Ragnarock System

Ragnarock System
Tentang Dunia Alpen


__ADS_3

Di Wangshiton DC.


Amstrong dan rombongan nya telah tiba di sebuah Hotel Mewah.


Manger Hotel pun langsung segera keluar dan menyambut kedatangan Amstrong.


Sebagai hunter terkuat di Amerika, tentu saja Amstrong sangat terkenal dan disegani di negara nya.


"Selamat datang tuan Amstrong" ucap Manager Hotel.


"Hmmp, apa pesanan ku sudah siap?" tanya Amstrong.


"Sudah tuan, Kami telah menyiapkan kamar untuk setiap tamu tuan, dan juga makan malam nya telah di siapkan" jawab manager Hotel.


"Bagus, kalau begitu kami mau membersihkan diri dulu, dan pandu para tamu ku kemar mereka" balas Amstrong.


"Baik tuan" jawab Manger hotel lalu memanggil para pelayan hotel untuk mengantar para tamu ke kamar mereka.


Salah satu pelayan Hotel berjalan kearah Antonius.


"Mari tuan, saya akan mengantar tuan kekamar tuan" ucap Pelayan Hotel itu.


Antonius hanya menggangguk saja lalu mengikuti si pelayan hotel itu memasuki lift dan menuju kamar yang telah disiapkan untuk nya.


Setelah tiba di kamar yang disiapkan untuk nya, Antonius pun langsung nengucapkan terimakasih kepada pelayan Hotel itu, lalu masuk kedalam kamar nya.


Antonius ingin langsung merebahkan badan nya, namun ia menyadari bahwa baju dan tubuh nya yang kotor akibat percikan darah monster di dalam Dungeon.


Antonius pun memilih untuk mandi terlebih dahulu, setelah belasan menit berlalu, Antonius telah selesai mandi dan berganti baju, langsung merebahkan tubuh nya ditempat tidur.


"Hufft akhir nya bisa istirahat juga, meskipun aku tidak terlalu merasa lelah, namun rebahan seperti ini sungguh nyaman" ucap Antonius.


Tak sampai 10 menit ia rebahan, Seorang pelayab hotel datang mengetuk pintu kamar nya.


"Tuan, maaf jika saya mengganggu waktu istirahat anda, tapi tuan Amstrong menyuruh saya untuk memandu tuan ke ruangan makan malam" ucap pelayan hotel.


Antonius yang sedang rebahan mendengar suara pelayan hotel pun langsung bangkit dari tempat tidur nya, lalu berjalan menuju pintu dan membuka nya.


"Hmmp, baiklah pimpin jalan nya" jawab Amtonius.


"Baik tuan, mari.." balas pelayan hotel itu, lalu berjalan di depan di ikuti Antonius dari belakang.

__ADS_1


setelah berjalan beberapa menit, pelayan Hotel dan Antonius telah tiba di sebuah ruangan yang tertutup, dapat terlihat jelas ruangan itu adalah sebuah ruangan VVIP.


"Silahkan tuan" ucap pelayan Hotel itu sambil membukakan pintu ruangan itu.


Setelah pintu ruangan terbuka, Antonius pun berjalan memasuki ruangan mewah itu. Saat tiba di dalam ruangam Antonius melihat Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy. Beserta Elsa, Dhea dan bawahan nya, yang sudah duduk didepan meja makan.


"Wah ternyata semua sudah berkumpul, maaf kalau sudah membuat kalian menunggu" ucap Antonius


"Oh, tidak masalah tuan, mari silahkan tuan" balas Amstrong.


Antonius pun berjalan menuju kursi kosong yang tersisa dan juga berhadapan dengan Elsa.


Elsa yang melihat Antonius duduk di depan nya pun bersikap dingin namun Elsa juga secara diam-diam mencuri pandang melihat wajah Antonius.


"Karna semua nya sudah disini, maka saya sebagai tuan rumah mengucapkan terimakasih banyak kepada Tuan Antonius dan Nona Elsa beserta bawahan nya yang telah membantu negara saya dari bencana Dungeon Break" ucap Amstrong.


"Baiklah tanpa berlama lagi, mari silahkan tuan dan nona menikmati makanan yang telah kami sajikan" tambah Amstrong lagi.


Mereka semua pun mulai makan dengan lahap, setelah beberapa menit berlalu, Mereka semua telah selesai makan, dan pelayan hotel bergegas membereskan barang-barang yang ada di atas meja makan dan mengganti nya dengan hidangan penutup.


Sambil menikmati hidangan penutup, Antonius yang penasaran dengan Dunia Asal Elsa pun mencoba bertanya pada Elsa.


"Hmp, Nona Elsa bisakah kau menceritakan seperti apa planet Alpen tempat yang kalian tinggali itu?" tanya Antonius.


"Kalau tuan ingin mengetahui tentang Planet Alpen, maka aku akan mendaskripsikan nya secara singkat" jawab Elsa.


"Baiklah tidak masalah aku akan mendengar kan nya" balas Antonius.


"Hmmp, Planet Alpen tempat kami berasal adalah Dunia yang memiliki Daratan yang luas dan terbagi ke dalam 5 daratan, kami menyebut daratan itu ialah benua, Benua Barat, Benua Timur, Benua Selatan, Benua Utara, dan Benua Tengah"


"Planet asal kami hampir mirip dengan planet Bumi, hanya saja pradaban di dunia kami lebih canggih, hanya saja dunia kami sekarang sudah diambang kehancuran"


"Ratusan tahun yang lalu, Dunia kami tiba-tiba berubah, dimana orang-orang mulai mendapatkan kemampuan super, yang dimana kekuatan mereka 10 kali lipat dibandingan dengan manusia biasa, orang-orang dengan kemampuan super ini kami sebut dengan Expert"


"Kemunculan para Expert pun menyebabkan kegaduhan, dimana para Expert saling bertarung untuk menentukan yang terkuat, tak berselang lama semenjak kemunculan para Expert, portal Dimensi dan bangunan Aneh pun tiba-tiba muncul, dan para monster mulai berkeluaran dari dalam Bangunan, atau portal"


"Awal nya para Expert dapat mengatasi para monster dan bahkan mulai melakukan invansi ke dalam bangunan dan Portal yang muncul, namun semakin lama, monster yang ada di dalam bangunan dan portal semakin bertambah kuat"


"Dan puncak nya saat aku berumur 10 tahun, seorang DemiGod muncul didalam sebuah bangunan yang kami sebut sebagai makam, kemunculan DemiGod ini adalah awal kehancuran Dunia kami, banyak para Expert terbunuh di dalam bangunan Makam, karena bangunan makam tidak bisa ditaklukan, Para DemiGod dan bawahan nya pun mulai keluar dari bangunan makam, dan memporak-porandakan dunia kami"


"Awal nya hanya ada 1 DemiGod, namun lama kelamaan, muncul DemiGod baru, tak hanya DemiGod yang muncul, bahkan Raja Iblis dan kaisar iblis pun mulai berdatangan kedunia kami, melalui bangunan Makam"

__ADS_1


"Populasi manusia di dunia ku pun berkurang hingga 60%, para DemiGod, Kaisar Iblis dan raja Iblis, terus melakukan Invansi, hingga 3 benua berhasil di kuasai oleh mereka yaitu Benua Barat, Selatan dan tenggara"


kami para manusia yang tersisa pun mulai bersatu untuk mempertahankan tempat tinggal kami, bahkan seperempat wilayah Benua Tengah telah di kuasai oleh Kaisar Iblis" Ucap Elsa Menjelaskan Panjang Lebar.


Antonius, Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy yang mendengar penjelasan Elsa, tak dapat menyembunyikan Ekspresi terkejut mereka.


"Tapi bukan nya kalian memiliki Expert?, bagaimana bisa kalian kalah melawan para monster itu?" tanya Adisson.


"Awalnya Para Expert tidak pernah bekerja sama, justru mereka malah bertarung satu sama lain, bahkan, banyak Expert dengan kekuatan yang kuat saling bertarung hingga salah satu di antara mereka mati, tapi sejak benua Barat jatuh dan dikuasai DemiGod, Para Expert pun mulai membangun kerja sama, namun kesadaran mereka terlambat, Para Monster yang muncul sudah bertambah banyak dan bertambah kuat" jawab Elsa.


"Kalau begitu seberapa besar perbedaan kekuatan para Expert dengan para monster di dunia kalian?" tanya Antonius.


"Para Expert di dunia kami dibagi beberapa tingkatan, dan Tingkat tertinggi Expert di dunia kami ialah Kaisar Tingkat 2 dan berjumlah 6 orang termasuk diriku, Sedangkan di pihak monster sejauh yang ku tau, 3 DemiGod di rank Kaisar tingkat 3, dan 3 kaisar Iblis di rank kaisar tingkat 2, 4 raja Iblis di rank King tingkat 3" ucap Elsa menjelaskan.


"Kalau begitu dunia mu sudah tidak ada harapan lagi" ucap Antonius.


Elsa yang mendengar ucapan Antonius pun sejenak terdiam, dan meletakkan sendok nya, lalu menatap Antonius dengan tajam.


Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy yang melihat perubahan Ekspresi Elsa dan dapat merasakan Aura yang sedikit menekan pun dapat menebak apa yang akan terjadi.


"No...nona, tenang kan diri anda, jangan salah faham dulu" ucap Amstrong menenangkan Elsa


"Jangan marah begitu, lagi pula aku hanya mengatakan kebenaran, kalaj saja kalian dari awal bekerja sama, dunia kalian pasti bisa bertahan dari para monster," ucap Antonius.


Elsa yang mendengar perkataan Antonius pun langsung kembali tenang dan menarik aura nya, dan tanpa sadar Elsa meneteskan air mata nya,


Dhea yang berada disamping Elsa dan melihat nona nya bersedih pun tak bisa menahan Amarah nya.


"Braakkkk" Dhea menggebrak meja dengan tangan nya.


"Apa yang kalian lakukan hingga membuat nona ku bersedih...!! bentak Dhea.


"Tenang lah Dhea" ucap Elsa.


"Memang benar Dunia ku diambang ke hancuran, oleh karena itu saya ingin meminta bantuan tuan untuk membantu kami, karena setelah melihat kemampuan tuan, saya yakin tuan bisa memberikan bantuan besar pada kami" ucap Elsa sambil menyeka air mata nya.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.....


jangan lupa like dam Komen.....


__ADS_2