
"Maaf kan kami yang Mulia, kami berdua telah gagal menjaga dan melindungi adik yang mulia" ucap Kedua prajurit Bayangan nya.
Antonius tidak mempermasalahkan kinerja ke 2 prajurit nya itu, karena memang dasar nya Antonius yang salah memberikan perintah pada prjaurit nya, Dan bagi prajurit bayangan Antonius perintah Antonius adalah Mutlak dan Absolut untuk dilakukan.
"Tidak masalah, kalian berdua kembalilah ke bayangan ku" perintah Antonius
"Baik Yang Mulia" jawab ke dua prajurit bayangan itu lalu melesat masuk kedalam bayangan Antonius.
Antonius pun mengganti ke 2 prajurit bayangan itu dengan prajurit yang baru dan memiliki rank SSR, kali ini Antonius memberi perintah kepada seluruh perajurit nya yang bertugas menjaga keluarga nya, agar tidak menahan diri jika ada orang yang mencoba menyakiti keluarga nya.
Setelah selesai mengatur para prajurit nya untuk menjaga keluarga nya. Antonius pun kembali kedalam rumah lalu menuju ruang tamu, diruang tamu terlihat bang Ser dan Ayah nya yang sedang menonton televisi.
Dan seperti biasa televisi itu pun masih memberitakan tentang Antonius yang telah selesai membersihkan 2 dungeon Di China.
Sementara Sarah sudah masuk ke kamar nya untuk tidur karena besok dia akan masuk sekolah.
"Haisssh, Ayah dan bang Ser tidak bosan melihat berita tentang aku terus" ucap Antonius.
"Kalau aku jelas Bosan, tapi mau gimana lagi, semua chanel Tv membahas tentang mu, ya mau tidak mau di tonton juga" balas Bang Ser.
"Benarkah?, apa aku seterkenal itu?" tanya Antonius penasaran
"Haishhh, tentu saja kau terkenal, kau sudah membuat keributan di negeri Orang, dan membersihkan 2 dungeon Rank SS yang akan Breakdown" balas Bang Ser lagi.
"Hehehe keributan itu kan karena kesalahan mereka sendiri yang mencari masalah" ucap Antonius.
Antonius pun menghabiskan waktu malam nya berbicara pada ayah dan Bang Ser di ruang tamu.
.
.
Pagi hari pun tiba
Antonius sarapan bersama dengan Ayah dan kedua saudara nya.
Setelah selesai sarapan Antonius pun berbicara pada Adik nya Sarah.
"Kakak bolehkan hari ini ikut mengantarmu ke sekolah?, tanya Antonius pada Sarah.
"Hmmmp, tentu saja boleh kak" ucap Sarah dengan semangat.
"Baiklah kalau gitu mari berangkat, biar kau tidak telat nanti nya" balas Antonius.
Sarah pun mengambil tas sekolah nya lalu menyalam Ayah dan bang Ser lalu pergi menuju Mobil yang sudah di siapkan supir nya.
Antonius pun ijin pamit pada ayah nya lalu, ikut masuk kedalam mobil bersama dengan adik nya.
20 menit berjalan Antonius pun tiba di sekolah adik nya.
__ADS_1
Sarah pun segera turun dari Mobil disusul oleh Antonius.
Sarah yang melihat kakak nya ikut keluar dari mobil pun menjadi heran.
"Loh kakak kenapa ikut keluar?" tanya Sarah
"Gak kenapa-kenapa kok, kakak hanya ingin melihat lihat sekolah mu, apa tidak boleh?" tanya Balik Antonius.
"Boleh kok kak, tapi pakaian kakak seperti itu apa lagi kakak tidak memakai masker" ucap Sarah yang khawatir kakak nya akan menarik perhatian kawan satu sekolah nya.
"Tidak masalah, santai saja sekarang tunjukkan kakak dimana ruangan mu" ucap Antonius
"Hmmp baiklah, sini ikuti aku" ucap Sarah lalu meraih tangan Antonius dan membawa nya berjalan menuju ruangan tempat di belajar.
Yang Sarah tidak ketahui adalah Antonius sengaja datang kesekolah nya untuk memberi pelajaran kepada orang yang membuli diri nya.
Sepanjang perjalanan Banyak siswa yang menatap Antonius, karena saat ini Antonius tidak memakai masker wajah tampan nya pun dapat dilihat dengan jelas.
"Wah bukan nya itu Hunter Rank SSR pertama di negara kita" teriakan salah satu siswa yang menunjuk ke arah Antonius.
Teriakan siswa itupun langsung membuat siswa yang lain nya tersadar, dan kembali memandangi Antonius.
"Iya itu benar, dia Hunter rank SSR yang terkenal itu, ehk tapi siapa wanti yang disebalah nya?" balas Siswa lain nya.
"Mungkin dia Adik nya" ucap Siswa lain nya.
Para siswa pun semakin heboh mengeluarkan Smartphone nya masing-masing, ada yang mengambil foto, merekam video bahkan ada yang melakukan siaran langsung.
Antonius tidak memperdulikan itu dan tetap berjalan disamping adik nya, sementara wajah Sarah pun menjadi merah karena malu dan bercampur bangga dengan kakak nya itu.
Setelah berjalan 15 menit Sarah pun menghentikan langkah nya, tepat di depan ruangan kelas.
"Ini ruangan ku kak" ucap Sarah.
Antonius pun mengamati ruangan kelas temoat adik nya belajar itu, ruangan itu dilengkapi dengan Ac, CCTV, Proyektor, dan fasilitas belajar yang tergolong sangat lengkap.
"Hmmp oke, tapi ruangan para guru dan kepsek dimana?" tanya Antonius pada Adik nya.
Sarah pun memberitahuakan tempat ruangan para guru dan Kepala sekolah kepada Antonius.
Antonius yang telah mengetahui letak ruangan yang di cari nya pun mengangguk faham.
"Baik lah, kau masuk lah ke ruangan, kakak mau menjumpai Kepala sekolah dulu" ucap Antonius
"Baiklah sampai jumpa lagi kak" ucap Sarah lalu membuka pintu dan memasuki ruangan nya.
Antonius pun berjalan ke ruangan kepala sekolah. Saat ingin menuju ruangan kepala sekolah Antonius melewati ruangan pengoperasiam CCTV, Antonius pun segera memasuki ruangan itu.
Saat masuk keruangan, para staf yang bertugas memantau CCTV pun terkejut dengan kedatangan Antonius.
__ADS_1
Awal nya para Staff itu mencoba menahan Antonius namun Antonius langsung menunjukkan kartu Lisensi Hunter nya, Seketika Para staf yang ada diruangan itu pun terdiam dan berkeringat dingin, salah satu staf langsung menghubungi kepala sekolah.
"Cepat perlihatkan tampilan CCTV di ruangan Kelas IPA-1 ucap Antonius.
Staff itupun dengan cepat menuruti perintah Antonius lalu menampilkan CCTV yang berada di ruangan IPA-1.
Dari tampilan CCTV itu Antonius melihat Adik nya yang sedang di kerumunin beberapa orang.
"Cepat salin Rekaman CCTV di ruangan itu dari 2 minggu yang lalu ke USB ini" perintah Antonius lagi.
Para staff pun hanya pasrah mengikuti perintah Antonius, mereka tau jika menolak permintaan Antonius pun tidak akan berakhir baik bagi mereka.
Tak berselang lama Galih yang merupakan Kepala Sekolah Medan Internasional High School pun datang ke ruangan pengoperasian CCTV.
"Maaf tuan kalau saya tidak sempat menyambut kedatangan tuan, kalau boleh tau ada tujuan apa tuan berkunjung ke sekolah ini?" tanya Galih.
"Aku kesini hanya ingin melihat orang yang memberani membuli adik ku" ucap Antonius.
Galih yang mendengar perkataan Antonius pun berkeringat dingin dan gemetar ketakutan.
"Siapa orang gila yang berani membuli adik dari hunter rank SSR" gumam Galih dalam hati nya.
"Maaf tuan, maksud tuan adik tuan bersekolah disini dan mengalami pembulian?" tanya Galih lagi memastikan.
"Kau lihat lah sendiri" ucap Antonius memperlihatkan rekaman CCTV dimana terlihat sekolompok siswa yang sedang membuli seorang siswa perempuan.
Galih yang melihat kejadian itu pun melototkan mata nya, keringat dingin pun menerpa tubuh nya, Galih tau ini pasti akan berakhir buruk dan jika video ini tersebar maka reputasi sekolah nya akan menjadi rusak.
"Tuan, bisakah masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan?" tanya Galih
"Apa..! Adiku mengalami luka memar di sekujur tubuh nya, apa kau pikir aku akan diam saja, lalu apa guna nya kekuatan ku, kalau aku tidak bisa membalas perlakuan mereka pada adiku" ucap Antonius dengan marah.
"Tapi tuan-, Ucapan Galih pun terputus akibat aura yang dinkeluarkan Antonius.
"Tidak ada tapi-tapi, sekarang aku hanya memberi mu 2 pilihan, Sekolah ini aku ratakan dengan tanah atau kau membiarkan aku membereskan masalah ini dengan cara ku sendiri" ucap Antonius sambil mengeluarkan aura membunuh nya.
Galih dan Para Staf yang berada di ruangan itu pun menjadi sesak nafas dan jatuh berlutut di lantai akibat tekanan Aura Antonius.
"Ba...baik tuan, aku serahkan pada mu, tapi tolong jangan hancurkan sekolah ini" ucap Galih terbata-bata.
Setelah mendengar ucapan Galih Antonius pun mencabut USB dan menarik aura nya lalu beranjak keluar meninggalkan Galih dan Staff yang masih berlutut di lantai, Antonius berjalan keruangan Adik nya berada.
.
.
Bersambung......
Jangan Lupa Like dan Komen...π€π€π€π‘π‘π‘
__ADS_1
Note : Ini adalah Chapter sampingan guys soal nya author lagi pusing nyari bahanπ π π