
happy reading
...****************...
Julian sangat malu karena dia yang slalu menjadi bahan pembicaraan setiap orang.Sekilas terlihat Ama yang bangun dan sedang berjalan menuju kamar mandi.Saat melewati tempat Julian yang sedang duduk Ama tersenyum melihat Julian yang berada di tengah para ibu ibu yang memasak.
"Kamu di sini."tanya Ama yang baru saja menghampiri Julian.
"Iya aku disini mau bantuin bapak tapi gak bisa bapak lagi potongin kayu bakar sama bapak bapak yang lain dari pada malu hanya menonton saja lebih baik aku bantuin disini saja"Julian berbisik di telinga Ama membuat Ama tertawa geli.
"Hihihiii kamu ini lucu sekali..."Ama berlalu ke kamar mandi melewati semua orang.
Suara telepon terdengar membuat Julian terpaksa harus mengangkatnya namun saat akan mengambil telepon itu Ama datang dan mengambil telepon itu juga mengangkat nya.
Mama Amrita yang telepon.
"Kalian dimana si mama ke rumah kalian tapi kalian tidak ada kata pembantu kalian ada di kampung kenepa tidak bilang ke mama si bikin mama hawatir aja."pertanyaan mama Amrita bertubi tubi membuat Ama bingung harus menjawab yang mana dulu.
"Maaf ma kemaren aku ingin pamit dulu ke mama tapi Julian bilang gak usah nanti aja di telepon tapi saat sampai di sini malah kelupaan maaf ya ma" seru Ama memohon maaf..
__ADS_1
"Hhaahhh ya sudah asalkan kalian baik baik saja mama udah lega kok."
Syukur lah mamah gak marah dan mereka mengakhiri sambungan teleponnya.
Malam pun tiba dingin menusuk ke dalam tulang membuat sang wanita yang ada dalam pelukan semakin menyusup ke dada sang suami hangat terasa membuat nya semakin terlelap.
Pagi menjelang hari yang di tentukan sore nanti menjelang maghrib acara akan di mulai hari ini semua orang sibuk dengan pekerjaannya di rumah mertua Julian.
...****************...
Berbeda dengan keadaan di kampung kehidupan seorang wanita sungguh gelisah dia slalu memikirkan suami orang lain yang tidak lain adalah Julian suami dari Ama.
...****************...
Sore pun tiba acara yang di tunggu tunggu pun di mulai dari acara pengajian dan lainnya hingga ke acara saling salam menyalami memberikan selamat kepada sang pengantin yang sudah bukan baru lagi namun baru menempuh cinta yang sesungguhnya.
Lelah di rasa membuat mata tak mampu lagi menahan jantuk dengan sekejap semua keluarga tertidur lelap.
"Pagi ini kita harus pulang ada meeting mendadak jadi aku jarus menghadirinya."Ucap Ama dan membuat Julian menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Baiklah kita beres beres sekarang."
Mereka membereskan semua barang bawaan nya dan ber pamitan pada semua orang di sana merogoh uang sebesar 10 juta dari tas nya Ama menyodorkan nya pada sang ibu untuk di bagikan pada semua orang yang terlibat dalam acara kemarin sebagai tanda terima kasih.
Tiba tiba suara anak memanggil Ama dan Julian..
"Ibu daddy...hiks hikss.."
"Kenapa sayang.."Ama mensejajarkan tubuhnya dengan sang anak.
"Daddy jagain ibu ya aku sayang ibu ibu jaga diri ya ibu.."seketika membuat Ama menangis memeluk putri kecilnya dan juga putra nya dengan erat.
"Kalian juga hati hati ya ibu janji ibu akan sering ke sini menjenguk kalian."
...****************...
***jangan lupa kasih like komen dan vote nya ya
happy reading***
__ADS_1