
"Pergilah dan bantu Brush membunuh Kraken" ucap Antonius pada lima prajurit nya.
"Baik tuan" jawab mereka dan melesat membantu Brush.
...-----------------------------------------------------------------...
...-...
...-...
Setelah ke lima prajurit nya pergi, Antonius duduk bersila, dan mengatur Nafas nya, Antonius ingin memulihkan jumlah mana nya.
Antonius yakin dengan Prajurit nya dalam melawan Kraken, meskipun Kraken memiliki Rank yang lebih tinggi dari prajurit nya, Namun Kraken tidak dapat mengeluarkan seluruh kekuatan nya, sehingga Antonius merasa percaya diri pada pasukan nya.
Betul saja, Setalah 3 jam kemudian para Pasukan nya berhasil membunuh Kraken dan kembali menghadap Antonius.
"Ding, Anda berhasil mengalahkan 3 monster Rank SSR".
"Ding, Anda berhasil lulus ujian Dewa Absolut, Dewa Uranus"
"Ding, System mengalami gangguan, Dewa Uranus ingin berbicara pada anda"
Suara Notifikasi System pun bermunculan, Namun diabaikan oleh Antonius.
Dan para prajurit nya telah tiba di tempat Antonius berada.
"Kerja bagus, kalian semua benar-benar dapat diandalkan" ucap Antonius bangga pada Prajurit nya.
Prajurit nya pun merasa senang karna dipuji oleh Antonius.
"Baiklah, sekarang kembalilah kedalam bayangan ku dan beristirahatlah," ucap Antonius.
"Baik tuan" jawab mereka serentak.
*Bola cahaya yang dari awal memperhatikan pertarungan Antonius hingga akhir pun kagu dengan Antonius.
Selain kemampuan dan Skill nya yang luar biasa, Antonius juga dapat berpikir dengan tenang dan mengatur strategi yang matang dalam situasi bepertarung.
Bola cahaya itu mendekat pada Antonius*.
"Luar biasa, selamat karna berhasil menyelesaikan ujian dari ku, dan kau juga sudah melebihi Ekspetasiku Anak muda" Bola cahaya itu.
__ADS_1
*Antonius yang mendengar ucapan Bola cahaya itu hanya diam dan mengabaikan nya.
"Aku tidak butuh ucapan selamat mu, Sekarang cepat keluar kan aku dari sini sekarang juga" ucap Antonius dengan dingin.
"Hahahaha, sungguh Anak muda yang tidak sabaran, tenang lah anak muda, aku akan mengeluarkan mu dari sini, namun sebelum itu aku akan memberimu hadiah karena berhasil lulus ujian dari ku", ucap bola cahaya itu lalu melesat masuk kedalam kepala Antonius.
Saat bola cahaya itu masuk ke dalam kepala Antonius, Antonius merasa sakit kepala yang
luar biasa.
"Argggghhhhh dasar bola sialan" teriak Antonius kesakitan sambil memegang kepala nya dengan kedua tangan nya.
Tak berapa lama, Antonius pun jatuh pingsan karena rasa sakit di kepala nya.
Lalu Antonius terbangun di suatu ruangan yang cukup luas.
Antonius melihat sekeliling nya namun tidak menemukan apa pun.
"Dimana ini, Apakah aku sudah mati?" tanya Antonius dalam hati nya.
"Akhir nya kita bertemu juga Anak muda" sebuah suara yang berwibawa mengejutkan Antonius.
"Hei, apakah kau hantu atau apa, mengapa kau tidak menujukkan dirimu?" ucap Antonius dengan kesal
"Hahahaha, aku lupa anak muda" ucap Suara itu lalu menunjukkan diri nya.
*Sebuah Asap putih muncul di lantai, lalu membentuk sebuah tubuh menyerupai manusia.
Asap putih itu perlahan menghilang, dan hanya menyisakan seorang manusia, yang terlihat sudah tua.
Antonius yang melihat seseorang sedang berdiri di hadapan nya pun, mulai merasa sesak, dan tertekan dengan kehadiran orang itu, Meskipun Antonius sudah bertambah kuat.
Namun dibandingkan dengan orang yang ada di hadapan nya, kekuatan Antonius masih belum ada apa-apa nya dibandingkan dengan orang yang berdiri di hadapan nya sekarang.
Antonius kemudian memperhatikan lagi orang yang berdiri dihadapan nya. Antonius melihat wajah nya yang sudah berkeriput, Rambut nya putih panjang beruban, jenggot nya juga sudah putih dan memanjang hingga ke perut nya.
Meskipun sudah tua, namun kakek itu tetap berdiri tegap, dan memegang jenggot nya sambil mengelus-ngelus jenggot nya*.
"Benar-benar luar biasa, kau memiliki tubuh dan jiwa yang kuat, Aku juga tidak menyangka, kau memiliki kemampuan yang di miliki oleh Yama, Sang penguasa kematian" ucap kakek tua itu.
"Ughhhh, Aa,,,,apa yang kau bicarakan kakek tua" ucap Antonius terbata-bata.
__ADS_1
Kakek tua yang melihat Antonius berkeringat dan tertekan dengan aura kehadiran nya pun, segera menarik aura nya yang menyebar di ruangan Itu.
"Maaf anak muda, Aku terlalu bersemangat, hingga lupa mengendalikan aura ku, dan memperkenal kan diri ku", ucap Kakek tua itu sambil menarik aura kekuatan nya.
"Nama ku adalah Uranus, Dulu aku memiliki Gelar Dewa penguasa Bintang Alfa Centauri, dan juga Raja nya, raja para dewa di Galaxy Blue star Zone" ucap Kakek tua itu sambil memperkenal kan diri nya.
Antonius yang mendengar hal itu pun menjadi heran, menurut informasi yang di dapatkan nya, Dewa Cronos lah yang menjadi raja para Dewa.
"Jika kau Raja nya raja Para dewa, Lalu kau pasti mengenal Dewa Cronos bukan? tanya Antonius.
"Hahahaha Cronos Adalah Putra ku, Saat aku menjadi Dewa penguasa bintang, aku mewariskan kehendak ku pada Cronos agar bisa memimpin para dewa". ucap Kakek tua itu lagi.
"Namun seperti yang kau tau, Alam dewa sudah hancur 100 ribu tahun yang lalu dan membawa perubahan yang besar dalam setiap planet yang ada dalam Galaxy Bule Star Zone". ucap kakek tua itu.
Setelah mendengar penjelasan Kakek tua itu, Antonius merasakan Ada yang Aneh.
"Lalu apa tujuan mu datang menemuiku?" tanya Antonius.
"Hahaha benar-benar Anak muda yang tidak sabaran, baiklah kita langsung ke inti nya saja.
Aku ingin menjadikan mu sebagai Penguasa baru Galaxy Blue Star Zone dan menjaga Galaxy ini dari ambisi dewa dan juga penguasa bintang" ucap kakek tua itu.
"Apa!, kau ingin aku jadi penguasa Galaxy, sebaik nya kau mencari orang lain saja, aku tidak mau berurusan dengan para dewa maupun penguasa bintang, itu sangat sulit untuk manusia fana seperti ku, lagi pula Dewa Cronos masih hidup bukan", ucap Antonius menolak permintaan kakek tua.
.
.
.
.
Bersambung
.
.
Jangan lupa like dan komen.
Author masih membutuhkan Saran dari para readers semua🙏**
__ADS_1