Purnama Menunggu

Purnama Menunggu
eps 19


__ADS_3

happy reading


...****************...


"Kayaknya aku gak bisa deh soalnya banyak banget dehh pekerjaan yang harus aku selesaikan. jadi kamu sendiri aja ya lain kali aku ikut dehh."


Julian tersenyum keunginannya membawa Ama pergi ke Selandia Baru musnah sudah Ama lebih memilih untuk mengurus kerjaan kantornya di bandingkan menemani Julian.


"Ya udah kalo gitu gak papa."tak terasa karena mengobrol mereka telah sampai di depan rumah.Mereka langsung pergi ke kamar membersihkan diri dan beristirahat.


...****************...


Ini adalah malam keberangkatan Julian Ama membantu Julian menyiapkan semua kebutuhannya dari mulai pakaian barang barang yang lain dan semua yang di perlukan Ama siapkan.Ada sedikit rasa hawatir saat harus meninggalkan Ama sendirian di rumah namun tanggung jawab yang dia emban mengharuskan dia untuk pergi.

__ADS_1


Ama pun merasakan hal yang sama entah kapan perasaan hawatir itu muncul dari dalam hatinya namun dengan cepat dia menghilangkan semua perasaannya takut takut jika Julian akan tau dari mimik wajah Ama.


"Sudah semuanya sudah siap disini.baju sepatu dasi jas pakaian dalam pakaian hangat dan lain lain semua sudah siap.oh ya aku cuma mau pesen aja sama kamu jangan lupa makan disana ya jaga pula kesehatan kamu jaga diri kamu terutama jaga hati kamu..uuppsss!?!"Ama keceplosan bicara agar Julian menjaga hatinya membuat Julian tersenyum bahagia mengira telah ada sedikit sinyal dari Ama.


"Oke"jawab Julian singkat sambil tersenyum mengedipkan sebelah matanya.


Ke esokan paginya Ama mengantarkan Julian berangkat dengan mengendarai mobilnya Ama mengantarkan nya ke bandara.Jangan lupa semua pesen pesen aku ya.oh ya kalo udah sampe jangan lupa kasih kabar sama aku.pokoknya kasih kabar terus minimal 3jam sekali jangan lupain sholat juga."ohh ya ampun Ama slalu saja keceplosan menunjukan perhatiannya pada Julian membuat Julian tersenyum senang.


"Iya baweelll"Julian mencubit pipi Ama dengan gemasnya yang sedang konsentrasi dengan jalanan di depannya.


"Hati hati ya."kata Ama sambil dia menahan tangisnya saat akan melepas Julian pergi.


"Hhmm iya sayang kamu juga hati hati"membingkai wajah Ama dengan kedua tangannya"kamu jangan pernah lupa bahwa aku mencintai kamu bahwa aku menyayangi kamu bahwa aku sangat sangat menyayangi kamu..jaga diri kamu ya sayang jangan lupa untuk slalu menjaga diri untuk aku SUAMI kamu."

__ADS_1


Ama tak mampu membendung lagi air matanya dia meneteskan air matanya dan satu kecupan Julian berikan untuk Ama di keningnya dan satu kecupan pula di daratkan di bibir Ama membuat Ama semakin sedih dengan perbuatan Julian.


"Jangan menangis.aku akan kembali kok" senyuman dia semburkan dari bibirnya berusaha menenangkan Ama yang menangis namun sulit Untuk Ama mengungkapkan isi hati nya bahwa dia juga mencintai Julian mungkin dia akan mencari wanktu yang tepat.


Tiba saat nya seluruh penumpang harus menaiki pesawat dan Julian pun harus pergi sekarang juga.perlahan dia melepaskan tangan Ama dan pergi meninggalkan Ama yang sendirian berada di sana.


...****************...


Ama pulang dengan hati berat sungguh perpisahan pertama kalinya setelah empat bulan menikah dengan Julian membuat Ama amat sedih dengan perpisahan ini..mungkin cinta Ama sudah tumbuh begitu besar sehingga dia merasakan semua itu namun Ama belum mampu untuk mengungkapkannya pada Julian dia berniat untuk menunggu Julian pulang dan mencari waktu yang tepan.


...****************...


***jangan lupa like dan komennya ya kakak readers kecehh

__ADS_1


oh iya perihal mertua Purnama aku gak banyak lagi masukin disini aku fokus sama Julian dan Purnama dan untuk para mertua mereka akan aku ceritakan di novel baruku yang akan segera terbit jangan lupa like nya ya terima kasih..


happy reading***


__ADS_2