meski bergerak dalam fashion wanita, namun harapan kami kedepannya untuk lebih lagi dari ini".. pria itu mengatakan beberapa kata untuk kami.


dia turun dan menatap pria dominan itu dengan menunduk sedikit. entah apa hubungan mereka yang pasti aku tidak terlalu peduli. setelah selesai,aku kembali kebelakang untuk berganti pakaian. penjualan kami semakin meningkat, dan juga beberapa model baju yang kami tampilkan tadi langsung melonjak tinggi demandnya.


apa yang aku takutkan tadi tidak ada yang terjadi. aku melakukannya dengan baik, setelah itu aku istirahat untuk melakukan pemotretan selanjutnya. managerku sudah membuat jadwal dengan sangat baik. aku mengambil ponselku dan deg.... satu notif yang membuatku langsung berhenti sejenak dari gerakan tanganku.


undangan pernikahan, Brady mengupload undangan pernikahan mereka, dan artikel yang aku lihat kemarin sudah tidak ada lagi. sepertinya calon istri Brady itu bukan sembarangan, dia juga sepertinya anak dari orang kaya dan mampu melakukan apa yang dia mau. artikel yang beredar kemarin langsung terhapus begitu saja

__ADS_1


namun ini yang tidak membuatku percaya, undangan pernikahan dan disan jelas terlihat nama Brady dan calon istrinya. Bianca Clovis, sepertinya wanita anak dari pemilik perusahaan karna bisa dilihat dari marga yang dia punya, jarang orang biasa memiliki marga seperti itu.


"El.. apa yang kamu pikirkan?' tanya manager Ling dan duduk disampingku. dia membawakan sesuatu dan meletakkannya didepan ku. aku menatapnya dan mataku sudah berkaca-kaca. ingin menangis namun malu karna ini kawasan pekerjaanku, tidak lucu jika menangis disini.


"tidak ada.. hanya memikirkan beberapa hal" jawabku tersenyum. manager Ling langsung memelukku. seperti ibu yang memeluk anaknya, begitulah dia memperlakukanku sekarang ini. " jangan takut untuk cerita, aku ada untukmu disini,anggap aku kakamu" jawab manager Ling sambil mengusap punggung ku.


"dia mau menikah... dia menyebar undangan pernikahannya" jawabku dan langsung saja aku menangis. tidak mampu menahan lebih lama lagi, airmata itu keluar begitu saja, tidak ada yang menyuruhnya. " kenapa harus memikirkan itu, memangnya kamu tidak bisa dpaat lebih dari dia?' ucap manager Ling


aku tau kalimat ini untuk menghiburku, namun aku tidak bisa menerimanya dengan baik karna bagaimanapun aku masih mencintainya. aku tidak bisa semudah itu melupakannya, terlalu banyak kenangan yang kami habiskan dalam 5 tahun ini, sulit untukku melupakannya.


"sudahlah.. jangan terlalu bodih dalam cinta, kamu sudah berjanji tidak akan mengigatnya, kenapa sekarang menjadi sangat bodoh" ucap manager Ling. dia menoyor kepalaku pelan. aku menatapnya dengan bibir mayun. kesal dikatai seperti itu namun ada benarnya juga.


"kalau begitu kamu siap-siap untuk selanjutnya, kalau bisa kamu tidak usah melihat apapun tentang dia lagi. aku yakin kamu bisa melakukannya" ucap manager Ling dan menepuk bahuku. aku mengangguk pelan dan benar memang apa yang dia katakan itu, aku mampu berdiri sendiri saat ini.


aku berdiri dan langsung mesuk kedalam ruang stylist lagi. melihat staff yang sudah bersiap untuk melakukan make over untukku. baiklah tidak ada airmata lagi. aku bisa mendapatkan lebih dari dia, lagipula tidak banyak kontibusinya untukku, hanya saja banyak kenangan yang sulit dilupakan.


#fid.nch

__ADS_1


#Zelenio


__ADS_2