
happy reading
...****************...
"Oh ya maaf ya bibi paman semuanya Julian gak ngerti bahasa sunda jadi minta tolong ya pake bahasa Indonesia aja."pinta Ama pada keluarganya membuat orang orang seketika tertawa merutuki kesalahan diri mereka yang bicara seperti dia sehari hari padahal yang dia ajak bicara adalah orang yang sama sekali tak mengerti bahasa mereka.
Julian hanya tersenyum malu merasa menjadi orang bodoh tak paham dengan yang mereka ucapkan.
Rasa lelah membuat mereka ingin beristirahat.setelah membersihkan badan Ama dan Julian pun tertidur.
Sampai pagi hari suara ribut obrolan orang orang membuat Ama mengerjap dan bangun dengan di peluk Julian Ama teramat lelap tidur hingga suara orang orang membangunkannya.
Perlahan Ama melepaskan tangan Julian dari atas perutnya dan berangsur turun dari tempat tidurnya.
__ADS_1
Hal yang pertama Ama temui adalah ibunya yang sedang sibuk menyiapkan ini itu untuk acara besok membuat makanan tradisional yang sangat menjadi kebanggaan orang orang di daerahnya.
"Kamu sudah bangun...kamu mau ikut kami nanti siang kita akan belanja ke pasar biasa kamu mau ikut.."tanya sang ibu pada Ama.layak nya anak kecil yang akan di ajak pergi ibunya Ama bersorak kegirangan.
"Oh ya mahh mau mah mau aku mau ikut aku kangen banget sama daerah ini mah sambil jalan jalan juga.."Ama pun kembali melanjutkan niatnya mandi di kamar mandi yang berada tak jauh dari tempatnya berbicara dengan sang ibu.
Memang rumah orang tua Ama yang ini biasa saja hanya memiliki 2 kamar mandi jadi wajar saja harus sedikit mengantri dengan banyak nya sodara Ama yang datang.
Berbeda dengan rumah Ama yang berada di Jakarta memiliki banyak kamar dan ruang dan di setiap ruang ada kamar mandi yang terletak di sana memudahkan orang yang tinggal untuk ke kamar mandi.Bahkan tak semua ruangan Ama pernah lalui kecuali oleh pembantunya itu pun jika dia bersih bersih di rumahnya
"Kamu sudah bangun...mandi dulu gih biar seger juga badan kamu."perintah Ama pada Julian.
"Oke oke.."jawab Julian sembari bergelayut manja memeluk Ama dari belakang dan terus menerus menciumi tengkuk Ama yang membuat Ama kegelian.
__ADS_1
"Oh ya...aku akan ikut mama ke pasar berbelanja untuk keperluan besok apa kamu akan ikut atau disini saja.?"tanya Ama.
"Aku ikut aja aku juga mau tau disini seperti apa terutama aku canggung dengan mereka aku takut tidak mengerti lagi ucapan mereka."ucapan itu sontak membua Ama tertawa terbahak sedangkan Julian memanyunkan bibirnya kesal slalu di ejek Ama.
"hahahaa oke okee aku akan ijinin kamu ikut. cepetan dong mandi dulu kita berangkat sebentar lagi."ujar Ama kembali menyuruh Julian untuk mandi.
Julian pun telah siap dengan pakaian kesualnya celan panjang jeans mahal dan kaos putih yang menempel di badannya memperlihatkan otot kekar di balik kaosnya membuat orang orang yang melihatnya tertegun dengan ketampanan dan kegagahan Julian.
Julian pun masuk ke dalam kamar dan bersiap dengan begitupun Ama yang telah cantik dengan pakaian tertutupnya yang berwarna hitam warna favoritnya tak lupa hijab dan ulasan make up tipis yang dia gunakan.
...****************...
***terima kasih telah membaca novel author yang sederhana ini...jangan lupa berikan like dan komen juga vote sebanyam banyak nya...lanjut bab 32
__ADS_1
happu reading***