Queen And Nerd Boy

Queen And Nerd Boy
18


__ADS_3

Sudah 2 minggu semenjak Kania mengambil alih perusahaan, dan perusahaan juga telah menunjukan keuntungan yang semakin meningkat, Kania berhasil sejauh ini, tapi Kania tak cukup merasa puas, Kania lebih berusaha keras, waktu istirahat nya ia korbankan, waktu makan juga telah ia korbankan.


Walaw Kania sibuk, entah kenapa kejadian waktu itu terus saja teringat, dan membuat Kania berfikir lebih keras untuk mengetahui apa yang di katakan oleh Galen, dan apa yang telah terjadi?.


Farel mendengar tentang kemajuan Kania, jelas Farel tak suka, karna jika hal itu terjadi, maka dia dan Kania tak akan bisa bersatu.


Prank##


Farel membanting gelas nya ke lantai, semua pecahan beling berserakan di lantai.


"SI*L, ARGHHH!!!😠😡😤" Farel menarik rambut nya sendiri karna kesal, "Kania, tak akan ku biarkan kau berhasil, tak akan ku biarkan kau bebas dari diri ku, lihat saja apa yang akan aku lakukan nanti".


...----------------...


Saat ini Kania sedang memeriksa data keuangan perusahaan, dan saat itu juga ada Mawar yang masuk ke ruang Kania tanpa permisi dan terburu buru.


"Ada apa?" Kania terkejut melihat Mawar yang tergesah gesah seperti itu.


"Nona huh, gawat nona😧hah".


"Apa?😧".


"Saham kita anjlok, beberapa produk furniture kita juga rusak, dan para pemesan juga sudah marah karna barang mereka tak kunjung di antar


"APA??!!!😨", "Bagaimana bisa?".


"Aku juga tidak tau nona".


"Ini terlalu mendadak, periksa keamanan kita, ada yang meretas keamanan perusahaan kita, cepat Mawar" Mawar pergi dari ruangan Kania, Mawar melaksanakan perintah dari sang nona, sedang kan Kania pergi mengambil kunci mobil dan jaket yang berada di sofa nya.


Mawar pergi ke ruang bagian keamanan, semua pegawai di sana memberi hormat pada Mawar.


"Nona, ada yang meretas keamanan teknologi kita" kata salah satu pegawai.


"Periksa, dari mana penyerangan itu berasal".


"Kami sudah memeriksa nya, tapi kami kehilangan jejak dan lokasi nya nona".

__ADS_1


"Apakah kalian juga tak bisa menemukan lokasi sebelum nya?".


"Tidak nona, maaf, mereka terlalu cepat, mereka juga menyerang bersamaan, semua leptop dan gadget di sini di masuki oleh firus, dan kami tak bisa melakukan apa pun".


Mawar merasa kesal sendiri dia tak bisa berteriak dan memarahi pegawai nya, "aku ingin kalian melacak orang itu segera, aku tidak mau tau, laporkan pada ku jika kalian sudah menemukan nya, tapi jika kalian tak bisa... Persiapkan diri kalian untuk mencari pekerjaan baru" Mawar pergi dari sana.


...----------------...


Berita tentang menurun nya saham dan menurun nya kinerja perusahaan Adiputra, membuat banyak pembeli membatalkan pesanan mereka, barang dan produk yang telah di buat tak bisa menghasilkan mereka uang, berita itu juga sampai pada telinga Farel dan Galen.


Tuan Yuda yang ikut mendengar berita itu langsung pergi ke prusahaan nya, dan melihat semua dengan langsung, Kania juga sudah sampai di kantor, Kania tadi pulang ke rumah, mengambil flashdisk yang ia simpan di kamar nya.


Kania yang sampai ke prusahaan tak tau jika sanh ayah ada di sana juga, Kania langsung pergi menuju ruang keamanan, semua nya memberi hormat pada Kania.


"Di mana leptop yang terkena firus?" Tanya Kania.


"Semua nya nona, tanpa terkecuali" Kania langsung duduk di salah 1 kursi, mengambil alih salah 1 leptop di sana.


Kania memasukan firus yang lebih kuat ke leptop itu, setelah semua firus berhasil masuk ke leptop, Kania melepaskan flashdisk nya dari sana, Kania berdiri dan menatap para pegawai di sana.


"Masukan firus itu pada semua leptop di sini, dan jika hal ini sampai di ketahui oleh orang luar, maka akan ku pastikan hidup kalian berakhir hari itu juga".


"Siap nona🙇, ucap bersamaan para pegawai" Kania melangkah pergi, tapu sebelum Kania keluar dari ruangan itu.


"Jika sudah selesai, kembalikan flashdisk itu pada ku, dan segera beritau pada ku asal firus sebelum nya" Kania pergi dari sana.


Kania berjalan ke arah ruangan nya, Kania berfikir bagaimana cara nya untuk mengembalikan semua seperti semula lagi, saat Kania berada di depan pintu ruangan nya, pintu itu terbuka dan menampilkan wajah Farel.


"Owhh, hai Kania😊".


"Apa yang kau lakukan di sini?" Kania mengucapkan dengan nada sadis.


"Sayang sopan lah sedikit, aku ini calon suami mu".


"Jangan pernah bermimpi di pagi hari, karna hal itu tak akan pernah terjadi".


"Itu akan terjadi, tak akan lama lagi, jadi sampai bertemu nanti malam sayang😊" Farel pergi setelah mengelus kepala Kania.

__ADS_1


Kania bingung apa yang telah terjadi, dan bagaimana Farel bisa masuk ke ruangan nya?, Kania melangkah masuk ke ruangan di depan nya, dan melihat sang ayah yang duduk di kursi itu.


"Ayah😦".


"Apa yang telah kau lakukan Kania?".


"Ayah ada yang meretas keamanan kita, dan dia lah yang membuat saham kita anjlok, sebelum berita itu beredar, data keuangan perusahaan masih aman".


"Kita di ambang kehancuran Kania, kita berada di posisi ini karna mu, bagaimana kau akan mengembalikan semua nya?".


"Aku bisa ayah, berikan aku kesempatan 1 kali lagi".


"Tidak".


"Ku mohon ayah🙏😢".


"Malam ini kita akan makan di luar bersama kluarga Farel, siapkan diri mu" Yuda keluar dari ruangan.


Kania shok, jantung nya seolah berhenti berdetak untuk sementara waktu, Kania terduduk di sofa, tatapan kosong yang terlihat dari mata Kania menunjukan jika dia menahan tangis dan sedih di hati.


"Aku tak mau, aku tak mau menikahi seorang monster, aku mencintai orang lain, aku tak mau menikah bahkan bertunangan sekali pun, kenapa kalian semua tak mengerti?, Kenapa kalian semua terus memberiku luka?, Aku sudah berusaha keras untuk ini, dan kalian dengan mudah nya memetahkan semangat ku?, Aku berusaha mati matian untuk membangun perusahaan ini, kenapa kalian tak bisa melihat kerja keras ku?😭😭😭😭hiks hiks hiks, why?, hiks hiks" Kania menangis di dalam sana, dada nya sesak, tenggorokan nya sakit, hati nya terluka.


Sang ayah menahan kesedihan nya saat mendengar sang anak menangis di sana, ayah mana yang akan tega membuat gadis kecil nya menangis?, Yuda juga sama tak menginginkan hal ini, tapi bagaimana?, Semua akan semakin buruk jika Kania tak menerima pertunangan nya, Farel?, Yuda mengetahui sedikit tentang Farel, kluarga Farel akan melakukan apa pun untuk mendapatkan apa yang mereka ingin kan, sekali pun itu harus menyakiti hati orang lain.


Tuan Yuda juga mengetahui jika saham mereka di permainkan, tuan Yuda tau itu, dan hal itu pasti di lakukan oleh Farel sendiri, Yuda pergi dari sana, meninggalkan sang anak menangis sendiri di sana.


TBC


Like♥️


Comment 💬


Vote✨


Rate⭐


Thanks 😘

__ADS_1


__ADS_2