Purnama Menunggu

Purnama Menunggu
bab 52


__ADS_3

happy reading


...****************...


*Julian pun berangkat bekerja Ama dan mama Amrita masuk ke dalam rumah.


"Apa kamu sudah periksakan lagi kandungan mu nak"tanya mama Amrita.


"Minggu depan aku akan periksa kan kembali ma.."jelas Ama.


"Apa yang kamu rasakan saat hamil sekarang apa kamu merasa mual atau apa gitu.."tanya mama Amrita pada menantu nya.


"hhmm aku cuma kesulitan bergerak saja ma dan perutku ini sangat beda sekali dengan saat aku hamil dulu ini terlalu besar. "Ama tersenyum dia memsng tidak pernah lagi memeriksakan kandungannya dengan USG karena dia ingin jenis kelamin anaknya menjadi kejutan saat lahir nanti..


"baik lah kamu harus banyak istirahat kamu juga harus olah raga di pagi hari terutama berjalan kaki itu sangat baik untuk wanita yang akan menjelang melahirkan.."seru mama Amrita sambil tersenyum.


"Iya ma terima kasih..kasih sayang kalian sangat berarti bagi ku ma.."


"Sama sama sayang jaga lah dirimu juga kandunganmu.."


Mama Amrita pulang dia akan pergi ke butiknya.mengurusi semua pekerjaan di sana.

__ADS_1


...****************...


Malam hari Julian pulang dia terlihat letih dengan pekerjaan juga perjalanan nya dari Bandung dia memasuki kamarnya dan melihat sekeliling kamar tak ada orang yang dia cari..


"Purnama kemana"pikir Julian.


Tiba tiba lampu itu mati Julian pun mencari saklar untuk menghidupkan nya saat lampu itu terang dia terkejut dengan Ama yang ada di depannya..


"Kejutannn....happy birt day to you happy birt day to you happy birt day happy bert day to you..slamat ulang tahun sayang..."Ama memberikan kejutan ulang tahun untuk Julian dengan kue ulang tahun di tangan nya dan lilin berbentuk angka 31 menancap di sana..


"terima kasih sayang kamu slalu membuat ku bahagia.."ucap Julian dia terharu dengan istri nya yang memberikan kejutan.


"sama sama sayang ayoo tiup dulu lilinnya..."Julian pun hendak meniup lilinnya namun dia sempat berdoa terlebih dahulu..


"Ammmiinn sayangg..."jawab Ama mengaminkan doa Julian.


Julian pun meniup lilin tersebut dan berlanjut memotong kue dan menyuapi Ama dengan mesra.karena di rumah hanya berdua saja sehingga mereka hanya makan kue nya berdua saja..


"Sayang ada sesuatu yang ingin aku berikan.."Purnama menyodorkan kado spesial untuk Julian.


"Apa ini"Julian bertanya dan membuka kado tersebut..

__ADS_1


"Jam tangan ini kan bukan kah jam tangan ini sangat mahal dan ini adalah jam keluaran terbaru bagai mana kamu bisa mendapatkannya..?" tanyaa Julian.


"kamu tidak perlu tau sayang yang penting semoga kamu suka.."


"Terima kasih sayang sebenarnya aku tak membutuhkan semua ini dengan kehadiran mu dan kehadiran calon buah hatiku saja aku sudah sangat bahagia sayang.."ucap Julian sambil dia memeluk Ama.


"Tidak apa apa sayang" ucap Purnama


Mereka pun saling berpelukan.


...****************...


Satu minggu berlalu Amma akan memeriksakan kandungannya namun dia rasanya malas dengan semua itu bertemu dokter adalah hal yang slalu dia hindar kan sejak dia hidup sendiri sakit pun dia tak pernah untuk mau di bawa ke dokter hanya dengan paksaan suami dan mertua nya saja Purnama terpaksa menerima tawarannya ke dokter..


"Hhmm aku gak mau sayang aku gak mau ke doktert.."Pagi itu seperti biasa Ama dan Julian telah bersiap dengan untuk pergi*..


...****************...


***lanjut bab 53


jangan lupa like komen dan vote nya ya..

__ADS_1


happy reading***


__ADS_2