Purnama Menunggu

Purnama Menunggu
bab 28


__ADS_3

happy reading


...****************...


Memperlihatkan tubuh nya yang kekar dengan perut yang memiliki enam kotak di sana.yang terlihat sexy bagi Ama.


Akhirnya mereka menghabiskan malam itu bersama.menyalurkan rasa cinta mereka satu sama lain.dengan beberapa kali mereka mengulangi nya lagi dan lagi.


Sampai pagi hari tubuh Ama tetasa lelah sekali sudah seperti orang berlari jauh saja...dalam pikir Ama.


Ama bangun dan membersihkan tubuhnya.sedangkan Julian dia masih terlelap di atas kasur empuknya.


Julian pun mengerjapkan mata nya tak mendapatkan istri tercintanya membuat Julian terbangun sempurna.


Dimana Ama?..Julian menegdarkan pandangannya dan tetdengar hawar hawar suara air jatuh menyentuh lantai kamar mandi.Julian berfikir mungkin Ama di sana..


Dan benar saja Ama baru keluar dari kamar mandi...dengan rambut basah dan handuk mandinya yang menutupi hampir seluruh tubuhnya..


"Kamu cantik sekali sayang..."Julian melingkarkan tangannya di tubuh Ama memeluknya dari belakang Ama yang terduduk pun hanya pasrah dengan perlakuan suaminya yang bergelayut manja..


"Ayo mandi dulu sana kita akan mengunjungi ibunya Mira kan kamu ikut kan?"tanya Ama ingin tau.

__ADS_1


"Iya sayang aku akan mengantarkan kamu."sery Julian sambil tetap menempel pada Ama.


"ya Udah mandi gihh aku siapin baju kamu."


"Tapi nanti malam lagi ya..."Julian senyam senyum memberiakn sinyal kode untuk Ama...


"isshh kamu inii.."Ama pun malu dengan suaminya dia menyemburkan rona merah di pipinya.


Setelah sarapan mereka pun beranjak dari kursi dan berangkat untuk menemui ibu dari Mira karyawan Ama yang kemarin menemuinya.


Samapai lah mereka di rumah sakit xxx mereka pun pergi ke tempat pendaftaran untuk menanyakan ruangan ibunya Mira.


"Ruang xxx"...


"Bagai mana keadaan ibu ini dok?"tanya Ama pada dokter.


"Pasien harus segera di oprasi jika tidak usus buntunya akan membusuk dan kami tidak bisa melakukan oprasi lagi jika sudah seperti itu."


"Kalau begitu oprasi beliau sekarang dok"seru Julian pada dokter


"Ya dokter biar kami yang akan menanggung biayanya."

__ADS_1


"Baiklah kami akan mengoprasinya hari ini juga."


Bagaikan mendapatkan durian runtuh Mira pun bersujud dan akan mencium kaki Julian dan Ama namun Ama menghadangnya dan mengangkat tubuh Mira dan memeluknya.


"Terima kasih bu atas semuanya saya berhutang pada ibu saya janji bu akan menggantinya dengan gaji saya bu."Mira menangis tersedu dalam pelukan Ama.


"Tidak papa kami berhak mendapatkanya kok.dan masalah uang saya ikhlas memberikannya saya ikhlas membantu ibumu jadi kamu tidak perlu menggantinya."seru Ama pada Mira.


"Terima kasih bu terima kasih.."


Berkali kali Mira berterima kasih pada Ama dan Julian.


Ama dan Julian selesai membayar biaya rumah sakit ibu Mira mereka pamit dan ingin kembali ke kantor lagi.


Sesampainya di kantor Ama pun hendak turun namun tangan nya di tarik kembali oleh Julian.daann cupp bibir Ama di kecup oleh Julian dan seketika Ama pun kembali merona..


"Ya udah aku turun ya ... ." seru Ama sambil tersenyum...


Hari ini Ama bekerja dengan sangat bahagia bahkan meeting pun dia rasa sangat menyenangkan.Begitu pun Julian dia juga merasa sangat bahagia dengan hari ini..


...****************...

__ADS_1


***jangan lupa kasih like komen dan vote nya ya lanjut bab 29


happy reading***


__ADS_2