Purnama Menunggu

Purnama Menunggu
bab 36


__ADS_3

happy reading


...****************...


Hati Ama teramat sedih berpisah kembali dengan anak anak yang slalu menjadi penyemangat nya.


"Jangan menangis mereka sebentar lagi akan ikut kita kok.."Julian berbicara dengan tangan yang merangkul Ama.


"Apa maksud kamu.?"tanya Ama penasaran.


"Bulan depan aku akan urus kepindaham mereka dari sini bersama dengan mama dan bapak biar mereka bisa hidup dekat dengan kita.."beralih menatap mertuanya Julian berkata."Apa mama dan bapak mau ikut kami ke Jakarta dan urusan pekerjaan serahkan semua nya pada ku."ungkap Julian pada Mertuanya.


"iya nak mama mau.."rasa gembira tergambar di wajah mereka terutams Ama dia memeluk Julian dan berterima kasih terhadapnya.


"Kalo gitu kita pamit ya ma pak"Seru Julian dan berpamitan pada semua orang.


Setelah mobil Ama melaju semua orang pun kembali ke dalam rumah.


"Mah kita mau pindah rumah mah.?"kata Alfa yang sedang berjalan mengikuti mama Parida.


"Iya ibu sama daddy kamu minta mama untuk pindah ke sana kalian mau kan?"tanya mama Parida.


"Iya ma aku mau.."sahut Alfa dan Erin bersamaan.

__ADS_1


...****************...


Berjam jam mereka melewati jalanan kampung hingga tibalah mereka di rumah mereka yang ada di ibu kota.


"Hhuuuhhh lelah sekali..sayang aku mau mandi dulu setelah itu akau akan pergi menemui klien ku di cafe xxx boleh kan?" tanya Ama meminta ijin pada suaminya.


"Boleh tapi jangan terlalu kecapean ya...aku juga akan ke kantor mumpung ini masih siang ada waktu 2 jam lagi.."


"oke jawab Ama sembari melangkah melewati Julian."


Semua telah siap kali ini Ama akan membawa mobilnya sendiri karena Julian akan pergi ke kantor juga dan arah mereka tidak sama.Mereka pun berangkat dengan mengendarai mobilnya masing masing.


Selesai dengan meeting nya Ama pun pulang saat di perjalanan pulang Ama bertemu dengan Mira yang hendak menyebrang jalan.Ama berhenti tepat di hadapan Mira.


Saat sampai di sebuah cafe mereka memesan makan dan berbincang mengenai pekerjaan dan samapi pada pertanyaan Mira yang menurut Ama sedikit pribadi.


"Apa ibu sekarang sedang hamill?"tanya Mira pada Ama.


"Hamill??"Ama terdiam sejenak..


"iya bu bukan kah ibu telah lama menikah apa ibu belum ada tanda tanda akan hamil."Mira terus mendesak Ama untuk menjawab.


"saya rasa itu masalah pribadi saya dan kamu tidak usah ikut campur dengan urusan saya.."

__ADS_1


Mira terdiam dia berhasil tau kelemahan dari Ama yaitu memiliki anak dari Julian dan dia bisa memanfaatkan itu untuk dia merebut Julian.


Ama pun pulang dengan fikiran yang kalut nya.dia memikirkan apakah dia bisa hamil atau tidak.


...****************...


Julian telah menyiapkan semuanya kebutuhan untuk kepindahan orang tua Ama Julian memutuskan untuk membeli rumah baru yang dekat dengan kantor keduanya.Julian berniat untuk dia pindah dari rumah Ama dan memberikan rumah Ama pada mertua dan anak anak Ama.malam hari nya...


"Sayang ada sesuatu yang harus aku bicarakan sama kamu.."seru Julian yang.


"Apa itu?oh ya sayang aku juga mau bicara sesuatu sama kamu."balas Ama membuat Julian mengerutkan keningnya.


"Ya sudah kamu duluan yang bicara"ucap Julian mengalah.


"Nggak kamu aja dulu yang bicara kamu kan yang duluan.."seru Ama


"Baik lah kalau gitu..aku mau kita pindah dari sini aku telah membeli rumah dekat dengan kantor kita mingkin jaraknya da di tengah sayang mau kan dan rumah ini biar mama dan bapak juga anak anak yang tempati bagai mana?"Jelas Julian panjang lebar.


"Oh ya baik lah kalau begitu itu akan memudahkan aku untuk berangkat ke kantor."ucap ama sambil tersenyum..


...****************...


***jangan lupa kasih like komen dan vote nya ya

__ADS_1


happy reading***


__ADS_2