
happy reading
...****************...
Jam menunjukan pukul 12 siang waktu istirahat pun tiba Julian telah tiba di kantor Ama dengan membawa makanan pesanan Ama.Julian pun menuju ruangan kerja Ama.
"Hai sayang kita makan dulu ya.."sembari masuk dan berjalan menghampiri sofa yang ada di ruangan Ama.
"Oke."Jawab Ama sambil dia berjalan menghampiri Julian.
Mereka makan sambil sesekali berbicara membahas semua yang perlu mereka bahas hingga samapai ke pembahasan tenntang permintaan ibu Ama.
"Oh ya Julian mama ku meminta untuk kita pulang ke kampung katanya mereka mau adain syukuran atas pernikahan kita.kamu tau kan kita belum mengadakan apa apa setelah pernikahan kita."seru Ama memulai pembicaraan panjang lebar.
"Oh ya kapan." Julian kembali memasukan makanan dalam mulutnya.
"Kalau bisa si mungkin lusa kita berangkat soalnya banyak sekali yang harus kita siapkan..."jelas Ama sambil melanjutkan makannya.
"Julian berfikir sejenak.apa tidak apa apa kamu pergi jauh jauh saat sedang hamil seperti ini.."dia tersenyum menggoda Ama.
"Iiihh apaan sii...kamu inii..."
__ADS_1
Hamill kata itu membuat dia ingat dengan permintaan sang mertua untuk menyegerakan dia hamil dan memberikan mertuanya cucu.
"Semoga aja alloh percayakan kita ya..aku ingin bikin mama kamu juga bahagia mama ingin segera memiliki cucu semoga aja aku bisa.."Ama sangat berharap.
"Aammiinnn semoga aja.. oh iya habis pulang kerja kita belanja ya buat oleh oleh keluarga mau kan"tanya Julian.
Ama hanya memanggutkan kepalanya dia masih terpikir dengan permintaan sang mertua.
Jam istirahat berakhir Julian hendak kembali ke kantor nya dia sempatkan untuk memeluk dan mencium Ama dengan mesranya tak ada rasa bosan hanya rindu yang dia rasakan ketika bertemu dengan Ama.
Saat keluar dari lift Julian tak sengaja menabrak seseorang yang membuat dia terhuyung akan jatuh namun Julian berhasil menangkapnya dan alhasil wanita itu ada di dalam pelukan Julian dan menatap wajah tampan Julian.Dengan cepat Julian memposisikan wanita itu untuk berdiri tak ingin ada salah orang lain melihatnya dan menjadi salah paham dengan Purnama.
"Tidak apa apa lain kali hati hati"jawabnya datar.
Mira merasakan hatinya tak karuan saat bertemu dengan Julian sepertinya Mira jatuh cinta pada Julian.
Mira masih merasakan sentuhan Julian di tubuhnya terutama di tangan nya yang Julian pegang saat dia hendak terjatuh..
"kenapa aku slalu memikirkan pak Julian."Mira bermonolog sendiri saat dia di tempat kerjanya.
Jam pulang pun tiba Ama telah siap menunggu Julian di loby di belakang Ama ada juga Mira yang berdiri entah apa yang dia lakukan.tak berselang lama datang lah Julian dengan mobilnya.
__ADS_1
"Hai sayang" dengan mesra Julian mencium kening Ama.
"iiihhh maluu tau banyak kariawan"seru Ama dengan wajah memerah...
"biarinn"jawab Julian singkat.
Mira pun melihatnya entah rasa apa yang ada dalam hatinya hatinya terasa panas dan marah ketika Ama di perlakukan dengan mesra oleh Julian.
Mira memalingkan wajahnya.
Mobil Julian pun melaju membelah jalanan yang sedikit macet.menuju mall yang ada di kota Jakarta.
Mereka mulai berbelanja memilih milih apa yang ingin mereka beli selesai berbelanja Ama mengajak Julia untuk makan terlebih dulu untuk mengisi perutnya yang keroncongan.
saat menunggu pesanan datang Ama menunjukan sesuatu pada Julian yang dia beli saat tadi dia berbelanja.
...****************...
***jangan lupa kasih like komen dan vote nya ya lanjut bab 30
happy reading***
__ADS_1