Purnama Menunggu

Purnama Menunggu
bab 54


__ADS_3

happy reading


...****************...


Julian pun meninggalkan halaman rumahnya tak lupa dengan cek sebesar yang di inginkan sang penculik dan dia pergi ke kantor polisi terlebih dahulu untuk meminta bantuan.


Dan dengan rencana yang mereka susun akhirnya Julian pun pergi sendiri ke gedung tua itu.


Saat Julian memarkirkan mobilnya tampak para pria bertubuh besar menghampirinya tak lupa pula pistol yang mereka todongkan pada Julian.


"Angkat tangan dan jalan."Julian di dorong oleh seorang pria salah satu komplotan penculik itu..


Julian mengikuti mereka masuk ke dalam sebuah ruangan nampak lah seseorang yang tak asing untuk Julian. Dia adalah ibunya Mira orang yang pernah mereka tolong untuk melakukan oprasi dan karena dendam nya membuat dia murka dan melupakan semua kebaikan Julian dan Purnama.


Di satu sisi tampak Purnama yang terduduk di kursi dengan tangan dan kaki terikat dan mulut yang terbungkus lakban..

__ADS_1


Purnama menjerit saat melihat Julian namun suara nya tertahan karena terhalang oleh lakban seketika itu ibuny Mira menampar Purnama dengan keras dan membuat Ama menangis.


Sedangkan Julian dia sangat marah dengan Purnama di perlakukan seperti itu.Dia geram istri yang slama ini dia jaga di tampar oleh orang lain..


"Lepaskan istri ku...berani beraninya kau menyakiti istriku.."Amarah Julian memuncak dan dengan seketika para pengawal penculik itu memegangi Julian dan membuat Julian ke walahan.


"Kau ingin istri mu lepas..?kau ingin istrimu selamat dan anak dalam kandunganmu selamat. ?"Penjahat itu memegang perut Ama dan membuat Julian semakin geram.


"Menjauh dari nya atau aku akann.."Belum Julian melanjutkan kalimatnya penjahat itu memotong ucapan Julian.


"Aku mohon lepaskan istri ku dan calon anakku aku yang bersalah dan ini aku bawa cek yang kau ingin kan bahkan jika kau mau ambil semua harta ku tapi ku mohon jangan sakiti istri dan calon anakku.."Julian memohon dan menyodorkan cek tersebut..


"Ambil cek yang dia berikan dan berikan padaku.."Penjahat itu menyuruh anak buah nya untuk mengambil cek itu dari tangan Julian.Julian pun memeberikannya.


"Cek inii adalah tebusan untuk penculikan istri mu namun untuk menebus semua yang kau lakukan pada anakku aku akan tetap membuat istri dan calon anak mu tersiksa.."Penjahat itu tetap akan menyiksa Ama dan calon anak dalam kandungannya..

__ADS_1


"Jangan jangan ku mohon aku yang bersalah aku yang telah melakukan semua itu istriku tidak tau apa pun maka siksa lah aku jangan dengan anak istriku.."Julian memohon pada sang penjahat...


"Wah wah waahh sungguh laki laki yang bertanggung jawabb...tapi semua itu sia siaa Tuan Julian bukankah dengan kau melihat istri mu menjerit kesakitan pun kau akan merasa tersiksa bukan kah kau melihat anak istri mu mati kau juga akan mati bersama mereka bukan kah begituu..."Ucap penjahat itu membuat Amarah Julian semakin meninggi..


"Manusia biadab manusia kejam kau tetap menyiksa istri dan calon anakku setelah aku berikan spermintaanmu...."


Julian semakin marah namun percobaan dia untuk melepaskan diri tetap sia sia..


...****************...


***lanjut bab 55 ya


jangaan lupa like komen dan vote nya


happy reading***

__ADS_1


__ADS_2