
Antonius pun tiba diruangan Adik nya berada, lalu membuka pintu dan langsung masuk kedalam ruangan.
Para siswa yang tadi nya ribut dan juga yang kelompok yang mengerumuni Sarah, langsung terdiam dan kembali ketempat duduk nya masing-masing.
Sarah pun terkejut melihat kakak nya masuk keruangan kelas nya
"Mengapa kakak masuk keruangan ku, apa kak Antonius sudah tau, apa yang terjadi pada ku?" guman Sarah dalam Hati nya.
Antonius pun berjalan ke arah meja guru yang sedang Kosong, lalu berdiri dan menatap ke arah para siswa.
"Sarah kemari lah," ucap Antonius memanggil Sarah ke depan
Sarah pun tampak bingung namun tetap maju ke ke arah Antonius.
"Baik kak" jawab Sarah.
Mahrez dan kelompok Rika yang mendengar perkataan Sarah Memanggil Antonius dengan Kak pun melotot kan mata nya, rasa takut pun mulai muncul dalam pikiran mereka. Dan mereka juga mengenal siapa pemuda yang sedang berdiri di hadapan mereka.
"Baiklah, mungkin kalian sudah mengenal ku, Aku adalah hunter rank SSR pertama di negara ini, dan aku hari ini kesini karena masalah yang terjadi pada adiku yang cantik ini" ucap Antonius sambil melihat ke arah Sarah.
Mahrez dan kelompok Rika pun menjadi keringat dingin, ini karena mereka sudah melakukan pembulian terhadap Sarah, dan yang ternyata Sarah adalah adik dari seorang Hunter rank SSR.
"Jadi sekarang katakan pada ku, siapa diantara kalian yang telah melakukan pembulian terhadap Adik ku ini?" ucap Antonius dengan Dingin.
Para siswa itu pun terdiam tak ada yang berani menjawab, sementara Mahrez dan kelompok Rika hanya tertunduk dan tak berani melihat ke arah Antonius.
"Hoh tidak ada yang menjawab, baiklah lihat lah cuplikan video ini, Antonius pun menampilkan Video pembulian Adik nya setelah menampilkan video itu, Antonius lalu menatap tajam ke arah kelompok Rika dan Mahrez.
Antonius langsung menggunakan skill "Dominator Touch" lalu menarik tubuh Mahrez ke arah nya, dan langsung membanting Mahrez ke Meja dengan keras dan membuat meja itu hancur.
Para siswa yang melihat kejadian itu pun bergidik ngeri dan bahkan ada yang berteriak histeris, Antonius lalu menatap ke arah kelompok Rika dan mengunakan skill "Dream Ilusionist".
Secara tiba-tiba rika dan ke 5 teman nya pun berteriak dengan keras seperti orang ke surupan, Rika dan ke 5 teman nya meringkuk dan mengacak acak rambut mereka sendiri.
Suara Histeris di ruangan IPA-1 pun membuat siswa dan guru yang berada di ruangan lain pun berhamburan keluar dan melihat apa yang terjadi
Di ruangan IPA-1 sekarang benar-benar kacau, para siswa selain Mahrez dan kelompok Rika menjauh ke pinggir Tembol dan bahkan ada yang Pingsan.
__ADS_1
Antonius menyembuhkan Mahrez lalu kembali menghantam kan nya ketembok, tangan kiri Mharez pun patah.
"Arggghhh, Ampun Ampun" ucap Mahrez meminta ampun.
Sementara kelompok Rika pun tak jauh berbeda mereka yang masih terjebak dalam ilusi mimpi buruk pun mencakar tangan dan kaki mereka hingga membuat luka cakaran di tubuh mereka sendiri.
Sarah yang melihat kejadian itu pun menjadi kasihan lalu memegang tangan Antonius.
"Kakak, sudah hentikan" ucap Sarah pada Antonius.
Mendengar perkataan Sarah, Antonius pun melirik ke arah Adik nya. lalu menatap tajam ke arah Mahrez dan Rika.
"Baik lah kali ini aku akan mengampuni kalian, tapi kalau kalian masih berani mengganggu Adik ku, maka bersiap lah menanggung akibat nya" Ucap Antonius lalu membatalkan ilusi nya pada Rika dan ke 5 teman nya.
Sementara Galih yang sudah bisa mengatur nafas nya, langsung menghubungi Ayah nya Mahrez, Galih tau betul bahwa Ayah Mahrez adalah pemegang saham terbesar di sekolah nya.
Diluar ruangan IPA-1 terlihat para guru dan murid yang berdesak-desakan melihat kejadian yang terjadi di dalam ruangan melalui jendela.
Para Guru yang melihat Mahrez dan Kelompok Rika disiksa, ingin menghentikan tindakan Antonius namun mengurungkan niat nya, karena mereka tau bahwa pemuda yang sedang menyiksa Mharez adalah seorang Hunter rank SSR yang jelas posisi nya sangat penting bagi negara mereka.
Antonius pun menuruti perkataan Adik nya, lalu menggunakan dkill recovery nya pada Mahrez dan kelompok Rika.
"Ini peringatan terakhir bagi kalian semua, siapa pun yang berani mengganggu adik atau keluarga ku, maka bersiap lah menanggung akibat nya" ucap Antonius dengan Sinis lalu melihat ke adik nya sarah.
"Sarah, kakak mau pulang, kau mau ikut kakak atau tetap disini?" tanya Antonius pada Adik nya.
Awal nya sarah ingin tinggal dan membantu para siswa untuk mengurus kekacauan di kelas nya, namun karena Kekacauan itu diakibat kan Antonius, Sarah pun memilih ikut pulang bersama Antonius.
"Aku ikut pulang kak" ucap Sarah.
"Baik lah kalau begitu" ucap Antonius lalu berjalan pergi keluar ruangan.
Para Guru dan siswa yang melihat Antonius beranjak keluar ruangan pun membuka jalan dan membiarkan Antonius dan Adik nya melewati mereka.
Tidak ada yang berani bicara atau pun berbisik-bisik, semua guru dan siswa hanya meneguk air liur nya masing-masing, dan berkeringat dingin, ketika Antonius lewat dihadapan mereka.
Antonius yang melihat tingkah laku Para guru dan siswa yang ketakutan seolah melihat Binatang buas pun tidak memperdulikan nya, dan tetap berjalan dengan santai seperti tidak terjadi apa-apa.
__ADS_1
Sesampai nya di Baseman Parkiran Mobil, Antonius pun langsung di sambut oleh supir nya.
Namun sebelum Antonius masuk kedalam mobil, suara seseorang menghentikan nya.
"Tuan tunggu sebentar" ucap suara seorang pria dewasa yang jika dilihat sudah seumuran dengan ayah Antonius.
Antonius pun melirik ke arah sumber suara tersebut.
"Ya Ada apa? dan siapa kamu?" tanya Antonius.
"Saya Sutomo, Ayah nya Mahrez" ucap Sutomo memperkenal kan Diri.
"Owh... jadi kau ayah nya Mahrez yang membuli adik ku" ucap Antonius sambil mengeluarkan aura nya perlahan, namun Sarah langsung mencubit tangan Antonius, dan langsung membuat Antonius tersadar dan menahan diri.
"Iya tuan, saya Ayah nya Mahrez, saya kesini karena saya ingin meminta maaf atas tindakan anak saya kepada adik nya tuan, dan saya besedia memberikan Kompensasi kepada adik tuan" ucap Sutomo dengan sedikit gemetaran.
Jika saja pelaku yang menghajar Anak nya bukan Antonius, tentu saja Sutomo tidak akan sudi meminta maaf dan akan menyeret pelaku nya ke jalur hukum.
Tapi sekarang pelaku yang menghajar anak nya adalah Hunter rank SSR pertama di negara nya, dan tentu saja Sutomo mau tak mau harus menundukkan kepala nya kepada Antonius, selain kekuatan yang besar, Antonius juga punya peranan sangat penting bagi Negara nya.
"Aku tidak butuh kompensasi mu, Sebaik nya kau mengajari anak mu lebih baik lagi, jika aku masih melihat dia melakukan pembulian maka jangan salah kan aku jika kau tidak bisa bersama anak mu lagi" Ucap Antonius memeperingatkan Sutomo
"Baik tuan, akan saya ingat peringatan tuan" ucap Sutomo yang sudah berkeringat dingin.
Antonius pun langsung masuk kedalam mobil menyusul Adik nya, dan Mobil mereka pun berjalan meninggalkan Baseman parkiran mobil.
Kabar tentang Antonius memukuli Siswa di sekolah Medan Intenartional High School pun dengan cepat tersebar, banyak yang mengencam prilaku Antonius dan juga menyebarkan Gosip tak sedap, bahwa Antonius menindas anak SMA dengan sesuka hati.
.
.
.
Bersambung.....
jangan lupa Like dan Komen😡😡😤😤
__ADS_1
Maaf cuma bisa satu Chapter dulu ya🙏🙏