Ragnarock System

Ragnarock System
Keluar Dari dalam Dungeon


__ADS_3

Elsa dan kelompok nya yang bertahan di dalam barier langsung bergetar ketakutan saat mendengar suara mahkluk Undead yang baru di bangkit kan itu.


Telebih lagi kekuatan udead yang baru dibangitkan itu menjadi lebih kuat di bandingkan saat mereka masih hidup.


Elsa yang melihat jutaan undead dengan kekuatan mengerikan pun tak bisa berkata apa-apa lagi.


"Kekuatan ini sudah di luar nalar manusia, ini apakah dia sudah menjadi seorang Dewa?" ucap Elsa tanpa Sadar.


Ding : Belum Nona, menurut perkiraan saya, Saat ini pemuda itu telah menjadi mahkluk setengah Dewa, dan belum sepenuh nya menjadi Dewa.


Elsa yang mendengar notifikasi system nya pun langsung melototkan mata.


"Bagaimana bisa dia mencapai level semengerikan itu?" tanya Elsa.


Ding : Berdasarkan analisis saya, pemuda itu adalah salah satu pengguna system yang saya sebutkan sebelum nya nona.


Elsa tak bisa untuk tidak terkejut setelah mendengar perkataan system milik nya.


"Apa...! kalau begitu system apa yang pada nya?, bukan kau mengatakan ada 3 system yang diciptakan oleh Penguasa Absolut?" tanya Elsa penasaran.


Ding : Benar Nona, ada 3 system yang diciptakan oleh penguasa Absolut. dan saat saya mencoba mengamati kekuatan pemuda itu, hak otoritas saya menjadi terbatas, maka tidak salah lagi jika system yang ada pada pemuda itu adalah System terakhir yang di ciptakan oleh Penguasa Absolut, Yaitu System of the Callous atau system tanpa perasaan.


"Kalau begitu, system yang ada pada pemuda itu lebih unggul dibandingkan dengan mu?" tanya Elsa lagi.


Ding : Benar Nona.


"tapi mengapa system yang ada pada pemuda itu diciptakan tanpa perasaan apa kau bisa menjelaskan nua secara singkat?"


Ding : baik Nona.


[ System pertama yang diciptakan Penguasa Absolut awal nya sangat baik dan menanam kan perasaan kedalam system agar system dapat memahami perasaan tuan atau nona yang dipilih nya, dan akan berwujud dengan berlawanan Gender saat ia memilih tuan nya ].


[ Namun semakin lama System dan pemilik nya mulai menanam kan perasaan saling suka, sehingga membuat system dan pemilik nya menjadi buta dan lupa akan tujuan nya, akibat dari hal itu Penguasa Absolut pun kecewa dengan system ciptaan nya, seiring waktu berjalan system dan pemilik nya pun menghilang tanpa jejak ].


[ Setelah melihat hal itu, penguasa Absolut pun menciptakan System ke 2 yaitu saya sendiri, saya diciptakan masih dengan menanamkan perasaan, namun penguasa Absolut menetapkan wujud saya dengan mengikuti Gender tuan yang saya pilih, jika tuan saya wanita, maka saya akan mengambil wujud sebagai wanita, begitu juga dengan sebalik nya].


[ Waktu berlalu begitu cepat dan saya terus berganti-ganti tuan, dan saya berhasil membimbing dan meningkat kan kekuatan Tuan saya, sama hal nya seperti yang nona alami sekarang ini, namun Penguasa Absolut masih merasakan sebuah kekurangan di dalam diri saya, sehingga penguasa Absolut memutuskan untuk menciptakan system ke 3, yaitu system tanpa perasaan ].


[ Penguasa Absolut, sengaja menciptakan system Ke 3 tanpa perasaan, meskipun tanpa perasaan namun system ke 3 di beri kemampuan dan kekuatan Yang lebih unggul di bandingkan dengan ke 2 system yang telah ada sebelum nya, dan system ke 3 juga mempunyai kebebasan dan berpindah tuan dengan sesuka hati, selain itu item, skill, pill, senjata, poison, artifak dll yang ada pada system ke 3 adalah yang terbaik dan limited Edision ].


Setelah Elsa mendengarkan penjelasan system nya, akhir nya mulai mengerti, bagaimana bisa pemuda di hadapan nya dapat mencapai kekuatan yang begitu mengerikan.


"Tapi aku masih penasaran bagaimana dia bisa mendapatkan kekuatan Monarch Of Dead, apa kekuatan para monarch atau Dewa Absolut di perjual belikan di system?" tanya Elsa.


Ding : Tidak Nona, kekuatan Monarch dan Dewa hanya bisa di dapatkan melalui warisan, atau Dewa dan Monarch mengakui kelayakan orang tersebut.


"Hmmp, ternyata begitu" gumam Elsa lalu mengalihkan pandangan nya pada Pemuda yang masih berdiri cukup jauh di hadapan nya.


Antonius yang telah membangkitkan prajurit bayangan nya yang baru pun tersenyum puas, lalu menyuruh 13 prajurit terkuat nya, untuk membawa perjurit bayang nya yang baru ke dunia buatan milik nya.

__ADS_1


"Hehehe, sepertinya kita punya anak baru yang yang perlu bimbingan dari kita" ucap Brussh sambil tersenyum.


"Kau benar, mari segera kita pulang" ucap Mosses.


Para prajurit bayangan Antonius pun memberi hormat lalu berubah menjadi bayangn dan melesat masuk kedalam bayangan Antonius.


Setelah selesai Antonius pun berbalik arah lalu melihat Elsa dan kelompok nya yang masih berdiri dan mematung memandangi diri nya.


"Hei apa kalian tidak mau keluar dari sini?" tanya Antonius sambil berjalan melewati Elsa dan kelompok nya


Elsa dan kelompok nya pun segera tersadar, setelah mendengar suara Pemuda yang sedang berjalan melewati mereka.


"Heii... tunggu, bukan kah kau belum minta maaf pada Nona kami" ucap Dhea.


"Hoh, minta maaf?, bukan nya terbalik?, seharus nya kalian dan nona kalian yang mengucapkan terimakasih pada ku" balas Antonius.


"Apa, kau bilang...!" bentak Dhea.


"Sudah cukup, baiklah nama ku Elsa, aku pribadi mengucapkan terimakasih kepada tuan, karena telah menyelamatkan bawahan ku tapi tuan juga harus meminta maaf pada ku, atas tindakan tuan sebelum nya" ucap Elsa.


"Hoh, baiklah kalau begitu, nama ku Antonius, aku juga minta maaf kalau tadi sempat usil dan menggoda anda" jawab Antonius sambil tersenyum.


Elsa yang mendengar perkataan Antonius dan senyum Antonius, hati nya pun langsung berdegup kencang, mukanya pun mulai memerah.


Antonius yang melihat wajah Elsa memerah pun langsung bertanya "Kenapa muka mu memerah, apa kau sedang sakit?" tanya Antonius.


"Tidak apa-apa" jawab Elsa singkat lalu berjalan keluar menuju pintu Dungeon di ikuti para bawahan nya.


Antonius yang melihat tingkah Elsa pun mengkerutkan kening nya.


"Dasar wanita aneh" gumam Antonius lalu ikut berjalan keluar dungeon.


Di luar Dungeon Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, Elroy, dan ratusan Hunter masih menunggu di liar Dungeon.


Portal gerbang Dungeon pun mulai berubah warna lalu seorang wanita bertopi caping pun mulai keluar di susul dengan anggota nya.


2 pria penjaga yang di tugaskan Elsa pun langsung menyambut Elsa dan memeberi hormat pada Nona mereka.


Sementara itu Antonius yang terakhir keluar dari dala Dungeon pun menguap, dan merentangkan tangan nya.


"Hoaaaam, wah ternyata sudah malam, ahk apa aku langsung pulang ke negara ku saja ya?" ucap Antonius.


Amstrong, Adisson, Octavio, Ulger, dan Elroy yang melihat pemuda yang mereka tunggu-tunggu pun langsung berjalan mendekati pemuda itu.


"Terimakasih tuan, karena telah mau membantu kami untuk mengurus Dungeon ini" ucap Amstrong.


"Kenapa hanya sama ku, kalian berterimakasih?, kelompok wanita disana juga memiliki kontribusi besar" balas Antonius.


"Baik tuan, kami akan segera berterimakasih pada mereka, namun sebelum itu, saya ingin mengundang tuan untuk makan malam bersama, kebetulan tidak jauh dari sini ada hotel dan restaurant nya" ucap Amstrong.

__ADS_1


"Hmmp, baiklah kalau begitu aku akan ikut" balas Antonius.


Elsa yang tak sengaja mendengar percakapan Antonius pun langsung bertanya pada system nya.


"Apa kita bisa bermalam didunia ini, dan kembali ke Alpen besok pagi saja?" tanya Elsa.


Ding : Bisa nona.


"Hmmp bagus kalau begitu" ucap Elsa senang.


Elsa pun langsung memberitahukan kepada Dhea dan bawahan nya, bahwa mereka akan kembali ke Alpen Besok pagi.


Tak berselang lama Elsa pun melihat seseorang yang berjalan ke arah nya.


"Maaf nona, perkenal kan nama saya Amstrong, sebelum nya saya ingin mengucapkan terimakasih kepada nona karena telah membantu kami menutup dungeon ini" ucap Amstrong.


"sama-sama, lagi pula kami hanya membantu sedikit, justru orang dari dunia mu itu lah yang banyak membantu" balas Elsa sambil menunjuk Antonius.


"Ternyata begitu, tapi jika nona tidak keberatan, apakah nona dan rekan-rekan nona mau makan bersama dengan kami?" tanya Amstrong.


"Baiklah, kebetulan juga kami mau istirahat dan besok pagi kami akan kembali ke dunia kami" balas Elsa.


"Kalau begitu mari Nona, saya akan antarkan nona dan rekan nona ke Hotel yang tak jauh dari sini, dan dihotel itu jugan nanti kita akan malan bersama" ucap Amstrong lalu memimpin jalan menuju mobil di ikuti Elsa dan rombongan nya.


 


Di Dunia Bawah ( alam para Iblis dan Monster )


Terlihat beberapa dewa dunia bawah yang sedang berkumpul.


"Mengapa muka mu begitu Kesal?" tanya Dewa Hades.


"Apa kau masih berani bertanya seperti itu?, gara-gara kau, aku kehilangan Pion ku lagi" jawab Dewa Asmodeus .


"Hahahaha, kenapa kau menyalahkan ku, lagi pula itu karena anak buah mu DemiGod Wolf Of Silver yang terlalu percaya diri dengan kekuatanya, dan selain itu kau kan dapat mencari pengganti nya" balas Dewa Hades.


"Kau bicara seolah tidak memiliki beban sama sekali, apa kau pikir mencari pion seorang DemiGod itu mudah ha...!" balas Dewa Asmodeus.


"Sudah hentikan perdebatan kalian yang tak berguna itu, sebaik nya kita fokus dengan tujuan kita untuk menghancurkan Dewa Crono's dan keturunan nya, sekaligus membalaskan kekalahan ratusan tahun yang lalu" ucap Dewa Mepishto.


.


.


.


Bersambung....


Jangan Lupa like dan Komen.....

__ADS_1


__ADS_2