Ragnarock System

Ragnarock System
Amarah Antonius


__ADS_3

Para hunter Rank A dan Rank S yang melihat ke 5 saint mereka tampak Cemas dan waspada pun segera mendekat dan mengelilingi kelompok orang yang tiba-tiba muncul dari dalam Portal.


"Siapa Kalian, dan bagaimana kalian bisa keluar dari dalam portal?" tanya Amstrong lagi.


Amstrong Dapat merasakan bahwa rombongan orang yang keluar dari dalam portal itu bukan orang biasa, terutama Perempuan yang menggunakan Topi Caping, Amstrong dapat jelas merasakan aura penekanan perempuan itu.


Adisson, Elroy, Ulger, dan Octavio juga merasakan hal yang serupa.


"Apa kalian juga merasakan nya?" tanya Adisson.


"Iya aku juga merasakan nya, mereka semua bukan orang biasa, aku bahkan tidak dapat melihat tingakatan kekuatan mereka" balas Ulger. disambut anggukan kepala Octavio dan Elroy.


"Kalian jangan lengah dan tetap waspada, kita belum tau identitas mereka, apakah mereka musuh atau kawan, dan apa tujuan mereka" ucap Amstrong.


Elsa yang melihat kelompok manusia didepan nya Waspada dan memandangi nya dengan tajam, Dan terus berbicara dengan bahasa yang Elsa tidak dapat mengerti pun menjadi bingung.


"Sistem, pelajari bahasa yang mereka gunakan" ucap Elsa.


Ding : Memindai bahasa Mahkluk Bumi, Mempelajari bahasa Umum yang sering digunakan mahkluk Bumi.


Sambil menggu sistem selesai, Elsa pun berniat untuk menyapa kelompok manusia di depan nya dengan tersenyum ramah.


Wajah Elsa yang cantik pun semakin terlihat dengan senyuman yang terukir di wajah nya, Senyuman Elsa itu membuat hunter rank A dan Rank S yang awal nya bersikap waspada menjadi luluh dan terpikat dengan senyuman Elsa.


"Wanita yang sangat Cantik, apakah dia bidadari yang datang dari surga" ucap Salah satu Hunter rank A.


"Kau benar aku baru ini melihat wanita secantik dia" timpal hunter rank S lain nya.


Suara Bisikan dan pembicaraan mengenai Elsa pun mulai terdengar, sementara Amstrong, Adisson, Elroy, Ulger, dan Octavio masih tetap besrikap waspada, meskipun Hati mereka sedikit goyah akibat melihat senyum Elsa, Namun ke 5 hunter rank SSR itu langsung sadar dan kembali memasang sikap waspada.


"Kalian semua tenang lah, dan jangan mau tertipu dengan senyum nya itu..!" bentak Adisson menyadarkan para hunter yang sedang ribut membicarakan Elsa.


Setelah mendengar suara Adisson, Para hunter yang awal ribut pun menjadi terdiam, dan kembalu fokus dengan tujuan mereka.


.


Ding : Berhasil mempelajari bahasa manusia Bumi, informasi akan disatukan kedalam pikiran Nona.


Setelah mendapatkan Notif dari sistem milik nya, Elsa pun mulai mendapatkan informasi tulisan dan bahasa baru yang masuk ke dalam kepalanya. Setelah itu, Elsa pun mulai berbicara dengan bahasa yang di gunakan oleh manusia bumi.

__ADS_1


"Hallo, salam kenal, Kami kesini bukan lah berniat buruk, kami kesini hanya untuk membantu kalian mengurus Dungeon ini" ucap Elsa.


Amstrong, Adisson, Elroy, Ulger dan Octavio beserta hunter lain nya pun terkejut mendengar perkataan Wanita di depan mereka.


"Apa, lalu kalau begitu dari mana asal kalian, bagaimana kalian bisa keluar dari dalam portal itu?" tanya Amstrong penasaran.


"Kalian tak perlu tau asal kami dari mana, kami disini hanya untuk membantu kalian, dan kami tak punya banyak waktu untuk menjawab pertanyaan mu itu" jawab Elsa.


Mendengar Jawaban Wanita yang ada di hadapan nya, membuat Amstrong menjadi kesal dan mencoba melesat ke arah Elsa.


Namun salah satu Pria yang dari awal terus berdiri di belakang Elsa dengam cepat menghadang Amstrong, dan melepasakn sebuah tendangan yang dengan telak mengenai perut Amstrong.


Amstrong yang kaget dengan kemunculan Seorang Pria di hadapan nya pun tak sempat menghindar tendangan pria itu.


"Uggg, sial" ucap Amstrong yang terkena tendangan Pria itu lalu terpental belasan meter kebelakang.


Adisson, Elroy, Ulger dan Octavio yang Melihat Amstrong terpental ke belakang pun langsung mengeluarkan senjata mereka masing-masing dan bersiap untuk bertarung, begitu juga dengan para Hunter lain nya.


Dhea yang melihat hal itu pun langsung melepaskan Aura intimidasi nya. Seketika Para Hunter rank A dan rank S langsung jatuh berlutut ke tanah, sementara Adisson, Elroy, Ulger dan Ocatavio langsung terdiam mematung, setelah merasakan Aura intimidasi yang kuat.


Mereka ber empat tau bahwa Wanita yang ada di depan mereka memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dibandingkan kekuatan mereka.


"Hentikan..!!! ucap Elsa dan Amstrong bersamaan.


Sementara Amstrong yang terpental pun segera bangkit lalu mengipas-ngipas Baju nya yang Kotor, kemudian berjalan mendekat ke arah Adisson.


"Baik lah, kalau tujuan kalian untuk membersihkan Dungeon ini, maka kami tidak akan menghalangi kalian, tapi kami tidak akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu kepada kalian" ucap Amstrong.


"Bagus kalian memilih keputusan yang Bijak, kalian tidak perlu khwatir dengan kami, cukup Khawatir kan diri kalian sendiri yang lemah itu" jawab Elsa dengan santai.


"Kau..!" bentak Adisson marah namun segera di tenangkan Amstrong.


"Kalian semua tenang lah, biarkan saja mereka masuk ke dalam Dungeon, toh ini keuntungan untuk kita semua" ucap Amstrong.


Adisson beserta Hunter yang lain nya mendengar perkataan Amstrong pun menahan diri lalu menyimpan senjata mereka masing-masing, namun mereka masih terus waspada dan memantau Rombongan Wanita bertopi caping itu.


"Kalian berdua, Jagalah di luar Dungeon ini, dan jangan biarkan siapa pun masuk kedalam Dungeon" ucap Elsa kepada bawahan nya.


"Baik nona" jawab 2 Pria berbadan kekar itu.

__ADS_1


Setelah itu Elsa, Dhea dan 8 bawahan nya pun mulai berjalan masuk kedalam Dungeon Rank SSR.


.


.


Di Indonesia......


Dalam Menara Dungeon....


3 jam sebelum nya Antonius dan ke 2 saudara nya telah tiba di lantai 19 Menara Dungeon.


Saat ini ke 2 saudara Antonius sedang bertarung dengan ratusan ribu Monster, sementara Antonius duduk di bawah pohon sambil bermeditasi.


Setelah bertarung cukup lama, Bang Ser dan Sarah telah berhasil membunuh ratusan Monster, meskipun begitu Bang Ser dan Sarah masih belum merasakan Lelah sedikit pun, Mereka berdua justru semakin bersemangat untuk membunuh Monster-monster yang terus berdatangan ke arah mereka.


Jika ada orang yang melihat aksi Bang Ser dan Sarah dalam bertarung melawan Monster-monster itu, maka mereka akan merinding ketakutakan, karena Bang Ser dan Sarah saat ini terlihat seperti maniac berarung dan pshikopat.


Ditengah Pertarungan Bang Ser yang terus menerus menebaskan pedang nya dan membunuh para monster tidak menyadari kemunculan Sosok mahkluk Demi Human yang mengerikan.


Demi Human itu muncul dari sebuah Gerbang yang muncul secara tiba-tiba di tengah Gelombang Monster.


Demi Human yang melihat 2 orang manusia sedang membantai dan membunuh Para bawahan nya pun menjadi marah.


Dengan Cepat Demi Human itu langsung melesat cepat ke arah Bang Ser lalu melepaskan sebuah Tendangan yang mengandung energi cukup besar.


"Manusia Bajingan, berani nya kau membuat kekacauan di wilayah kekuasaan ku" ucap Mahkluk Demi Human Itu, Sambil melesat cepat kearah Bang Ser dan melepsakan tendangan le arah perut Bang Ser.


Bang Ser yang kaget dengan serangan tiba-tiba pun hanya sempat mengangkat pedang nya dan memposisikan pedang nya menyilang untuk menahan serangan yang datang ke arah nya.


"Buaaaammm" Tendangan monster Demi Human itu langsung menghantam pedang Bang Ser, Karena tendangan Monster demi Human itu sangat kuat, bang ser pun terpental puluhan meter kebelakang.


Lalu menghantam Pohon bertubi-tubi, yang membuat pepohonan itu tumbang satu persatu dan berhenti setelah menghantam batu besar.


Bang Yang terpental menghantami pepohonan pun merasakan sakit yang luar biasa, Bang Ser merasakan beberapa tulang nya patah, Bang Ser benar-benar merasakan sekarat, bahkan untuk bernafas pun sangat sulit, Dara mulai berkeluaran dari mata dan hidung bang Ser.


Sarah yang melihat bang Ser terpental pun berteriak Histeris " kakak.....! teriak Sarah lalu melesat dengan cepat ke arah Bang Ser.


Sementara Antonius yang merasakan aura kuat pun menghentikan meditasi nya lalu mendengar suara teriakan adik nya langsung bangkit berdiri kemudian langsung menggunakan skill teleport ke Sumber suara Adik nya.

__ADS_1


Setelah tiba ditempat Adik nya, Antonius melihat Bang Ser yang terbaring dengan kondisi mengenaskan dan sekarat pun tak bisa menahan amarah nya.


Aura yang Kuat yang mengerikan pun merembes keluar dari Tubuh Antonius, bahkan energi yang di keluarkan Antonius terasa hingga keluar Menara Dungeon bahkan membuat Getaran yang cukup kuat.


__ADS_2