Queen And Nerd Boy

Queen And Nerd Boy
12


__ADS_3

"Jaga sikap mu Kania, aku dosen mu sekarang".


"Cih" Kania melangkah pergi, tapi tangan nya di tahan oleh sang dosen.


"Masuk Kania, kembali ke kelas, aku akan memperkenalkan diri".


"Kau tak berhak memerintah ku tuan, kau bukan siapa siapa" Kania sudah sangat kesal, sangat kesal.


"Aku dosen mu, masuk" dengan terpaksa Kania kembali masuk ke kelas dan duduk di kursi nya, semua mahasiswa di sana hanya bisa menonton begitu pun Galen, dia tak mengerti apa pun.


"(Siapa pria itu?, Terlihat tak asing)" Ujar Galen dalam hati.


"Halo semua, kalian di sini pasti bertanya siapa saya, saya adalah dosen pengganti di sini, saya yang akan mengajarkan matematika dan pemasaran bisnis, nama saya Farel Davies Dawson, salam kenal semua".


Semua mahasiswa di sana terkejut mendengar nama itu, semua nya berbisik dan kelas menjadi berisik karna benturan dari gelombang suara, Galen pun tak kalah terkejut nya.


"(Farel?, Wajar aku merasa familiar dengan wajah nya😏)".


Tak ada yang peduli dengan rasa kesal Kania di belakang, dia jijik, benci, semua perasaan kesal dia rasakan saat ini, Kania lebih baik tidur dari pada harus memandang wajah menjijikan itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jam berganti dan Kania langsung melangkah untuk pergi dari kelas, tapi lagi dan lagi Farel memberhentikan nya.


"Berhenti Kania" Kania memberhentikan langkah nya, tapi tak berbalik.


"Kau ingin ke mana?" Farel memegang lengan Kania.


"Lepaskan, kemana aku pergi bukan urusan mu".


"Semua tentang diri mu menjadi urusan ku Kania, apa kau lupa..." Farel mendekatkan kepala nya pada telinga Kania, "... Kita sudah tunangan kan😏", Ekspresi kemenangan terukir di wajah Farel, tapi kekesalan sudah terlalu memuncak pada Kania, Kania melepas paksa tangan Farel dan pergi dari sana.


Galen menyusul sang nona menuju atap kampus.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


*Atap kampus*


"Arghhhh😫😤😠😠😠, si*l, kenapa dia kembali?" Kania menendang dan meluapkan kemarahan nya pada apa pun di sana.


Galen yang baru datang terkejut melihat nona nya itu, "nona, ada apa?, Kenapa dengan nona?".


"DIAM KAU!!!" Kania sudah di puncak amarah nya saat ini.


"Kenapa dia bisa kembali?".


"Karna ayah mu sudah menyetujui nya Kania" entah sejak kapan Farel datang, tapi saat ini Farel sudah berada di atap dengan ke 2 tangan kanan nya yang di jadikan sebagai petugas kampus.


"Ayahku mungkin menyetujuinya, tapi aku tak akan pernah setuju untuk ini😠".


"Kau setuju dengan tidak, kau tak berhak untuk itu, karna walaw kau tak setuju sekali pun, kau tetap akan menikah dengan ku Kania😏".


"DIAM KAU!!!, Aku tak akan pernah menikah dengan mu, cam kan itu😠" Kania pergi dari sana meninggalkan Galen dan Farel.


Farel melihat Galen yang berdiri di depan nya, "pergi sejauh yang kau bisa dari Kania, aku tak ingin melihat mu di sini" ancam Farel.


"Maaf, tapi saya hanya akan menuruti nona Kania".


"Ok, mari kita lihat apa yang terjadi pada mu" Farel pergi dari sana, meninggalkan Galen sendirian.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Kania hendak pergi dari kampus, tapi dia melihat ada pengumuman baru yang di pajang di mading sekolah, bahkan semua mahasiswa mengerumuni mading itu, saat Kania mendekat semua mahasiswa menyingkir dan membuka jalan untuk sang dewi.


......Pengumuman......


...Untuk menyambut tahun baru 2021, Universitas mengadakan pesta topeng bagi setiap mahasiswa....


Tanggal: 31 Desember 2020


Tempat: Aula dan lapangan sekolah


Waktu: 21:00


...Persyaratan...


-Gunakan topeng sebelum bergabung ke acara.


-Bawa pasangan untuk menemani.


-Pakailah pakaian formal asal jangan terlalu terbuka, di sarankan pria menggunakan jas dan wanita menggunakan gaun.


-Topeng tidak di sediakan oleh kampus.


Sekian trima kasih:)


"(Cih, drama apa lagi?)" Kania pergi dari sana, tak peduli dengan apa yang terjadi.


...----------------...


Saat ini keluarga Adiputra sedang makan malam di ruang makan.


"Apakah ayah sudah memutuskan tentang pertunangan ku dengan Farel?" Tanya Kania.


"Kenapa?".


"Tak ada kemajuan pada perusahaan...".


"Kau yang tak becus mengurus perusahaan, tapi aku yang harus menangung nya?".


Brak


"Jaga ucapan mu Kania!!!😠😠" tuan Yuda berdiri dari duduk nya.


"Apa?, Aku benar kan?, Kau yang tak bisa mengurus perusahaan nya" Kania pun ikut berdiri.


Plak💢


"😶" Kania di tampar oleh sang ayah, nyonya Karina yang melihat pun terkejut dan ikut berdiri.


"Kau di didik tidak untuk menjadi pembangkang Kania😡" Yuda.


"Sudah lah, kenapa kalian malah ribut?".


"Aku memang tak didik untuk menjadi pembangkang, tapi aku didik untuk bisa menentukan yang baik dan benar" Kania pergi dari sana, dia pergi ke kamar nya, menutup dan mengunci kamar nya.


"Apa yang kau lakukan?" Karina tentu tak terima, itu putri nya, anak satu satu nya yang ia punya.


"Anak itu perlu di ajari sopan santun😡".


"Kau yang salah bukan dia😡".


"Kau membela nya?, Setelah apa yang dia lakukan tadi?, Kau lihat sendiri tadi kan?, Atau kau sudah b*ta hingga tak bisa melihat kesalahan nya?".

__ADS_1


"Aku tidak but*, aku melihat semua nya, tapi coba kau perikasa diri mu sendiri, sebelum kau menyalahkan anak mu" Nyonya Karina pergi dari sana.


"Argh😠, Ibu dan anak sama saja" Yuda melempar piring makan nya, membuat pecahan beling berserakan di lantai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Nyonya Karina mengetuk pintu kamar sang anak.


"Masuk" Kania tak tau jika sang ibu lah yang mengetuk pintu.


Karina masuk dan duduk di ranjang sang anak, tepat di samping kaki Kania.


"Sayang, maaf kan ayah mu ya".


"Hm".


"Apakah masih sakit?".


"Tidak (perlu tau)" sambung Kania dalam hati.


"Biarkan ibu melihat dan mengobati nya".


"Tak perlu, luka nya akan sembuh seiring dengan waktu" Kania teringat pada Galen, di mana Galen akan memaksa dan menarik tangan nya yang luka untuk di obati.


"Baiklah kalau begitu, ibu akan pergi, tidur lah" Karina mengelus kaki sang anak dan meninggalkan nya sendiri di kamar.


Kania merasa sesak saat sang ibu tak memperdulikan nya seperti Galen.


"(Kenapa?, Paksa aku, aku pasti tak akan menolak untuk di obati, kenapa tak membujuk lagi?, Kenapa langsung menyerah?😭😭)" Kania menangis di balik selimut yang menutupi tubuh nya.


"Hiks hiks, why?, (Galen, i want you now)😭".


...----------------...


"Uhuk uhuk😧" Galen terbatuk saat dia sedang makan.


Sang ibu menyuguhkan air minum pada Galen, "Ada apa?".


"Entah lah, hati ku tiba tiba merasa sesak dan rasa nya ingin menangis".


"Menurut mu apa itu?" Galen semakin bingung dan kehilangan nafsu makan nya, Galen mengusaikan makan nya dan pergi untuk beristirahat.


"(Bagaimana Kania sekarang?, Dan apa yang terjadi antara dia dan penerus Dawson itu?)"


"Eh, kenapa aku tiba tiba memikirkan nya?".


...----------------...


Saat ini Kania berdiri di balkon kamar nya, menggendong si baby bunny di pelukan nya.


"Lihat lah baby bunny, apakah langit malam nya indah?".


Si kelinci kecil malah semakin masuk ke palukan Kania.


"Kau kedinginan?" Kania kembali masuk dan meletakan di kelinci di ranjang nya, menenggelam kan kelinci itu di dalam selimut milik nya. Kelinci kecil itu bergerak gelisah di bawah selimut, Kania yang melihat nya tertawa dan membuka selimut.


Kania terkejut saat si kelinci kecil langsung melompat ke pangkuan nya, "Uhh, sebegitu nyaman nya kah kau di dekat ku?", Kania mengelus pelan tubuh si kelinci sambil tersenyum.


"Kau tau baby bunny, ada yang bilang pada ku bahwa bintang tak ada, tapi aku tak mempercayainya, dan pada akhir nya aku menemukan jawaban nya, bintang tertutup dan terhalang oleh banyak nya satelit di bumi, para satelit itu membuat bintang tak bisa menyinari bumi, dia benar" nada dan tatapan sendu di perlihatkan Kania saat ini.


TBC

__ADS_1


__ADS_2