
~Liam
katakanlah aku bersama Elio sudah sangat lama, aku bahkan bisa tau seperti apa kehidupannya dari masalalu sampai sekarang. kami bersama sejak kami kecil sampai sekarang, tidak pernah sekalipun aku meninggalkan Elio begitu juga sebaliknya, bagaimana kami mengadapi situasi yang sangat berbahaya menjadi saksi untuk kami.
aku tau kehidupannya selama ini, setelah kepergian tuan besar dan nyonya. Elio menjadi sangat berubah dratis, bisa dibilang sejak kepergian mereka Elio menjadi pria dengan tempramen mudah marah dan juga tangan dingin, mudah saja untuknya melenyapkan orang yang tidak sesuai dengan aturan hidupnya.
dulu, semasa kami kecil Elio adalah anak yang sangat penurut dan baik. dia raham kepada semua orang, namun lihatlah sekarang dia berubah menjadi pria yang begitu dominan dan menjadi psyco kejam diseluruh dunia, tidak pernah kenal takut mati ataupun tidak takut dirinya diambang bahaya. Elio menghantam semua kehidupan dengan rata.
Elio berubah menjadi psycopat kejam sejak melihat orangtuanya dibantai oleh musuh dengan sangat keji, bayangkan saja didepan matanya papanya dibunuh dengan ngeri dan sampai membuat igatan itu menjadi sebuah kenagan yang sulit dilupakan dan juga menjadi dendam yang begitu dalam untuk Elio.
aku tidak pernah membenarkan dirinya melakukan tindakan kejam itu kepada setiap korban yang telah dia mangsa, namun jika kau berada dalam posisinya mungkin aku akan lebih dari itu. namun satu hal yang membuatku yakin bahwa dia bisa berubah, saat dia menyuruh Roger, temanku membawa seorang wanita kerumah.
awalnya aku mengira itu adalah mangsa Elio selanjutnya, namun aku salah. wanita itu bahkan tidak sentuh oleh Eio sedikitpun. dia memperlakukan wanita itu dengan sangat baik, bahkan hal yang paling tidak aku percaya adalah ketika wanita itu tidur satu kamar dengan Elio.
tentu saja kedatangan wanita itu membuatku sedikit terkejut, kapan Elio bisa dekat dengan wanita sampai membawanya masuk kedalam kamar, biasanya juga masuk kedalam ruang bawah tanah. namun ini berbeda, wanita itu seperti orang yang bisa menolong Elio untuk berubah, aku pikir begitu.
aku harus menatakan bahwa wanita itu adalah wanita yang akan membawa Elio dalam kehidupan barunya, tidak akan ku biarkan wanita itu pergi dari kehidupan Elio, aku menjamin akan hal itu. aku akan mengatakan pada wanita itu untuk tetap bertahan untuk Elio dan membuat Elio berubah dalam hidupnya.
__ADS_1
hari ini aku tau jika Elio tengah melakukan penyerangan terhadap musuh, mengapa aku tau karna temanku Roger dan Erlan telah memberitahu kepadaku. aku tidak bisa ikut membantu karna urusan perusahaan juga sanggat banyak. aku tidak bisa bersantai sedikitpun untuk saat ini.
namun ketika aku pulang kerumah, aku belum melihat Elio berada disana. padahal mereka sudah selesai dari 2 jam yang lalu, pria tua itu pasti melakukan sesuatu aneh diluar sana. maka dengan segera aku langsung menghubungi Roger menayakan keberadaan Elio di markas besar.
setelaha aku tau bahwa Elio berada disana, langsung saja aku menuruh Roger mengingatkan waktu kepada pria itu, karna jika dibiarkan begitu saja dia tidak akan ingat pulang, sedangkan Elmira ada dirumah dan pasti dia senang jika Elio tidak pulang, dengan begitu hubungan mereka akan lama dekatnya.
aku berada dirumah dan kulihat Elmira sedang sibuk dengan makanannya, segera aku mendekatinya dan menanykan hari ini yang dia lakukan. aku tau jika wanita ini sangat muak berada dirumah ini. Elio tidak memberikan akses keluar untuknya, sangat disayangkan.
"bagaimana kabarmu Elmira?, apkah hari ini masih betah disini?' tanyaku sambil duduk disampingnya. dia mendegus pelan sambil memasukkan anggur kedalam mulutnya, menatapku dengan kesal barulah dia menjawab. " tidak ada yang baik, hariku telah buruk" jawabnya namun aku hanya diam.
"apa kau akan bertahan disini dalam waktu lama?, aku ingin minta tolong padamu" ucapku mulai membuka pembicaraan. Elmira menatapku bingung, dia hanya menaikkan pundak dan kembali fokus pada layar TV. " memangnya ada apa kau minta tolong" jawabnya seperti tidak niat.
"dengarkanlah sebentar, aku tidak akan lama memberitahunya padamu" ucapku dan melepaskan anggur dari tangannya, dia menatapku dengan malas namun berusaha untuk fokus. " kenapa, katakanlah dengan cepat. aku malas meladeni orang banyak bicara" Elmira menjawab dengan ketus, namun aku masih bisa tersenyum.
"buatlah Elio jatuh cinta padamu, jangan tinggalkan dia dan jangan kecewakan dia. aku tau kau pasti terkejut atau bahkan membenci dia yang membawa paksa kau kerumah ini, tapi yakinlah dia pasti mencintaimu dan aku harap kau tidak mengecewakan dia" ucapku sambil menatap Elmira dengan serius.
"apa maksudmu?, aku tidak mengerti, berhenti bicara kosong" jawab Elmira. dia mengalihkan pandangan dan berdiri. namun dengan cepat aku menahan tangannya dan memaksanya duduk kembali. " aku serius, dia tidak pernah membawa wanita kerumah ini dan maau tidur satu ruangan dengan wanita, kecuali kau" jawabku lagi.
__ADS_1
Elmira masih belum percaya, namun inilah yang sebenarnya. selama ini, Elio bahkan sudah hidup hampir 30 tahun namun tidak pernah sekalipun dia dekat dengan wanita, dia selalu sibuk dengan tujuannya membalas dendam kepada musuh-musuhnya.
"aku tau kau akan merasa bingung dan juga risih. namun percayalah Elio tidak seburuk itu menjadi pria, dia hanya membutuhkan orang yang bisa mnegerti dia dan menerima dia, jangan biarkan dia menjadi pria yang kesepian, temanilah dia Elmira. aku percaya padamu" ucapku dan langsung pergi dari sana.
setelah mendengar ucapanku itu, Elmira masih mencoba untuk mencerna apa yang aku katakan. dia seolah tidak percaya dengan ucapanku, namun aku hanya ingin menyampaikan hal itu. terserah padanya mau atau tidak, yang pasti selama ada aku akan kupaksa dia disamping Elio.
**
Elio sampai kerumah dalam keadaan sedikit berat kepalanya, namun kesadarannya masih sangat penuh. dia membuka pintu rumah dan melihat Elmira masih duduk mematung disana, segera Elio menghampiri wanita itu dan berdiri didepan Elmira. " apa yang kau pikirkan?' tanya Elio, dia heran kepada malam begini Elmira belum tidur.
"tidak ada, kau sudah pulang. kenapa cepat sekali" ucap Elmira dan meraih remot TV. ia mematikan TV dan memilih untuk naik keatas lebih dulu. dia sempat menatap Elio namun segera mengalihkan pandangannya itu, El masih berusaha mengingat kata-kata Liam barusan.
"ada apa dengannya, tidak biasanya dia bersikap baik dan tidak banyak tingakh" ucap Elio dan menyurul El naik keatas. dia heran kenapa El bisa bicara baik didepannya, biasanya wanita itu akan mengamuk dan bicara ketus setiap kali Elio bertanya kepadanya, apakah mungkin hari ini El mulai menerima dia tinggal disini?, Elio tidak tau pasti akan hal itu.
#fid.nch
#Zelenio
__ADS_1