PSYCO KEJAM SUAMI, EL

PSYCO KEJAM SUAMI, EL
BAB 6, Mengurung Diri, El


__ADS_3

WARNING


AREA 21+


Mengandung Unsur Kekerasan, jika kalian tidak suka boleh skip saja. sesuai dengan judulnya,jadi kalau tidak suka langsung skip saja


El masih sibuk memperbaiki hatinya uang hancur, sudah dua hari ini dia mengurung diri didalam apartemennya dan tidak ingin keluar kemana pun. padahal sudah berapa kali Brady datang kesana namun El tidak ingin bertemu dengan pria itu. bahkan semua nomor dan media sosial Brady diblokir oleh El, semua demi dirinya agar bisa melupakan Brady sulit namun harus melakukannya.


dua hari berturut-turut El mengurung diri didalam kamar, tidak ada kelyar sama sekali. bahkan banyak staff dan managernya yang menghubunginya namun El tidak peduli dengan hal itu. ia sangat hancur dan tidak ingin bertemu dengan orang lain, ingin menennagkan dirinya sendiri lebih dulu.


selama ini El selalu berbagi cerita dengan Bardy, namun saat ini dia tidak punya tempat untuk mengadu, tidak ada rumah untuk pulang, tidak ada pundak untuknya menangis. semua sudah hilang dan terasa hampa, El hanya bisa menangis selama dua hari dalam kamarnya, tanpa bertemu dengan orang lain.


sedangkan disisi lain, Brady yang terus berusaha untuk bertemu dengan El namun semuanya hanya sia-sia, dua hari ini dia bolak-balik ingin menemui El namun wanita itu tidak pernah sekalipun membuka pintu apartemennya untuk Brady, El seperti hilang begitu saja ditelan bumi.


hari ini, Brady berencana untuk menemui El di apartemen. dia ingin menjelaskan semuanya dan ingin meminta El memaafkan dirinya, sunggu Brady tidak ingin putus dengan El begitu saja, dia mengaku salah namun bukan berarti hubungan mereka harus berakhir begini, Bardy mencintai El.


namun ketika Brady bersiap untuk ke apartemen El, tiba-tiba Bianca datang dan langsung masuk kedalam ruang kerja Brady, dengan tingkah manja dan juga senyum menggoda. tentu saja Bianca tidak mau melepaskan Brady begitu saja setelah tau pria itu punya kekasih, Bianca tidak mau perjuangannya sia-sia.


dia bahkan memberikan kesuciannya kepada Brady dan juga rela melepas semuanya demi pria ini, namun ketika ketahuan dengan kekasihnya Brady dengan enaknya ingin melepaskan Bainca. Bianca tidak mau ha itu terjadi, Brady adalah miliknya dan akan tetap berusaha menggapai pria ini.


.



"lakukan dengan baik, jangan sampai dia ma ti" ucap Elio kepada Roger. anak buahnya itu sudah memegang catter, Elio hanya menatap tajam dan tidak ada ampun didalam kamusnya, seseorang harus lenyap tanpa ada bekas jejak apapun mereka tinggalkan.



"baik tuan" jawab Roger sambil menatap pria yang menutup mata, tubuhnya gemetaran karna tidak sanggup melihat apa yang akan dilakukan pria kejam ini pada dirinya, dia tau siapa geng Walkdark. siapapun tau siapa geng ini dan terkenal dengan tidak ada kata ampun jika sudah ketahuan bersalah.

__ADS_1



"kenapa harus takut?, apa ketika kau melakukan penyeludupan itu tidak merasa takut!!" ucap Elio sambil menatap pria itu. tangan dan mulutnya ditutup dengan lakban. tidak bisa bicara, hanya bisa menangis dan juga menggeleng dia takut dan juga tidak siap untuk menutup mata saat ini juga.



"hahah.. bodoh!!.. apa kau pikir dengan airmata mu kami akan bebaskan kau!!" Elio tertawa dengan keras, bahkan pria itu sampai keringat dingin. namun Roger tetap melakukan perintah Elio, jika tidak dirinya yang akan terkena amukan pria itu. Elio butuh melodi keras malam ini, agar dirinya bisa tidur.



"lakukan sekarang!" ucap Elio. dia duduk disamping pria itu dengan santi, menyalakan rokok miliknya dan menatap anak buahnya mulai melukis diwajah pria itu. Roger melakukannya dengan baik, tanpa ada kesalahn sedikitpun. sepertinya dia sudah banyak belajar dari dulu.



"aaaarhhhhhhggg... saki..tttt..too..longg..." suara kesakitan dari pria itu, mulutnya kini sudah terbuka oleh Elio. dia hanya ingin mendengar suara teriakan itu dengan baik tanpa ada yang menghambatnya. Elio menutup mata ketika pria itu berteriak kesakitan, tersenyum dengan manis dan mengisap rokok miliknya perlahan.




"lagi.. dia kurang bersemangat.. aku ingin melodi yang lebih keras lagi Roger" ucap Elio sambil tersenyum. dia masih menutup matanya, namun seolah ingin mendengar suara teriakan itu. Elio candu dan itu seperti melodi musik yang mengayun ditelinganya, jahat memang namun itulah Elio, ketua mafia dan psyco yang terkenal karna kejam.



Roger kembali melukis diwajah pria itu, kali ini dia melakukannya sangat baik. perlahan tapi pasti, Roger membuat lukisan yang cukup besar dan pria itu meringis kesakitan, berteriak, sampai tubuhnya bergeliat tidak karuan, menaa perih dan sakit bersamaan. lebih baik dia menutup mata saja kalau seperti ini.



"aaahhkk.. tolong.. aku..mohon.. ampuni.. aku..." pria itu berteriak, kesakitan, rasa sakit itu semakin menjalar diseluruh tubuhnya. namun Elio semakin mendengar suara itu semakin tersenyum. dia bahkan senyum melebar dan menatap Liam anak buahnya. Elio memberikan rokoknya kepada Liam dan tiba-tiba berdiri.

__ADS_1



"suaranya membuatku tenang, aku suka suara itu. kau tau Roger, kau melakukan tugasmu dengan sangat baik, aku akan tidur kalian urus pria itu!!" Elio keluar dengan wajah berseri, seperti mendapat sebuah hadiah yang snagat menarik. ia kesenangan hanya kerna mendnegar suara pria itu.



sedangkan pria itu langsung pingsan, tidak bisa menahan sakit diwajahnya lebih lama lagi. dia juga melihat ku litnya diletakkan dilantai begitu saja, siapa yang tahan melihat hal kejam seperti itu, hanya anggota mafia kejam ini, Walkdark. pemimpin yang psyco dan sangat brutal kepada musuhnya.



Elio masuk kedalam kamarnya dan langsung rebahan. ia masih mengingat suara teriakan pria tadi. sebenarnya jika dilihat dari sisi orang normal Elio adalah pria yang sangat tampan, pasti banyak wanita yang mengidamkan Elo menjadi suami mereka, dengan kemampuannya mengalahkan pebisnis dudunia, menjadikan dirinya pemilik perusahaan terbesar



namun jika orang tau siapa dia sebenarnya, maka mereka pasti menyesal pernah bermimpi jadi istri Elio Dalimus. mereka tidak tau saja seperti apa pria ini jika marah, sedingin apa suaranya dan juga sekejam apa tangannya kepada orang lain, terlebih lagi musuhnya. Elio tidak pandang bulu dalam hal pembu nuhan.



El bangun dari tempatnya dan melihat jam, sudah hampir 7 jam dia hanya tidur saja. tidak melakukan apapun juga, El sadar akan hal itu namun tidak ada semangat dalam dirinya untuk melakukan sesuatu. El malas dan seperti kehilangan dirinya sebelumnya. dia hanya ingin tidur dan diam saja.


namun sekarang El lapar, tidak ada yang bisa dimakan. dia terpaksa melihat ponselnya untuk memesan sesuatu. tiba-tiba El melihat sudah banyak panggilan masuk dan juga pesan masuk yang tidak terbalas. semua itu dari perusahaanya bekerja, managernya bahkan staff yang sudah dekat dengannya.


semua orang mencarinya, semua orang khawatir padanya. namun El tidak peduli dengan hal itu. dia langsung membuka aplikasi makanan dan memesannya, ia mulai bergerak dan turun dari ranjang. menatap matanya yang sembab karna menangis selama dua hari, bahkan baru selesai barusan.


wajah yang kusam dan mata bengkak. sunggu ironis sekali kondisinya sekarang ini, El masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya. setelahnya El langsung menikmati makanannya sambil menatap semua ruangan kamarnya. ada foto dirinya dan Brady diatas nakas dengan tersenyum bahagia.


El menangis, dia mengingat kenangan mereka yang pernah dilalui bersama. kenangan yang akan sulit dilupakan, atau tidak akan pernah dilupakan olehnya. El kembali menangis dan mengusap airmatanya dengan kasar. hanya karna pria tidak tau diri itu dirinya harus menyiksa diri selama dua hari ini.


author udh cape nih revisi terus, padahal biasanya juga disensor kalau ada adegan vulgar, terpaksa ngurangin jumlah katanya banyak dan hampir 7x revisi, astaga selama nulis gak pernah gini

__ADS_1


#fid.nch


#Zelenio


__ADS_2