Queen And Nerd Boy

Queen And Nerd Boy
16


__ADS_3

"Apa yang kalian maksud?, Dan malam apa?, Jelaskan semua nya pada ku" seseorang datang menghapiri Galen di sana.


......................


"Kau harus menerima pertunangan nya Kania, menurut lah jika ingin semua nya lebih mudah" tuan Yuda mengacam.


"Aku tak akan pernah menerima nya".


Tuan Yuda sudah terlewat kesal dengan putri nya yang satu ini, demi untuk membuat keadaan tidak semakin buruk, nyonya Karina turun tangan.


"Saya turuti lah perkataan ayah mu, dia hanya ingin yang terbaik untuk kita".


"Untuk kita?, Untuk kita atau untuk kalian lebih tepat nya?" Kania memutar bola mata nya malas.


"Setuju atau tidak, kau tetap akan bertunangan dengan Farel, itu lah keputusan nya" Yuda pergi dari sana.


"Tidak, AKU TIDAK MAU, KAU DENGAR, AKU TIDAK MAU!!!?" Kania berteriak agar sang ayah bisa mendengar penolakan nya.


Kania menghempaskan diri nya pada sofa di sana, Kania mulai frustasi, mengacak acak rambut nya dan berteriak, membuat sang ibu cemas dan berusaha untuk menenangkan sang anak.


"Sayang bukan kah cinta bisa tumbuh dengan mudah".


"Aku tak mempermasalah kan soal cinta di sini, aku tak peduli dengan yang nama nya cinta".


"Terus, apa alasan mu menolak?".


"Ibu, kau tidak tau seperti apa pria itu, kau tak akan pernah tau" Kania menyembunyikan wajah nya di balik telapak tangan nya.


"Bukan kah dia baik?, ibu selalu melihatnya melindungi dan menjaga mu, entah saat kalian masih kecil atau dewasa seperti sekarang".


"Manusia tak akan pernah bisa melihat isi dari semangka yang busuk tanpa membelah terlebih dahulu" Kania beranjak dan pergi meninggalkan ibu nya sendirian.


"Busuk?, Apa yang Kania maksud?, Bukankah Farel baik pada nya?" Karina bertanya tanya pada diri nya, apa yang ia tak ketahui?, Apa yang di sembunyikan oleh sang anak?.


...----------------...


Tok Tok Tok


"Masuk" Yuda sedang mengerjakan berkas nya di atas meja kerja nya.


"Ayah aku ingin bernegosiasi dengan mu" Kania berdiri di depan sang ayah.


"Apa?, Tentang apa?".

__ADS_1


"Ayah mencemaskan tentang perusahaan ini bukan?, Ayah ingin jika pernikahan ku nanti membuat perusahaan ayah menjadi lebih kuat?".


Tuan Yuda menutup berkas yang tadi ia kerjakan, dan mengalihkan konsen nya pada Kania yang berdiri di depan nya.


"Bukan kah penikahan itu akan menguntungkan mu juga?, Dia akan menjaga mu dengan baik melebihi semua pria di luar sana".


"Aku tak peduli, aku kesini bukan untuk mendengar pujian tentang Farel, tapi aku di sini untuk bernegosiasi".


"Katakan lah".


"Dalam waktu 1 bulan, aku akan mengambil alih perusahaan dan mengurus semua nya, ketika perusahaan tak mengalami kemajuan saat aku memimpin maka aku akan menerima pertunangan nya, tapi kalau aku berhasil dalam memimpin maka aku tak akan pernah menerima perjodohan itu, Bagaimana?".


"Kenapa kau harus membuat diri mu sulit jika ada jalan mudah?".


"Tolong jawab lah dulu pertanyaan ku".


"Baiklah, aku menyetujui nya, tapi dengan syarat, aku ingin keuntungan nya naik minimal 30%, jika hanya di bawah, maka berisap lah".


"Oke, aku terima, mulai besok aku akan langsung mengambil alih perusahaan"


"Permisi" Kania keluar dari ruang kerja sang ayah.


"Ayo Kania aku tau kau bisa, kau bukan lah wanita lemah, hanya 30%, hanya sebesar itu" Kania berusaha menghibur diri nya sendiri.


...----------------...


"Sayang ada apa?" Sang ibu mendekat.


"Kania bu, dia meninggal kan ku" Galen meletakan kepala nya pada pundak sang ibu.


"Bagaimana bisa?" Galen mengangkat kepala nya dan menatap ke dua netra sang ibu dengan sayu, dia bingung antara memberi tau atau tidak.


"(Tidak tidak, aku tak boleh mengatalan yang sesungguh nya)" Galen menepis pemikiran nya, "(Tapi bagaimana pun dia adalah ibu ku, aku tak bisa berbohong pada nya, dia harus tau)".


"Ada apa sayang?" Ibu Galen semakin khawatir melihat anak nya seperti ini.


"Bu sebenarnya😞..." Galen menceritakan semua nya dari awal hingga akhir, dia menceritakan bagaimana dia bisa menjadi partner Kania, bahkan berlaman bersama Kania.


"Apa?😲, Bagimana bisa itu terjadi?".


"Ada yang memasukan obat perangsang pada anggur Kania semalam, dan aku pun masih menyelidiki nya".


"Lalu bagaimana dengan Kania?".

__ADS_1


"Entahlah bu, tapi dia meminta ku untuk menjauh dari nya, dia juga meminta ku untuk kembali memulai hidup baru, dia ingin kita seperti tak saling kenal😞".


Sang ibu berusaha menenang kan sang anak yang sedang sedih, "bagimana jika ibu bilang kalau dia pun menyukai mu".


Galen mengangkat kepala nya dan menatap sang ibu, "menyukai ku?".


"Iya".


"Mana mungkin, itu tidak lah mungkin untuk terjadi, apa yang membuat ibu berfikir seperti itu?".


"Menurut mu kenapa Kania mau membawamu ke rumah sederhana yang ia buat?, Menurut mu kenapa Kania lebih memilih pria culun untuk menjadi partner party nya?, Semua yang Kania lakukan hanya dia lakukan pada mu Galen, apa kau tak sadar itu?".


Mata Galen membola, dia terkejut, sungguh dia tak sadar dengan semua itu, apa yang di katakan sang ibu semua nya benar.


"Kejar dia sayang, dia sedang butuh bantuan mu, mungkin ini lah waktu yang tepat untuk mempublikasikan identitas asli mu, lupakan dendam kita, masalah kita hanya pada kluarga nya bukan pada Kania" sang ibu tersenyum memberikan semangat untuk sang anak dalam memperjuangkan cinta.


"Trima kasih banyak ma, trima kasih karna mama mendukung cinta ku, setelah apa yang di lakukan kluarga nya pada kita, mama masih mau memaafkan dan mengerti".


"Sudah lah sayang, ibu memang harus melakukan nya, rasa sayang ibu lebih besar kepada mu dari pada rasa dendam ibu pada mereka".


Galen tersenyum dan pergi untuk memperjuangkan cinta nya.


"Pergi lah, dan bawa menantu ibu ke sini, ibu akan mengurus, merawat dan menjaga nya dengan baik😏".


...----------------...


Farel sudah di beritau oleh Yuda tentang negosiasi Kania dan diri nya, jujur Farel kesal bahkan dia membanting telfon nya setelah panggil terputus.


"Berusaha lah sekuat yang kau bisa sayang, karna apa pun yang kau lakukan untuk menjauh dari ku, ku pastikan hal itu akan menjadi sia sia, karna kau hanya milik ku, milik Farel Davies Dawson, tak akan ku biarkan kau bersama orang lain, bahkan dalam mimpi sekali pun".


...Breaking news...


Saham dari pt. Putra memiliki penurunan yang derastis, membuat perusahaan itu mengalami kebangkrutan, hutang yang tak lagi bisa di tutup, bahkan saat ini kluarga Putra mengalami kebingungan bagaimana mereka bisa melanjutkan hidup dan mengembalikan keadaan seperti semula, putra semata wayang mereka Angga Putra tak bisa melakukan apa pun untuk masalah ini.


^^^21 - Mei - 2017^^^


TBC


Like♥️


Comment 💬


Vote✨

__ADS_1


Rate⭐


Thanks 😘


__ADS_2