PSYCO KEJAM SUAMI, EL

PSYCO KEJAM SUAMI, EL
BAB 27, Kalian Yang Memilih


__ADS_3

Area 18+


bijak memilih bacaan sesuai umur kalian!!


kalau tidak suka langsung skip saja, komen jika butuh hal yang lebih menghangatkan lagi :)


mengandung arena kekerasan fisik dan juga beberapa kata yang harus dipilih saat membaca


Elio masih berada diruangan bersama anak buahnya, dia akan melakukan eksekusi kepada mereka yang sudah berani membocorkan rahasia Walkdark peda geng lain dan juga mengkhianati Walkdark. Elio tidak menerima permintaan maaf atas kesalahan yang disengaja, dia begitu kejam dan juga tegas terhadap peraturan.


"baiklah, apa diantara kalian ada yang merasa bergabung dengan kelompok diluar dari kepemimpinan Walkdark?' tanya Elio kepada mereka semua, sedangkan Roger dan juga Erlan sedang sibuk kepada pekerjaan mereka, biarlah Elio yang mengurus anak buah mereka kali ini, agar mereka tau siapa sebenarnya Elio Delimus, pemimpin mafia sekaligus psikopatyang gila dengan nyawa manusia.


"apa maksudnya tuan?, apa diantara kita ada yang berkhianat?' tanya seseorang yang sedari tadi hanya diam menyimak apa yang disampaikan oleh rekan-rekannya, dia juga snagat fokus pada apa yang dikatakan oleh Elio. terlihat jika dia serius dalam menjalankan pekerjaannya.


"aku juga tidak tau, lihat saja bagaimana kejujuran dari anak Walkdark yang ditakuti seluruh dunia!' jawab Elio sambil menatap mereka, ada yang menghindari tatapan Elio namun ada juga yang sengaja menatap Elio. " kalian yakin tidak ada yang ikut gabung dengan kelompok lain diluuar Walkdark?' tanya Elio sekali lagi.


pasalnya tidak ada diantara mereka yang tunjuk tangan atau maju kedepan. semua orang terdiam ditempat sambil menundukkan pandangan mereka, sepertinya mereka semua takut melihat tatapan mata Elio yang sudah sangat tajam dan juga datar. aura ruangan itu berganti jadi sangat dingin dan juga mencekam.


"baiklah kalau tidak ada yang mengaku, aku akan memperlihatkan kepada kalian seperti apa sebenarnya Elio Delimus, pemimpin kalian selama ini" ucap Elio dan melemparkan sesuatu kearah kirinya. tentu saja langsung mengena pada sasarannya, terdengar seseorang meringis kesakitan dan dadanya keluar dara.

__ADS_1


"maafkan saya tuan..saya terpaksa melakukan itu, saya dipaksa karna istri saya berada ditangan mereka tuan.. maafkan saya, saya menyesal telah melakukan itu" ucap pria berkulit putih dan tingginya hampir sama seperti Elio. dia meangis dan tersungkur didepan Elio. menahan rasa sakit di bagian dadanya.


"apakah istilah di Walkdark sudah berubah?, penah tidak kau mendengar di geng ini ada minta maaf untuk orang yang melakukan kesalahan fatal?' tanya Elio sambil menatap pria itu. dengan sigap Elio juga melemparkan pisau kecil dibelakang sana, dan tentunya tepat kena sasaran.


"kalian sungguh tidak tau malu!!" ucap Elio dengan suara yang begitu dingin dan datar. dia berdiri dari tempatnya dan menatap dua orang yang sudah menangis sujud dibawah, namun Elio tidak peduli dengan hal itu. apapun alasan mereka tidak akan pernah diterima oleh Elio.


"apa maksudmu wanita ini yang mereka sekap bersama mereka?' tanya Elio kepada pria yang didepannya itu. sosok wanita dibawa masuk oleh pengawal dengan tangan yang diikat. wanita itu adalah istri yang dikatakan oleh pria itu, sebelumnya Elio sudah tau hal ini dan menyuruh anak buahnya untuk melepaskan wanita itu.


"tuna.. bagaimana bisa anda.. itu istri saya tuan yang mereka bawa" ucap pria itu menangis, namun matanya seolah menatap tajam kearah wanita itu. dia seperti menyembunyikan sesuatu didepan Elio, namun bagi Elio itu tidaklah masalah, karan akan tetap terlihat kebohongan pria itu.


"jangan percaya tuan.. saya bukan istrinya, saya hanya dijadikan pelacur pribadi oleh dirinya, dia begitu kejam terhadap wanita termasuk saya" jawab wanita itu sambil menatap dengan tajam, matanya menangis karna mengingat apa saja yang dilakukan oleh pria itu kepadanya.


"kau tikus yang perlu dibasmi saat ini!'  ucap Elio dan mengambil sentaja yang selalu dia bawa dalam saku belakangnya. dia menembak kaki pria itu sampai berteriak kesakitan, menahan rasa sakit pada kaki dan juga dadanya. "tuan saya menyesal melakukan itu" ucap pria itu, namun Elio tidak menghiraukan suaranya.


"aku terlalu lunak pada kalian semua selama ini tidak pernah kalian melihat anak buahku sendiri yang menjadi mangsaku. saat ini, didepan kalian akan aku tunjukkan bagaimana caranya mengirimkan orang kepada Tuhan" ucap Elio dan menarik pria itu duduk dikursi yang dia tempati tadi.


sedangkan pria yang satunya tidak berani melihat, dia masih memikirkan cara bagaimana dia kabur dari tangan dingin Elio, dia pasti akan mendapatkan sesuatu yang lebih kejam dari pria itu. sudah dipastikan karna yang ia lakukan lebih dari sekedar membocorkan rahasia, dia ikut dalam penyerangan.


"tuan.. maafkan saya tuan.. saya tidak pernah mengkhianati tuan.. mereka menawarkan jabatan lebih tinggi padaku" ucap ppria itu yang berada diatas kursi, namun Elio tidak peduli dengan hal it. dia tetap mendekat dan srakk.. satu sentuhan pisau dipaha pria itu.

__ADS_1


darah mulai bercucuran dikursi, Elio tersenyum seolah dia mendapat lotre yang berhadiah besar. dia tertawa sambil menikmati suara pria itu yang terus memohon padanya. " tuan saya mohon jangan bunuh saya, saya akan melakukan apapun untuk tuan" ucap pria itu. namun Elio tidak peduli.


Elio kembali mengambil pisau kecil miliknya dan srettt.. kali ini telapak tangan pria itu menjadi sasaran. kemudian Elio berbalik menatap semua orang yang ada disana, tersenyum bagai anak kecil yang baru saja jajan es krim. Elio menatap pria dibelakang yang sudah lemas, tidak sanggup melihat hal it.


"kalian yang memilih sendiri untuk merasakan hal ini, Roger kau urus dia dan jangan sampai mereka tau apa yang sudah terjadi" ucap Elio kepada Roger. dengan sikap Roger melakukan tugasnya, membawa pria yang sudah kesakitan itu keluar ruangan untuk dieksekusi lebih lanjut lagi.


"kau kemarilah!!... jangan diam disana" ucap Elio kepada pria itu. dia dengan gemetaran melangkah kedepan. namun tubuhnya sudah sangat ketakutan luar biasa, tidak sanggup menerima amarah Elio yang lebih besar lagi. " kau tau apa kesalahanmu kan?, kau bak sampah yang ku pungut dulu!" ucap Elio sambil mendorong tubuh pria itu.


Elio menatapnya dan krakkk.. jari tangan pria itu langsung patah, tidak bersambung lagi dengan anggota tubuh yang lain. dia berteriak kesakitan, sungguh lebih baik langsung mati saja pikirnya. " tuan.. saya mohon.. bunuh saja saya.. jangan siksa saya" ucap pria itu, dia terlalu takut mendapat lebih dari ini.


jari tangannya sudah patah dan melambai begitu saja. dia menangis namun Elio tidak peduli dengan hal itu, tetap melanjutkan aksinya. " aku sudah bilang jangan pernah berkhianat padaku, kalian tau sejak awal aku seperti apa" ucap Elio dan dor... tembakan yang sangat cantik tepat di paha pria itu.


"aaarghhhhh.. aku mohon bunuh saja aku.. aargghhhh" dia berteriak begitu keras, sampai seluruh ruangan dipenuhi dengan suaranya. semua yang ada disana meringis, merasa ngilu saat melihat pria itu berteriak. mereka membayangkan jika mereka sendiri yang berada di kursi itu.


"bawa dia dan wanita itu dari sini, aku ingin bicara dengan mereka lagi" ucap Elio kepada pengawal itu. mereka mmbawa pria itu ke ruangan dimana Roger membawa temannya disana. nanti malam Elio akan membuat mereka merasakan bagaimana nikmatnya pengkhianatan terhadap Walkdark. sedangkan Erlan hanya tersenyum, tangannya juga gatal uuntuk melakukan hal seperti itu, sayangnya Elio tidak mau bagi-bagi dengan mereka.


#fid.nch


#Zelenio

__ADS_1


__ADS_2