
happy reading
...****************...
Ama pun turun dari kamar hendak sarapan dia duduk di tempat biasa dia duduki tapi saat ingat bahwa dia bukan seorang diri lagi akhirnya dia pindak ke tepi meja makan satunya lagi tak lama datanglah Julian telah lengkap dengan segala pakaian yang tadi Ama siapkan.
"Terima kasih baju yang kamu pilih sesuai sekali dengan baju yang ingin aku pakai ternyata kamu satu selera denganku."
"Itu hanya kebetulan saja jadi kamu kamu tidak usah berterima kasih padaku.lagian sudah kewajibanku juga."sambil menasukan roti ke mulutnya tak lupa dia membuatkan untuk Julian juga.
Julian tersenyum dengan semua itu dia merasa bahagia ternyata apa yang di katakan ibunya benar jika menikah adalah suatu hal yang membahagiakan meskipun belum ada cinta di antara mereka.
Mereka pun berangkat ke kantor dengan mobil masing masing Ama bersikeras tak ingin di antarkan oleh Julian sehingga dia memilih untuk pergi sendiri ke kantor.Sesampainya di kantor terdengar desas desus isu antara karyawan nya yang menggosipkan pernikahan dia dengan Julian.
"Eh denger gak si kalo bu Purnama tuh udah nikah?"
__ADS_1
"Kata siapa?"
"iihh lo ketinggalan dehh bu Purnama tuh nikah sama pak Julian yang punya perasaan Julian corp dia nikah gara gara ketauan lagi tidur di kamar hotel berdua waktu kemarin di puncak.."
"hahh yang bener lo!!"
"beneran"kata beberapa karyawan yang di dengar Ama.
"Perhatian untuk semua karyawan saya tunggu kalian di ruang meeting sekarang juga semuanya."amarah terdengar dalam suara Ama..
Dengan tangan di lipat di dada Ama mulai memuntahkan amarahnya.
"Tadi saya dengar kalau kalian bicara tentang saya siapa yang tadi bicara ayo maju sini ayo maju sini..kalau kalian mau bicarakan saya ngomong depan saya gak usah kalian ngomong di belakang..saya mau tanya kalian apa urusannya kalian ngomongin urusan pribadi saya kamu yang tadi ngomong depan saya sini kamu.."seorang karyawan di tunjuk oleh Ama dan dia gagap tak mampu berkata lagi.
"kalau kalian sudah bosan kerja disini silahkan kalian resain dari kantor ini silahkan saya tidak akan mau memperkerjakan orang yang suka bergosip apa lagi soal urusan pribadi orang lain.PAHAM"amarah Ama sangat memuncak membuat semua karyawan takut akan kehilangan pekerjaannya.
__ADS_1
Jam pulang pun tiba Ama masih berkutat dengan semua pekerjaan numpuknya dia memutuskan untuk kerja lembur sendiri di kantor menghilangkan semua perasaan nya yang kalut dia kembali fokus pada pekerjaannya seperti yang biasa dia lakukan jika sedang mendapatkan masalah.
Saat di rumah Julian menunggu Ama pulang namun sampai jam 10 malam Ama belum juga menunjukan dirinya.Sampai akhirnya Julian pun memutuskan untuk menyusul Ama ke kantornya.Belum juga dia membuka pintu Ama telah datang duluan dengan wajah yang sangat tidak dalam keadaan baik..
"Aku khawatir sama kamu, baru saja aku akan menjemput kamu kamu baik baik aja kan."tanya Julian khawatir akan Ama kenapa napa.
"Gak usah kamu belaga peduli sama aku kamu puaskan sekarang membuat aku di cemooh para kariawan ku sendiri puaskan kamu bikin aku di bicarakan banyak orang bahkan di publik bikin reputasi aku hancur kanu puaskan.hiks hiks hiks." Ama menangis sesegukan meluapkan segala rasa kesalnya kepada Julian.
"Aku minta maaf atas semua yang aku lakukan telah banyak merugikan kamu sekarang aku pasrah apapun yang akan kamu lakukan sama aku aku minta maaf."
...****************...
***jangan lupa like dan komennya ya
happy reading***
__ADS_1