Ragnarock System

Ragnarock System
Hanya segerombolan Semut


__ADS_3

Mereka bertiga pun pergi meninggalkan kantor Administrator Dungeon, dan menuju rumah Suparman


...--------------------------------------------------------------------------------...


Setelah 25 menit mengendarai Mobil, Antonius, Boris, dan Suparman tiba di rumah Suparman.


Suparman menekan bell rumah nya.


Tak berapa lama, Pintu terbuka dan keluar seorang wanita menyambut kepulangan Suparman.


Wanita itu adalah Istri Suparman.


Suparman sendiri sudah berumur 40 tahun dan istri nya berumur 37 tahun. Suparman memiliki sepasang anak, Anak pertama perempuan, dan anak kedua laki-laki.


"Selamat datang pa, ehk ada pak Boris selamat datang juga pak" ucap Surti istri suparman menyambut suami dan tamu nya.


Surti tentu saja mengenal Boris, karena Boris adalah wakil guildmaster Grim reaper dan sekaligus atasan suami nya.


Selain itu Boris juga sudah menganggap bahwa suparman Adalah saudara nya, dan juga menggap keluarga suparman adalah keluarga nya sendiri.


"Owh iya papa lupa, ini yang ini adalah tuan Antonius, tuan ini adalah penyelamat nyawa papa, dan pak Boris" ucap Suparman memperkenal kan Antonius pada istri nya.


"Iya Suparman benar, kalau tidak ada tuan Antonius yang menolong kami, mungkin kami berdua tidak akan bisa berdiri disini sekarang, ucap Boris lagi.


Surti pun merasa heran, meskipun Antonius menyelamatkan nyawa suami nya dan pak Boris, tapi kelihatanya Suami nya, dan pak Boris sangat menghormati Antonius.


"Apakah tuan muda ini memiliki identitas yang lain, sehingga suamiku dan atasan nya juga sangat menghormati pemuda ini" gumam surti dalam hati nya.


"Terimakasih tuan muda, sudah menyelamatkan Nyawa suami saya" ucap Surti


"Jangan terlalu melebihkan, sudah tugas ku sesama manusia harus saling menolong" ucap Antonius. sambil tersenyum ramah.


"Owh iya apakah makanan sudah disiapkan, papa dan tamu papa sudah lapar nih" ucap Suparman.


"Owh iya hampir lupa pa, mari silahkan" ucap surti. sambil menuju ruang makan.


Sebelum menuju ruang makan, Antonius berbisik pada suparman.


"Aku ingin mandi terlebih dahulu sebelum makan, dan sekalian aku ingin meminjam beberapa baju, apakah ada baju yang sesuai dengan ukuran badan ku?" bisik Antonius pada Suparman.

__ADS_1


"Owh tentu saja ada tuan, tolong tunggu sebentar tuan saya akan mengambilkan beberapa pakaian untuk tuan" ucap Suparman.


"Pak Boris duluan saja keruang makan, saya ingin mengambil beberapa pakaian untuk tuan Antonius, soal nya tuan Antonius ingin mandi terlbih dahulu" ucap Suparman pada Boris.


"Baiklah kalau begitu", ucap boris lalu pergi keruang makan.


*Suparman mengambil baju yang menurut nya memiliki ukuran sesuai dengan Antonius, lalu memberikan nya pada Antonius dan menujukkan letak kamar mandi.


Setelah selesai Suparman pun pergi menuju ruang makan, diruang makan sudah ada istri, Boris dan kedua Anak nya.


Meskipun mereka sudah berkumpul namun mereka tidak makan, dan lebih memilih menunggu Antonius selesai mandi dan makan bersama.


Padahal Suparman sudah menyuruh untuk istri dan anak nya agar makan lebih dulu, namun mereka menolak nya.


Kedua anak nya juga penasaran, siapa orang yang bisa membuat ayah nya dan juga atasan nya mau menunggu untuk makan bersama, biasa nya ini hal yang jarang terjadi pada saat mereka makan bersama.


Setelah belasan menit berlalu Antonius selesai mandi dan memakai baju yang di berikan Suparman tadi, dan segera bergegas ke ruang makan.


Saat Antonius tiba di ruang makan, Antonius melihat semua nya sudah berkumpul namun makanan di atas meja belum tersentuh sama sekali*.


"Kenapa kalian belum makan?" tanya Antonius.


"Hah,, kalian seharus nya tidak perlu menunggu ku selesai mandi, baru mulai makan, kalau begitu aku minta maaf sudah membuat kalian menunggu" ucap Antonius.


"Tidak masalah tuan, mari silahkan makan", ucap Suparman.


Sementara pipi anak perempuan Suparman terlihat memerah, setelah melihat Antonius, dia tidak menyangka bahwa orang yang ditunggu ayah nya adalah pemuda yang tampan.


Anak perempuan suparman bernama lilis, dan memiliki usia 24 tahun dan sedang kuliah, semester 7, disalah satu universitas yang ada distrik 6.


Surti yang melihat anak perempuan nya memandang Antonius tapa berkedip, dan juga muka nya yang memerah, segera berdehem dan mencubit sedikit tangan Lilis.


Lilis pun segera tersadar dari lamunan nya, dan segera menyendok nasi nya. Mereka pun mulai menyantap makanan dengan lahap.


Selang beberapa lama, mereka pun telah selesai makan.


"Setelah ini Tuan akan kemana?" tanya Boris.


"Hmmp kelihatan nya aku akan pergi ke distrik 10, untuk bertemu dengan kedua orang tua ku" Ucap Antonius.

__ADS_1


"Hmmp, sebaik nya tuan hati-hati, Distrik 10 saat ini di kendalikan oleh salah satu hunter Rank S, dan hunter ini juga adalah salah satu Eksekutif Guild Shark Evils" ucap Boris menjelaskan.


"Itu benar tuan, dan juga banyak rumor yang menyebar bahwa, di distrik 10 ada tambang Permata, dan Hunter rank S tersebut melakukan kerja paksa pada masyarakat sekitar, dan juga sudah banyak korban yang gugur di dalam tambang".


"Dan juga Sudah berulang kali pihak Asosiasi mencoba menyelidiki rumor ini, namun selalu di halangi oleh Guild Shark evils" ucap Suparman lagi.


"Hah, lagi-lagi Guild sampah itu, apakah Asosiasi takut pada Guild sampah itu" ucap Antonius.


Suparman dan Boris yang mendengar Antonius dangan enteng nya membilang Shark Evils adalah guild sampah, hanya bisa menelan air liur nya, jika saja ucapan Antonius ini tersebar tentu saja dia akan di buru oleh anggota Hunters Shark Evils.


"Pihak Asosiasi bukan nya takut pada Guild Shark Evils, hanya saja, pihak Asosiasi mencoba menghindari pertarungan Antar hunter agar tidak terjadi perpecahan.


Karena saat ini, Negara kita sedang terjadi perang dingin dengan China di pulau Natuna, meskipun saat ini yang berperang masih secara militer" ucap Boris menjelaskan.


"Benar yang dikatakan pak Boris, jika perang hunter pecah, pasti negara kita akan kekurangan kekuatan tempur karena akan banyak hunter yang terluka, dan bahkan mungkin akan ada yang tewas.


Tentu saja hal ini akan di manfaatkan China untuk mengirim Hunter nya dan langsung merebut pulau Natuna, Inilah yang membuat Asosiasi tidak bisa terlalu menekan Guild Shark Evils," ucap Suparman.


Antonius yang mendengar penjelasan Boris dan Suparman pun segera mengerti situasi nya yang terjadi saat ini.


"Semoga saja orang tuaku baik-baik saja, dan tidak menjadi budak di pertambangan Shark Evils, jika hal itu terjadi maka aku akan menghancurkan Guild Shark Evils tanpa sisa" ucap Antonius dengan dingin.


*Lagi-lagi Boris dan Suparman menelan air liur nya setelah mendengar ucapan Antonius.


Saat ini mereka belum tau kekuatan Antonius sebenar nya, namun melihat pertarungan yang di dalam dungeon, bagaimana dengan mudah nya Antonius mengatasi monster Rank S+, dan belum lagi Kekuatan bawahan nya yang mengerikan*.


"Maaf sebelum nya tuan, Meskipun tuan sangat kuat, namun Shark evils, bekerja sama dengan beberapa guild bahkan bekerja sama juga dengan Guild ternama yang ada di luar negri," ada baik nya tuan tetap waspada Ucap Boris dengan sopan.


"Hahahaha, ingat lah yang akan ku katakan ini, Sekuat apa pun hunter yang ada di bumi Ini, mereka semua hanya lah segerombolan semut di hadapan ku" ucap Antonius dengan Tegas.


.


.


.


Bersambung


Jangan lupa Like dan komen.

__ADS_1


Author masih membutuhkan Saran daribpara readers semua🙏🙏🙏


__ADS_2