Ragnarock System

Ragnarock System
Perjanjian Antonius dan Elsa


__ADS_3

Antonius yang mendengar perkataan Elsa pun menghembuskan nafas nya.


"Bisa saja aku membantu dunia mu, tapi saat ini aku harus mengaman kan dunia ku terlebih dahulu, aku tak ingin dunia ku hancur seperti Dunia kalian" Ucap Antonius.


Elsa pun terdiam dan sedikit lega mendengar perkataan Antonius, karena ia bersedia membantu Planet Alpen, meskipun akan membutuhkan waktu karena Antonius akan lebih dulu mengurus para monster yang ada di dunia nya.


"Amstrong, ada berapa Menara Dungeon yang ada di seluruh Bumi?" tanya Antonius.


"Kalau untuk menara Dungeon, kalau tidak salah untuk keseluruhan nya ada 72 tuan" jawab Amstrong.


"Bisakah kau membuat daftar nya?" tanya Antonius lagi.


"Bisa tuan, tapi akan memakan sedikit waktu, tapi kenapa tuan tiba-tiba bertanya tentang itu?" tanya Amstrong balik.


"Apa kalian tidak tau?, kalau menara Dungeon itu hanya memiliki batas 15 tahun sejak kemunculan nya dan setelah itu menara Dungeon akan mengalami BreakDown, jika Menara Dungeon itu tidak segera di bereskan maka cepat atau lambat Bumi akan segera Hancur" ucap Antonius.


Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy yanng mendengar perkataan Antonius sontak Kaget. baru kali ini mereka mendengar Informasi tentang Menara Dungeon, selama ini mereka pikir Menara Dungeon hanya sebuah bangunan sarang monster dan tidak akan mengalami BreakDown.


"Tunggu dulu jika tuan mengatakan 15 tahun, maka itu arti nya, hanya tersisa 3 tahun dari sekarang" soal nya berdasarkan hitungan para peneliti menara Dungeon itu telah ada sejak 12 tahun yang lalu bersamaan dengan perubahan Bumi." ucap Adisson.


"Kau benar, maka dari itu aku meminta daftar menara dungeon dan juga informasi yang ada tentang menara Dungeon" ucap Antonius.


Amstrong yang penasaran dengan tujuan Antonous meminta daftar dan Informasi mengenai Menara Dungeon pun memberanikan diri bertanya.


"Maaf tuan, apa tuan berencana mengurus seluruh Menara Dungeon yang ada?" tanya Amstrong.


"Yah kira-kira seperti itu lah, lagi pula sejauh ini tidak ada yang bisa mengurus Menara Dungeon selain aku, jadi fokus lah mengurus dungeon biasa, dan teruslah bertambah kuat, untuk menara Dungeon biarkan aku mengurus nya" ucap Antonius.


Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy kembali menelan Air liur mereka, setelah mendegar perkataan Antonius. Meskipun mereka tau bahwa Antonius sudah membersihkan 2 menara Dungeon di Negara nya, tapi apa bisa Antonius mengurus 70 menara Dungeon yang tersisa dalam kurung waktu 3 tahun.


Antonius yang dapat melihat ekpresi kurang percaya Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy, hanya bisa menghmbuskan nafas nya.


"Apa kalian tidak percaya pada omongan ku?" tanya Antonius.


"I...itu, maaf tuan bukan nya kami tidak percaya, namun sisa waktu yang tersisa hanya ada 3 tahun sementara jumlah Menara Dungeon yang ada sekitar 70 lagi karen 2 menara Dungeon telah tuan selesaikan, dan jika tuan Gagal membersihkan Menara Dungeon dalam waktu 3 tahun bukan kah itu akan menjadi bencana bagi?" ucap Elroy".


"Sighh, jangan 3 tahun, aku hanya butuh 2 tahun untuk membereskan seluruh menara Dungeon yang ada, kalian hanya perlu mengamankan Dungeon Biasa, karena kalau aku sampai turun tangan mengurus Dungeon biasa, bukan kah itu akan membuang waktu ku" ucap Antonius percaya diri.


Amstrong yang melihat rasa percaya diri Antonius pun sedikit percaya pada Antonius.


"Baik lah tuan, kalau tuan sudah berkata seperti itu, maka kami akan membahas Hal ini lebih lanjut di pertemuan Hunter Internasional yang akan diadakan 2 bulan lagi" jawab Amstrong.


"Bagus kalau begitu, mulai sekarang Cobalah untuk saling bekerja sama dan saling membantu, hidari konflik Antar hunter atau pun berfikir untuk menginvansi sebuah wilayah, seperti yang kalian dengar, planet Alpen diambang ke hancuran karena mereka tidak bisa bekerja sama" ucap Antonius.


Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy mendengar perkataan Antonius hanya bisa menganggukkan kepala dan mengerti dengan maksud perkataan Antonius.


"Nona Elsa bisakah kita bicara sebentar?" ada beberapa hal yang masiih ingin ku tanyakan pada mu" ucap Antonius.


Elsa yang mendengar Antonius mengajak nya untuk bicara secara berduaan pun melototkan mata nya, dan salah tingkah.

__ADS_1


"A..apa?, bicara berdua.? mengapa...? apa tidak bisa langsung bicara disini saja?" ucap Elsa yang sedikit terbata-bata.


Melihat Elsa yang menjawab pertanyaan nya terbata-bata pun membuat Antonius mengekerutkan kening nya, dan sedikit menggoda Elsa.


"Ya kalau disini nanti bicara nya kurang romantis" ucap Antonius.


Elsa yang mendengar ucapan Antonius pun langsung membuat wajah nya memerah karena malu.


Sementara Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy hanya bisa berdehem-dehem dan seolah mengerti maksud dari perkataan Antonius.


"Baik-baiklah, kalau memang kau memaksa aku tak punya pilihan lain, jadi dimana kita akan bicara?" tanya Elsa malu-malu.


"Eh, sejak kapan aku memaksa dia?, ah sudah lah yang penting aku harus bicara 4 mata dulu pada nya" gumam Antonius dalam hati.


Antonius pun berdiri lalu berjalan mendekati Elsa.


"Mari sini ikuti aku" ucap Antonius sambil membungkuk memberi kan tangan nya.


Elsa yang melihat tingkah laku Antonius pun bertambah Malu apa lagi ia seperti dijadikan seperti seorang tuan putri. Dengan malu-malu ia pun menyambut tangan Antonius lalu menggenggam tangan Antonius dan ikut berdiri.


Antonius pun tersenyum lalu menutun Elsa ke berjalan kearah Jendela. Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy yang melihat Antonius dan Elsa menuju ke arah Jendela pun menjadi heran.


"Bukan nya pintu keluar di arah Sana" ucap Ulger.


"Jangan bilang- ucapan Elroy pun terputus saat Antonius memecahkan kaca Jendela lalu terbang keluar lewat jendela dan membawa Elsa di pelukanya.


Mereka yang tinggal di ruangan pun hanya bisa tercengang melihat ke orang itu terbang melayang keluar dari jendela.


Antonius yang melihat tingkah laku Elsa pun hanya tesenyum ringan, lalu melesat ke arah atap sebuah Gedung yang tinggi, setelah tiba Antonius pun turun secara perlahan di atas atap gedung itu.


Elsa yang dapat merasakan kaki nya menyentuh sebuah lantai pun langsung sadar dan sedikit menjadi dari Antonius.


"Apa yang ingin tuan bicarakan secara pribadi pada ku?" tanya Elsa.


"Kenapa begitu formal, apa tak bisa bicara seperti biasa saja, jangan panggil tuan, panggil aja aku Anton atau biar romantis panggil Sayang aja" ucap Antonius kembali menggoda Elsa.


Elsa pun kembali tersipu malu "Berhenti menggoda ku, cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan?" ucap Elsa.


"Hmmp aku hanya ingin memastikan apa benar kau memiliki sebuah system?" tanya Antonius.


Elsa yang mendengar pertanyaan Antonius pun langsung melototkan mata nya


"bagaimana kau bisa tau?" tanya Elsa


"Yah... karena aku juga mempunyai system hanya saja system ku lebih canggih daripada punyamu" jawab Antonius.


"Kau benar aku memiki system, dan kekuatan ku bisa mencapai dititik ini karena bantuan system miliki ku" ucap elsa.


"Owh, ternyata begitu, apa kau bisa mentransfer Informasi dunia mu kepadaku?" tanya Antonius.

__ADS_1


Elsa yang tidak mengerti dengan perkataan Antonius pun menjadi bingung.


"Owh, kau tak perlu khawatir, kita hanya perlu berjabat tangan lalu system milikku akan mengambil informasi tentang dunia mu, melalui ingatan mu" ucap Antonius.


Elsa yang sedikit ragu pun bertanya pada system nya.


"Apa itu bisa dilakukan?" tanya Elsa.


Ding : Bisa Nona, nona juga dapat mengakses informasi yang sama jika system yang ada pada pemuda itu memberikan ijin nya.


Elsa yang mendengar pemjelasan system nya pun mengangguk paham.


"Baiklah aku bisa saja melakukan nya, tapi kau juga harus melakukan hal yang sama, jadi kita saling bertukar informasi" ucap Elsa.


Antonius yang mendengar permintaan Elsa pun mengangguk setuju.


Lalu mereka berdua pun saling berjabat tangan selama beberapa menit.


Dalam waktu bersamaan System Antonius dan Elsa pun berbunyi secara bersamaam


Ding : informasi berhasil di unduh


Setelah selesai Antonius tidak langsung memeriksa informasi yang di unduh oleh system dan memilih akan memeriksa nya nanti saja.


Antonius mengeluarkan sebuah Katana dari iventory nya.


"Ambilah ini, Katana ini adalah salah satu senjata terkuat yang aku miliki, sedangkan masalah dunia mu, seperti yang kukatakan tadi, cobalah bertahan selama 2 tahun, setelah itu aku akan datang kedunia mu" ucap Antonius.


Elsa yang melihat Antonius memberikan pedang katana pada nya pun langsung melototkan mata nya, ia sangat tau bahwa katana itu berada di rank Mytik tingkat 1.


"Apa kau serius memberikan ku senjata ini?" tanya Elsa


"Tentu saja, ambilah jangan sampai hilang" ucap Antonius.


"baiklah kalau begitu aku tidak akan segan-segan" ucap Elsa lalu mengambil katana itu dan langsung memasukkan nya kedalam iventory nya.


"Berjanjilah kalau kau akan datang dan membantu dunia ku" ucap Elsa sambil memberikan jari keliking nya.


Antonius yang melihat tingkah lucu Elsa pun ikut memberikan Jari keliking nya


"Baiklah aku janji, setelah 2 tahun aku akan datang kedunia mu" ucap Antonius lalu mengkaitkan jari kelingking nya pada keliking Elsa.


.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan komen😤😡😤


kalau bisa mampir ya di Novel Author yang baru😤😅😅


__ADS_2