
Bang Ser dan Sarah yang telah tiba di ruangan pengujian hunter langsung masuk kedalam, dengan bantuan arahan dari Lina bang Ser dan Sarah pun langsung mengerti dengan ujian hunter yang akan mereka lakukan.
Setelah selesai memberikan penjelasan kepada Bang Ser dan Sarah, Lina lalu mengambil sebuah Infinty Stone.
"Kalau begitu kita akan mulai test nya sekarang" ucap Lina.
Bang Ser dan Sarah pun mengangguk faham lalu mulai melakukan test secara bertahap.
Brian dan ke lima guild melihat hasil test yang Bang Ser dan Sarah lakukan hanya bisa tercengang.
Brian dan ke lima guild master itu, tidak menyangka bahwa ke dua saudara Antonius itu memiki kekuatan dan mana yang kuat, terlebih Bang Ser, meskipun hasil tes menunjukkan bahwa Bang Ser hanya lah hunter rank S+ namun daya hancur serangan nya sudah setara dengan hunter rank SS.
"Benar-benar layak menjadi saudara tuan Antonius, akan sangat beruntung kalau mereka berdua bisa bergabung kedalam guild ku" gumam Kenta dalam hati nya.
Sedangkan ke empat guild master lainya juga memikir kan hal yang serupa dengan Kenta, tentu saja siapa yang tidak mau merekrut 2 hunter rank S+ terlebih lagi ke dua hunter itu merupakan saudara dari Hunter terkuat di Indonesia yaitu Antonius.
Setelah selesai melakukan tes hunter, Brian dan ke lima guild master, langsung beranjak kelhar dari ruangan pemantauan dan bergabung dengan Bang Ser dan Sarah, yang sedang menunggu pembuatan kartu Lisensi hunter mereka.
Brian dan ke lima guild master, secara bergantian mengucapkan selamat kepada Bang Ser dan Sarah yang telah resmi menjadi hunter dengan rank S+.
Selain mengucapkan selamat ke lima guild master itu pun mulai menawarkan hal yang menarik kepada Bang Ser dan Sarah, mereka berlima berharap bisa menarik perhatian Bang Ser dan Sarah, supaya mau bergabung dengan guild mereka.
Namun usaha mereka pun sia-sia, semua tawaran ke lima guild master itu di tolak secara halus oleh Bang Ser dan Sarah.
Bang Ser dan Sarah juga mengatakan alasan kenapa mereka berdua tidak ingin bergabung kedalam guild, karena mereka akan membuat guild mereka sendiri dan menjadikan Antonius sebagak guild master nya.
Ke lima guild master itu pun hanya bisa pasrah menahan rasa kecewa mereka, meskipun mereka kecewa dengan penolakan Bang Ser dan Sarah untuk bergabung dengan guild mereka, namun mereka berlima tidal bisa memaksa.
Apalagi sampai menyinggung perasaan Bang Ser dan Sarah, karena mereka berlima jelas tau konsekuensi yang akan mereka terima jika sampai mereka berlima memaksa Bang Ser dan Sarah untuk bergabung ke dalam guild mereka.
Setelah menunggu beberapa lama, Lina pun keluar sambil membawa kartu lisensi hunter dan juga dua buah gelang hunter, lalu menyerahkan nya kepada Bang Ser dan Sarah.
Bang Ser dan Sarah yang telah menerima kartu lisesnsi hunter mereka menjadi senang, apalagi setelah melihat rank mereka, namun Bang Ser dan Sarah menjadi penasaran dengan gelang hunter yang diberikan kepada mereka, dan langsung menanyakan nya pada Brian.
"Pak Brian, apa fungsi gelang hunter ini?" tanya Bang Ser.
"Owh, gelang hunter ini merupakan hasil temuan terbaru dan berfungsi untuk menampilkan status seorang hunter, anda hanya perlu melakukan registrasi dengan menemplkan sidik jari andan ke gelang tersebut".
"Lalu anda akan dapat melihat status anda, selain itu gelang hunter ini juga dapat mengirimkan sinyal kepada asosiasi jika seorang hunter dalam bahaya, atau melacak keberadaan mereka jika terjadi sesuatu" jawab Brian sambil menjelaskan.
Bang Ser dan Sarah yang mendengar penjelasan Brian pun mengangguk paham, lalu mulai mengaktifkan gelang tersebut dan memakai nya.
Bang yang penasaran pun langsung mencoba ingin melihat status nya.
"Tampilkan status" ucap Bang Ser
lalu tiba-tiba muncul sebuah layar hologram di hadapan Bang Ser.
...Bang Ser...
...Job : Swordmanship...
...Rank : SS...
...---...
__ADS_1
...Mana : S+...
...STRENGTH : SS...
...AGILITY : S+...
...VITALITY : S+...
...Inteligence : A...
...------------------------------------------------------...
Bang Ser yang melihat status nya pun tersenyum bangga lalu bertanya kepada Adik nya.
"Apa kau sudah melihat status mu juga?" tanya Bang Ser.
"Sudah kak, nih lihat" ucap Sarah sambil menunjukkan status layar hologram milik nya.
...Sarah...
...Job : Archer...
...Rank : S+...
...---...
...Mana : S...
...STRENGTH : S...
...AGILITY : S+...
...Inteligence : S...
...-----------------------------------------------------...
Namun saat sarah menunjukkan tampilan status nya, Bang Ser tidak melihat tampilan layar hologram apa pun kecuali layar hologram milik nya sendiri.
Bang Ser yang merasa heran pun kembali bertanyan pada Brian.
"Pak Brian kenapa aku tidak bisa melihat tampilan holgram status milil adik ku?" tanya Bang Ser.
"Iya aku juga tidak bisa melihat status kakak ku" timpal Sarah.
"Itu dikarenakan status hunter itu bersifat rahasia dan pribadi, saya sarankan kepada Bang Ser dan Sarah agar jangan mudah percaya pada orang, lalu menujukkan status hunter kalian pada orang lain" ucap Brian.
"Namun jika kalian berdua masih ingin menunjukkan status kalian masing-masing, maka kalian hanya perlu menekan tombol Gembok yang ada di bawah pojok kanan itu" ucap Brian lagi.
Setelah mendengar penjelasan Brian, Bang Ser dan sarah pun kembali menganggukan kepala nya.
"Baiklah kalau begitu, nanti saja kita saling memperlihatkan status kita, sekarang lebih baik kita pulang ke Medan dulu, soal nya sudah 3 hari kita pergi dan meninggalkan ayah sendirian di rumah" ucap Bang Ser pada Sarah.
Sarah pun mengangguk setuju dengan ucapan Bang Ser.
"Pak Brian bisa kah kami minta tolong untuk memesan kan tiket pesawat kami untuk pulang?" tanya Bang Ser.
__ADS_1
"Tentu saja, dengan senang hati akan saya lakukan, kalau begitu saya akan memesan kan tiket nya dahulu" ucap Brian sambil mengambil ponsel nya lalu menelepon seseorang.
Bang Ser dan Sarah yang terlalu asik dengan dunia mereka, sehingga tidak menyadari bahwa ke lima guild master itu telah pergi meninggalkan mereka.
"Kalau begitu kami ijin pamit dul- ucapan Bang Ser pun terhenti saat melihat ke lima guild master itu sudah tidak adalagi di belakang mereka.
"Loh kemana mereka?" tanya Bang Ser.
"Mungkin mereka sudah pergi, karena merasa kecewa tawaran mereka kalian tolak" ucap Brian.
"Yah mau gimana lagi, karena keputusan kami sudah bulat, begitu adikku pulang dari Amerika nanti kami akan bahas rencana pembuatan guild kami" balas Bang Ser.
"Hmmp kalau begitu akan kutunggu kabar dari kalian, dan tiket pesawat kalian sudah ku pesan kan, jadi apa kalian akan langsung ke bandara.? kalau iya, maka akan kuantar" ucap Brian.
"Boleh, kalau pak Brian tidak keberatan" jawab Bang Ser.
Brian, Bang Ser dan Sarah pun pergi keluar dari kantor Asosiasi menuju parkiran mobil lalu pergi menuju ke bandara.
Di Jepang....
Takanishi, Hasegawa, Garou, beserta satu hunter lain nya telah tiba di bandara internasional Jepang.
Kedantangan mereka pun langsung di sambut oleh mentri pertahanan jepang, dan beberapa guild master lain nya.
"Selamat datang pak mentri Takanishi" ucap Jendral Tatsuya yang sekaligus menjadi mentri pertahanan Jepang.
"Hmmp, bagaimana keadaan monster di kota Koichi sekarang" tanya Takanishi.
"Maaf pak perdana mentri, kami sudah berusaha sebaik mungkin untuk mengurangi jumlah monster dengan mengirim kan para hunter dan juga para tentara ke kota Koichi"
"Namun kami gagal, banyak dari para hunter terluka dan tewas, karena tidak ingin menambah korban lagi, Saya memutuskan untuk fokus bertahan di perbatasan Koichi untuk menahan pergerakan para monster". jawab Tatsuya.
"Baiklah aku mengerti kondisi nya, kita hanya berharap utusan tuan Antonius segera tiba dan membantu kita mengatasi para monster itu" ucap Takanishi sambil mengehembuskan nafas berat nya.
"Utusan..? jadi Indonesia tidak mengirim hunter rank SSR mereka, tapi hanya utusan saja..! apa mereka bercan- ucapan Tastsuya yang kesal pun terputus setelah merasakan aura membunuh yang kuat merembes keluar dari bayangan Takanishi, Hasegawa, Garou, dan 1 hunter yang ikut bersama mereka ke Indonesia.
Para guild master dan hunter yang ada di bandara pun langsung segera waspada mempersiapkan senjata mereka dan melindungi Takansihi.
"Lindungi perdana mentri" perintah Tatsuya pada kepada tentara nya.
Tak berselang lama sekelebat bayangan hitam dengan aura membunuh yang sangat kuat pun keluar dari bayangan Takanishi, Hasegawa, Garou dan satu hunter lain nya.
Bayangan hitam itu berubah bentuk menjadi 10 mahkluk demi human yang mengerikan, aura tekanan yang di keluarkan 10 mahkluk demi human itu langsung membuat puluhan tentara, dan hunter rank S langsung jatuh berlutut di lantai.
Dengan perasaan gemetar dan ketakutan Hasegawa dan Garou beserta 3 guild master yang berada di rank SS bekerja sama membentuk barier untuk melindungi Takanishi dan Tatsuya dari tekanan aura 10 mahkluk demi human itu.
"Kami di utus oleh Raja kami Yang Mulia Antonius untuk membantu kalian, sekarang tunjukan kepada kami, dimana tempat para monster itu berada" ucap salah satu mahkluk demi human itu.
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen😤😡😤