
Elio menatap foto yang diberikan oleh Roger padanya, juga beberapa identitas Elmira yang sudah tertera disana. Elio menatapnya dengan penuh penasaran dalam hatinya, dia menginginkan wanita ini dan harus miliknya. dalam waktu dekat ini Elio pastikan jika model Elmira akan berada dirumahnya.
lama Elio memandang foto tersebut hingga akhirnya dia sadar jika dirinya sudah terlalu lama duduk dikursinya, Elio beranjak menuju ranjang miliknya, merebahkan tubuhnya sambil mengingat kejadian hari ini. kemunculan logo dan kata-kata dalam ukiran kayu tadi membuat Elio bertanya-tanya, apakah musuh keluarga mereka kembali mengusik dan akan melakukan penyerangan pada mereka.
logo tangan yang diikat dengan rantai, dengan tulisan "tidak ada yang abadi". Elio kenal betul logo ini dan makna dari tulisan ini. dulu dia yang melakukan penyerangan terhadap keluarga ini sampai menghabiskan semua mengikut mereka sampai akar-akarnya, tapi rupanya mereka masih punya bibit yang mulai muncul saat ini. Elio ingin tau siapa orang yang mengibarkan bendera perang padanya.
sedikit mengingat masalalu, Elio yang kehilangan kedua orangtuanya dan harus berjuang sendiri. keluarganya dibantai oleh mafia yang bersaing di dunia bisnis dengan keluarga mereka, tidak ada ampun kepada orangtuanya sampai mereka harus tewas tepat didepan Elio. kala itu Elio baru barumur 5 tahun,dan orangtuanya berusaha untuk menyembunyikan dirinya agar selamat dari pembantaian.
Elio yang semakin tau bagaimana rasanya kehilangan dan menanamkan dalam hatinya untuk membalaskan dendam, dia mulai meneruskan perusahaan keluarganya yang dipegang oleh tangan kanan papanya dulu, Elio mengembangkannya dengan sangat baik.padahal waktu itu dirinya baru berusia 10 tahun, namun Elio sangat cepat malaju hingga membuat perusahaan Delimus mengalami kenaikan.
sampai akhirnya Elio berusia 15 tahun, ia mulai mengumpulkan orang-orang yang masih setia dengan keluarganya dan mulai membentuk geng mafia namun belum pernah melakukan tindakan apapun, kala itu Elio masih membatasi pergerakannya. bahkan untuk memuaskan dirinya akan suara melodi, sekretaris papanya yang akan mencari melodi itu dan dibawa kepadanya.
Elio merasa dirinya tenang saat mendengar suara rintihan itu, suara sakit dan juga melihat penderitaan karna dirinya. sampai akhirnya dia harus terjun langsung dan merencanakan pembantaian kepada keluarga yang telah menghabisi keluarganya dulu. Elio tidak takut untuk menyerempet bahaya, meski harus mempertaruhkan nyawanya sendiri. dia bergerak dengan bantuan orang-orang yang sudah dia kumpulkan sendiri dengan koneksi yang dia punya.
umur 15 tahun, bayangkan Elio harus terjun kedunia gelap dan bersatu dengan orang paling kejam didunia ini, dia memerintah bawahannya untuk melakukan penyerangan hingga akhirnya semua orang yang pernah ikut terlibat dalam kematian orangtuanya semua tewas ditangan anak buah Elio. dia merasa puas dan mulai menutup dirinya dari publik, sebelum publik tau siapa dirinya dan menyuruh Liam, anak dari sekretaris papanya yang menggantikan dirinya yang tampil di publik sebagai keturunan Delimus.
__ADS_1
"sudah lama rasanya, sampai saat ini trauma itu masih sangat terasa. bahkan sampai 23 tahun ini aku masih ingat isak tangis dan teriakan mereka" Elio menatap nanar kedepan dan menghela nafas pelan, ia merindukan orangtuanya. bahkan sampai akhinya Elio berubah menjadi psyco paling kejam sepanjanh sejarah.
Elio merebahkan dirinya, ia mulai memejamkan matanya.terlalu lelah hati ini sampai dirinya langsung tidur saat merebahkan diri. Elio merasa dunianya sedang tidak baik untuk beberapa hari kedepan. Elio harus bekerja dengan keras dan turun tangan menyelesaikan sendiri, tidak bisa hanya mengandalkan anak buahnya sendiri.
~El
dalam keadaan seperti ini aku masih harus melakukan pekerjaan untuj beberapa hari kedepan. sebenarnya aku sudah minta izin kepada manager Ling untuk mengambil cuti beberapa minggu namun karna ada beberapa produk yang harus launching dari perusahaan dan aku harus menjadi model produk ini, manager Ling bilang aku harus melakukannya sebelum aku mengambik cuti.
hari ini seperti biasa aku dijemput manager Ling ke perusahaan, takit jalan sendirian kesana. namun pagi ini aku tidak mendengar berita yang mengerikan itu lagi, aku sedikit lega,semoga saja kedepannya tidak ada lagi hal seperti itu. semoga saja pelakunya cepat ditemukan dan dihukum, membuat publik merasa takut saja.
"kan aku sudah bilang jam 9 ada pemotretan El, kamu masih telat bangun" ucap manager Ling. hanya mengomel saja yang dia tau. "aku bukan telat, kamu saja yang cepat sekali datangnya" ucapku sambil masuk kedalam mobil. aku satu mobil dengan manager Ling, malas menyetir mobil sendirian toh juga tujuan kami sama.
~Elio
aku bangun dari tidurku dan melihat sekeliling. tidak ada yang berbeda dari sebelumnya. aku masih memikirkan wanita itu, sepertinya aku harus bergerak cepat. dia masih sendiri,belum punya keluarga atau menikah, jadi bisa saja dia kujadikan melodi ku untuk selamanya. aku akan pelihara dia dirumahku.
__ADS_1
aku membersihkan diri secepatnya dan turun kebawah, sudah ada Liam yang menungguku disana. "selamat pagi tuan, hari ini kita mau kemana tuan?" tanya Liam kepadaku, aku hanya mendegus kesal. "pagi, aku ingin bertemu dengan kalian semua, katakan pada mereka berdua untuk berkumpul di markas besar malam nanti" ucapku sambil melangkah. aku akan memantau pergerakan wanita itu sampai nanti aku punya kesempatan untuk membawanya pulang.
"baik tuan, saya sampaikan pada mereka" jawab Liam. aku tidak lagi menghiraukannya. aku menikmati sarapanku ditemani oleh Liam. Aku menyuruh mereka semua yang menjadi inti dari semua anak buahku, mereka semua adalah Liam,Roger,dan juga Erlan. mereka bertiga anak buahku yang memimpin bagian yang sudah ku tentukan, karna tidak mungkin semua aku pimpin, aku tidak bisa berpindah dengan waktu yang cepat jika mereka membutuhkan ku.
aku mengajak Liam untuk pergi ke markas besar kami, Dia selalu menjadi anaknbuahku yang paling setia dan bijak diantara mereka bertiga. Liam sudah seperti kakak untukku, dia satu-satunya anak buahku yang berani menegur. aku menghubungi Roger untuk melakukan pekerjaannya, menjemput wanita milikku dan membawanya kerumah.
"Roger..kau tau pekerjaan mu kan?, kau segera selesaikan dan datang ke markas. aku tunggu segera dan jangan membuat ulah disana" ucapku memperingati Roger. "baik tuan, saya segera membawanya" jawab Roger tersemyum smirk.
"tuan.. apakah sudah tau apa arti dari ukiran selama?, apa tuan mengenali mereka yang mengirimkan paket itu?' Liam menatapku. pertanyaan itu tentu saja terpikir oleh dirinya, karna semalam dia yang mengambil paket itu.
"sudah.. mereka dari masalalu ku, aku akan melihat seberapa kuat mereka yang akan melawanku!!" aku menatap dengan tajam, aku ingin lihat siapakah dia, karna sepertinya mereka sudah mempersiapkan cukup matang sehingga berani melakukan hal seperti semalam.
"apa tuan akan melakukan hak yang sama pada mereka?" tanya Liam, ia menatapku dengan was-was. " aku akan balas dengan lebih baik dan juga sekaligus bunga dari perbuatan mereka" aku menjawab dan pastinya merasa senang, karna ada permainan baru untukku.
#fid.nch
__ADS_1
#Zelenio