
Elio yang mendapat kiriman seperti itu langsung menghubungi anak buahnya, Erlan. Erlan saat ini tengah mengerjakan tugasnya yaitu memimpin di bagian Amerika dan juga mengurus perusahaan Elio yang berada disana, karna tidak mungkin Elio bolak-balik kesana dari Italia.
"hallo Er.. apa semua baik-baik saja disana?' tanya Elio sambil melihat catatan yang dikirim oleh musuh mereka tadi. "baik tuan.. ada apa tuan menelfon jam segini, tidak biasanya" ucap Erlan heran. karna Elio memang jarang menelfon mereka, kecuali hal yang urgent untuk di urus oleh mereka.
"ada seseorang yang ingin melakukan perlawanan dengan kita, sepertinya dia sudah lama mengincar kita" ucap Elio sambil memperlihatkan catatan itu kepada Erlan. " siapa tuan?, apakah mereka tidak tau siapa kita?" ucap Erlan sambil menatap curiga, padahal selama ini mereka semua baik-baik saja.
"aku juga belum tau, makanya aku menelfonmu untuk mencari tau siapa mereka ini. sepertinya mereka tidak takut mati" ucap Elio smabil tersenyum. jangan tanyakan siapa sebenarnya Elio, karna pria ini bukanlah orang sembarangan, membunuh orang sama dengan membunuh nyamuk untuknya.
"baiklah tuan, boleh kirim saja catatan itu padaku. lalu apa lagi yang mereka kirim" ucap Erlan, dia langsung beralih pada komputer miliknya. Erlan mengurus bagian retas dan hack komputer. " hanya catatan ini dan juga kepala manusia" ucap Elio sambil memperlihatkan kepala itu kepada Erlan.
"astaga.. ini sangat mengerikan. sepertinya mereka juga bukan sembarang orang tuan" ucap Erlan, terkejut dengan apa yang dikirimoleh musuh mereka itu. bisa-bisanya mengirim kepala manusia utuh kepada Elio. " makanya aku ingin kau mencari tau dan berikan hasilnya padaku" cap Elio
Erlan langsung mengangguk paham. dia tau apa yang harus ia kerjakan dan lakukan sekarang. "jangan lama Er.. aku butuh malam ini datanya" ucap Elio dan mengakhiri panggilan. Erlan yang mendegar hal itu hanya diam dan mengangguk, dia juga ingin tau siapa orang yang au bermain dengan Elio Delimus.
~El
sama seperti yang sudah-sudah, aku melakukan semua pekerjaanku samapi malam. tidak ada percintaan lagi dihidupku, jika memang akan menikah akan kucari pria yang tidak pernah merasakan cinta atau sama denganku. tidak percaya cinta dan membangunnya bersama.
__ADS_1
hari ini aku menyelesaikan pemotretan dan pulang sudah malam hari. namun karna aku takut dengan bberapa berita yang beredar jadi aku meminta tolong kepada manager LIng untuk mengantarkan ku sampai apartemen, karna beberapa hari ini aku diikuti oleh orang yang tidak aku kenal.
hal itu membuatku tidak nyaman dan snagat takut. jika mereka menargetkanku itu sudah sangat bahaya, aku tidak bisa merasakan kehidupan setelahnya lagi. ngeri dan aku tidak mau sampai terjadi. " makasih manager, hati-hati dijalan" ucapku pada manager Ling dan masuk kedalam apart ku.
aku berjalan menelusuri lorong apartemen menuju kamarku, tidak ada yang aneh memang namun aku sedikit waswas. jika saja tiba-tiba ada orang yang datang dan menculikku. dengan cepat aku berjalan dan masuk kedalam kamarku. langsung menutupnya dengan keras dan menguncinya.
sebenarnya aku lelah jika terus menerus bekerja begini, entah untuk siapa aku melakukan ini. sungguh membosankan terkadang namun aku juga tidak tau harus melakukan apa jika tidak berkariri lagi didalam hal ini, bingung untuk melakukan apa dirumah, atau hanya jalan-jalan menghabiskan uang.
aku sudah berapa kali memikirkan hal ini, memikirkan apa yang harus aku lakukan setelah vakum dari kaririku dan tidak lagi mengambil kontrak. entah apa yang akan aku lakukan dirumah, aku juga tidak ada rencana untuk menikah karna tidak ada calonnya hahha..
~Elio
aku melihat Roger datang dengan tergesa-gesa, setelah selesai Roger berdiri tepat didepanku dan menatapku dengan tatapan aneh. aku kesal dan langsung mengangguk kepadanya, itu sudah menjadi kode untuk mereka. " tuan ada informasi penting, suka dan duka" ucap Roger
"kau bicara yang jelas, atau tidak kau yang akan ku jadikan melodi malam ini" ucapku dengan kesal. banyak sekali tingkah pria satu ini, untung bisa aku andalkan, jadi tidak aku singirkan dari dulu. " baiklah tuan, maaf. saya hanya ingin memberi info tentang hal yang snagat anda butukan" mulai lagi, Roger adalah anah buahku paling prik diantara semuanya.
"katakanlah jangan bertele-tele" ucapku sambil duduk. menunggu cerita dari Roger. " jadi begini tuan, tadi ketika kami ingin pergi ke lokasi yang diberikan tuan, ditengah jalan kami dihadang oleh seorang pria, namun aku tidak tau siapa dia, sangat asing" ucap Roger, sepertinya ini berhubungan dengan pengiriman paket tadi.
__ADS_1
"lalu apa yang kalian lakukan?, apakah kalian menagkapnya?' tanyaku dengan penasaran. jarang-jarang ada orang yang secara langsung menyatakan permusuhan dengan kami, baru kali ini. " tidak tuan, karna ketika aku keluar dari mobil pria itu tidak keluar sama sekali. aku ingin menangkapnya namun dia langsung pergi begitu saja, sama sekali tidak keluar mobil" ucap Roger
sangat membingungkan, siapa sebenarnya pria itu. siapa orang yang mulai berani dnegan kami, entah permusuhan apa yang kami lakukan dengannya, aku akan mendapatkan orang itu dan membuat perhitungan dengannya. "lalu apa yang kalian dapatkan?' tanyaku lagi, tidak mungkin pria itu hanya datang dengan tangan kosonh.
"dia hanya menjatuhkan ini pada kami, aku tidak tau apa artinya" ucap Roger memberikan ukiran kayu yang sangat kecil dan berisi kata-kata didalamnya. namun aku juga kesulitan melihat hal ini, entah apa yang ingin disampaikan pria aneh itu kepada kami.
"nanti aku cari tau, lalu apa lagi yang sudah terjadi?' tanyaku pada Rogger. untuk kali ini mungkin kabar yang baik untukku. " aku sudah tau siapa wanita itu, dan sepertinya dia membuatmu jatuh cinta tuan?' Roger mulut tidak pernah bisa bicara dnegan baik, sejak kapa aku jatuh cinta pada wanita itu?
"mana?, berikan di emailku. aku ingin tidur dulu" aku langsung berlalu begitu saja. malam ini banyak seklai kejadian tidak terduga yang terjadi. aku sepertinya akan keluar dari duniaku dan melakukannya sendiri. tidak akan kubiarkan ada yang mengusik apa yang sudah aku pimpin.
setelah masuk kedalam kamar, aku kembali melihat ukiran kayu yang diberikan oleh Roger barusan. aku seperti pernah membaca tulisan ini dan pernah melihat gambar ini, tapi seperti sudah sangat asing untukku. aku melihat dengan teliti, entah apa bentuk gambar ini.
satu detik..dua detik..dan yaa, aku pernah melihat gambar ini, aku pernah melihat ini namun sudah snagat lama. mungkin sekitar 16 taun yang lalu, namun kenapa tiba-tiba gambar ini datang lagi. apakah keturunannya mulai tau atau siapa yang sebenarnya mereka yang mulai muncul ini.
#fid.nch
#Zelenio
__ADS_1