
"Apakah yang melakukan ini semua masih pantas di sebut manusia, Guild Shark Evills!! tunggu saja aku akan menghancurkan kalian tanpa tersisa, Aku tidak akan membiarkan kalian lolos satu pun!! teriak Antonius Marah
...-------------------------------------------------------------------...
Antonius pun segera menelusuri tenda pengungsian, untuk mencari kedua orang tua nya, dan kedua saudara nya.
Antonius mencari dari tenda ke tenda, namun Antonius masih belum menemukan keluarga nya.
"Dimana keluarga ku? apa mereka tidak ikut mengungsi di sini, lalu kemana mereka pergi? tanya Antonius dalam hati nya.
Antonius lalu bertanya pada salah satu pengungsi yang ada di tenda.
"Maaf buk, apakah hanya ini jumlah warga yang mengungsi di tempat ini?" tanya Antonius.
"Ada lebih banyak pengungsi, namun tadi pagi mereka sudah di jemput dan di bawa ke area pertambang" ucap salah satu pengungsi itu.
"Lalu apakah ibu tau, dimana letak tambang itu?" tanya Antonius lagi.
"Kalau itu ibu kurang tau nak, setiap kami di jemput dan di bawa ke pertambangan, mata kami selalu di tutup kain" ucap pengungsi itu lagi.
Setelah mendengar ucapan ibu itu, Antonius lalu pergi sedikit menjauh dari tenda pengungsian.
Antonius lalu melihat sebuah bangunan Mansion yang megah dan besar tak jauh dari tempat pengungsian.
"Itu pasti tempat tinggal Jakob si hunter rank S yang melakukan semua ini" gumam Antonius.
Antonius lalu memanggil Brush dan Hirarri bawahan nya.
"Pergilah ke Mansion itu, dan bawa orang yang bernam Jakob itu kesini dalm hidup-hidup" ucap Antonius.
"Baik tuan" jawab mereka berdua dan segera melesat ke arah Mansion.
Setelah bawahan nya pergi Antonius menghubungi Suparman agar mengirim tim medis dan bahan makanan untuk para pengungsi.
Sementara itu, di dalam Mansion.....
__ADS_1
"Apakah keributan di tempat pengungsian sudah di bereskan?" tanya Jakob pada bawahan nya.
"Maaf tuan, Saat ini kami masih belum mendapat informasi nya, bahkan kelima hunter pengawal pribadi tuan saat ini belum kembali" jawab bawahan Jakob.
"Sial, apa yang sebenar nya terjadi ditempat pengungsian, apa para budak bodoh itu sudah berani membrontak? ucap Jakob dengan kesal.
Tak berapa lama terdengar suara ledakan dan terjadi sedikit gempa kecil di dalam Mansion tempat Jakob dan bawahan nya berada.
Jakob yang mendengar sura ledakan dari tempat pengungsian segera berlari ke luar balkon, dan melihat tembok-tembok, serta gerbang pintu masuk Ke tempat pengungsian telah roboh dan hancur.
"Sial ada yang salah, segera panggil seluruh hunter yang ada di mansion, dan cepat ikuti aku ke Tempat pengungsian" ucap Jakob yang sedikit panik.
"Baik tuan, jawab bawahan nya sambil memberi pesan kode kepada para hunter yang bekerja di bawah Jakob untuk berkumpul, dan pergi ke Tempat pengungsian.
Jakob dan bawahan nya pun langsung melesat keluar dari mansion, disusul para hunter bawahan nya.
Brush dan Hirarri yang sedang menuju ke arah Mansion segera melihat dua orang yang melesat keluar dari dalam Mansion dan diikuti puluhan orang di belakang nya,
Brush dan Hirarri segera menghentikan langkah nya, dan segera menghadang kedua orang yang meelsat keluar dari Mansion.
"Hei, kalian berdua segera berhenti!!! ucap Brussh dengan dingin.
"Siapa kalian mengapa kalian mencoba menghentikan kami,? apa kalian tidak mengenal kami ha..!" bentak Bawahan Jakob dengan marah.
"Hahahaha, tentu saja kami tidak mengenal sampah seperti kalian, tapi kami hanya ingin mencari orang yang bernama Jakob, apa diantara kalian Ada yang bernama Jakob?" ucap Brush dengan tertawa.
"Ada urusan apa kau mencari tuan Jakob..!" bentak Bawahan Jakob yang maju dan memasang badan melindungi Jakob.
"Ada urusan apa, kalian tak perlu tau, jika ada yang bernama Jakob diantar kalian, segera ikuti kami, jika tidak, maka kami akan melakukan nya dengan paksa" ucap Hirarri dengan Dingin
"Hahahahaha, apa kau bilang? ingin melakuka dengan paksa!! coba saja kalau kau bisa, dan dengar baik-baik nama ku adalah Jakob dan orang yang kalian cari" ucap Jakob dengan sinis dan mengeluarkan Aura membunuh nya.
"Hoh, dasar manusia yang tidak tau tempat nya" ucap Brush dan lalu melepaskan Fire Ball yang cukup besar ke arah Jakob.
Namun sasaran Brus bukan lah, Jakob melain kan puluhan Hunter yang sedang datang melesat dari belakang Jakob.
__ADS_1
*Para hunter yang berlari dengan cepat, spontan kaget dengan kedatangan Bola Api yang besar dan dengan cepat menuji ke arah mereka.
Para hunter pun tidak sempat menghindar dan dan terkena Fire Ball milik Brush, setelah menghantam puluhan hunter Fire ball tetap melesat maju ke arah Mansion Milik Jakob*.
"Duaaaaaarrrrrrr, ledakan keras pun terdengar.
Mansion Jakob yang tadi nya berdiri megah pun hancur dan menyisakan puing-puing bangunan nya saja.
Sementara itu Hikarri maju melesat menyerang Jakob, namun segera dihalangi bawahan nya.
Karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh, Bawahan Jakob yang menahan serangan Hirarri pun terpental 20 Meter, ke belakang.
Jakob yang melihat Mansion dan bawahan nya yang dengan cepat di musnahkan, menjadi gemetar, rasa takut di hati nya mulai menjalar keseluruh tubuh nya.
"Sialan, kalian..! siapa sebenar nya kalia-,,,,, belum sempat dia menyelesaikan ucapan nya, sebuah pukulan mendarat di pipi Jakob, dan terpental hingga 15 meter kebelakang dan menghantam Tiang listrik hingga roboh.
"Bukan kah sudah kami bilang dari awal untuk ikut bersama kami tanpa perlawanan" ucap Brush yang melepaskan pukulan nya pada Jakob.
"Hei Brush, tuan kita ingin bertemu dengan nya Hidup-hidup"ucap Hirarri mengingat kan Brush.
"Tenang saja, aku hanya memakai sedikit tenaga ku, dia pasti tidak akan mati" ucap Brush dengan santai.
Mereka berdua pun segera melesat ke tempat Jakob terpental dan melihat Jakob yang pingsan, serta terlihat darah segar sedikit mengalir di sudut bibir nya.
Brush pun segera mengangkat tubuh Jakob dan segera pergi membawa nya pada Antonius.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like dan Komen.
Author masih membutuhkan saran dari para readers semua🙏🙏🙏*