Ragnarock System

Ragnarock System
Menuju Dungeon Rank SS berikut nya


__ADS_3

Antonius yang melihat Snake Evil of Genesis dan Spider Slauge King Plauge yang sudah tidak bergerak, menyimpan pedang nya, dan muncul pemberitahuan dari Sistem


DING : selamat,, tuan berhasil membersihkan Dungeon


Ding : Membunuh Snake Evil of Genesis mendapat kan Skill Book Master Rune dan Spear of Snake Evil of Genesis


Ding : Membunuh Apostle Spider Slauge King Plauge mendapatkan 10 juta emas dan Skill Book Poison Of thron.


Ding : .......


Ding : .......


Suara sistem pun terus berbunyi selama beberapa menit, Antonius tidak terlalu mempedulikan notifikasi sistem


Antonius hanya Fokus melihat Item yang di dapatkan dari Snake Evil of Genesis dan Spider Slauge King Plauge.


"Cihh hanya item kelas SSS+, aku kira ada item yang hebat" ucap Antonius sedikit lesu.


Mungkin bagi Antonius Item kelas SSS+ hanya lah item biasa-biasa saja, namun bagi hunter yang ada di bumi jelas item itu akan sangat di buru dan dicari oleh seluruh hunter.


Antonius lalu mendekati tubuh Snake Evil of Genesis dan Spider Slauge King Plauge, Kondisi tubuh ke 2 monster itu benar-benar buruk, beberapa bagian tubuh nya hilang terbakar dan hanya menyisakan tulang yang dapat di lihat dengan mata telanjang.


Antonius menarik Dark Flame yang masih menyala di tubuh Snake Evil of Genesis dan Spider Slauge King Plauge.


Setalah itu Antonius mengangkat tangan Kanan nya berniat mencoba membangkitkan Snake Evil of Genesis dan Spider Slauge King Plauge sebagai prajurit nya bayangan nya.


Tapi saat Percobaan Pertama Antonius Gagal membangkitkan ke 2 Monster itu, lalu mencoba ke dua kali nya namun tetap gagal. Antonius pun tak menyerah dan terus mencoba.


Namun setelah puluhan kali mencoba dam gagal sehingga membuat Antonius menjadi Jengkel dan bertanya pada sistem.


"Sistem, mengapa ke Monster ini tidak bisa ku bangkitkan?" tanya Antonius.


DING : Ke 2 Monster itu merupalan Apostle, yang sudah mengikat tubuh dan jiwa nya kepada Dewa yang mengutus nya. Jika tuan ingin membangkitkan Mereka Maka tuan Harus membunuh Dewa yang mengutus mereka.


Mendengar penjelasan sistem pu membuat Antonius mengkerutkan kening nya dan sedikit kesal pada Sistem karena tidak memberitahunya sejak awal, "Sial ternyata hal seperti ini pun bisa terjadi" gumam Antonius dalam hati nya.


"Kenapa kau tidak memberitahuku dari Awal" ucap Antonius pada sistem.


DING : Karena tuan tidak bertanya dari awal.


Mendengar jawaban sistem pun membuat rasa kesal Antonius menjadi bertambah, seandai nya saja sistem dapat berwujud menjadi sesuatu maka sudah pasti akan binasa dibuat Antonius.

__ADS_1


Ding : Sistem merasakan perubahan Emosi pada tuan meningkat 10%


Ding : Sistem merasakan perubahan Emosi pada tuan meningkat 50% sistem menyarankan tuan untuk istirahat.


Ding : Sistem merasakan perubahan emosi pada tuan meningkat 85% sistem menyarankan Tuan untuk segera beristirahat.


Mendengar Notifikasi tambahan sistem pun membuat wajah Antonius menjadi masam lalu langsung membakar ke 2 tubuh monster itu menjadi Abu.


setelah itu Antonius pun mengelus dada nya mencoba menenang kan diri.


"Sabar,,, sabar,,,, sabar,,,," ucap Antonius sambil menenangkan diri nya.


Antonius lalu berbalik dan melihat Lin Hua yang masih bersembunyi di balik reruntuhan bangunan. Antonius pun merasa kasihan melihat ekspresi Lin Hua pun segera menyuruh sistem untuk menjatuhkan beberapa item dari inventory nya.


"Sistem jatuhkan 5 Item di inventory yang tidak terlalu aku butuh kan" perintah Antonius


Ding : 3 item tingkat S di buang dari Inventory


Ding : 1 item tingkat SS di buang dari inventory


Ding : 1 item tingkat SS+ dibuang dari inventory


"Sampai kapan kau akan bersembunyi disitu apa kau tidak mau keluar, dibelakang sana ada beberapa Item yang tidak berguna untuk ku, ambillah kalau kau mau, aku akan menunggu disini" ucap Antonius yang berjalan dan telah sampai di depan pintu gerbang.


Lin Hua yang terlihat melamun memikirkan sesuatu pun segera sadar lalu keluar dari tempat persembunyian, Lin Hua berjalan dengan kepala sedikit menunduk ke bawah, Lin Hua mulai sedikit takut melihat wajah Antonius, itu dikarenakan saat ini wajah Antonius terlihat masam meskipun begitu tidak mengurangi ke tampanan nya.


"Ba,,,, baik tuan" jawab Lin Hua lalu bergerak menuju ke tempat item yang di tunjukkan oleh Antonius


Saat Lin Hua melihat Item yang di sebut kan Antonius tadi, seketika mata nya pun berbinar seakan melihat sebuah harta karun yang tak ternilai harga nya. senyum manis di wajah nya pun terlihat jika ada orang lain di ruangan itu melihat senyum Lin Hua maka bisa dipastikan orang itu akan jatuh hati dan tergila-gila dengan senyuman Lin Hua.


Antonius yang melihat ekspresi Lin Hua pun hanya mengelengkan kepala nya, setelah Lin Hua mengambil dan menyimpan item dicincin ruang nya Lin Hua pun segera berjalan mendekati Antonius.


Note : Cincin ruang di ciptakan dari inti batu para monster maupun stone yang di dapatkan dari dalam dungeon, Hanya Blacksmith tingkat SS+ yang dapat membuat cincin ruang dan itu pun luas nya cukup terbatas.


"Apa tuan yakin tidak ingin item yang ini?" tany Lin Hua sambil menujukkan beberapa item yang diambil nya tadi.


"iya" ucap Antonius dengan singkat lalu membuka gerbang dan berjalan keluar dari ruangan Boss Dungeon


Di Luar ruangan terlihat ke 6 prajurit nya sudah menunggu dan juga Tuoli dan Can Fan yang terlihat yang terlihat Syok berat, hal ini dikarenakan saat mereka berpisah dan memasuki Ruangan yang dimana terdapat 2 prajurit Antonius sedang membantai ribuan Monster rank S dan SS dengan Mudah.


Bahkan Tuoli dan Can Fan hanya bisa membunuh 5 monster rank SS itu pu karena sudah terluka parah.

__ADS_1


"Salam yang Mulia" ucap Ke 6 prajurit Antonius dengan serentak sambil berlutut memberi hormat.


Ucapan Ke 6 prajurit Antonius pun langsung membuat Tuoli dan Can Fan tersadar dan melihat Antonius dan Lin Hua yang keluar dari ruangan Bos Dungeon.


Tuoli dan Can Fan mengamati Kondisi Antonius dan Lin Hua, dan tidak melihat luka sedikit pun apa lagi wajah Lin Hua yang terlihat senang dan berbeda seperti biasa nya.


"Kerja bagus, kalian kembalilah" ucap Antonius


"Baik yang Mulia" jawab ke 6 prajurit nya lalu memberi hormat kemudian berubah menjadi bayangan melesat masuk ke dalam bayangan Antonius.


Setelah prajurit nya kembali Antonius pun berjalan menuju gerbang Dungeon untuk keluar dari dalam Dungeon.


Tuoli dan Can Fan yang berjalan ke arah Lin Hua ingin bertanya, apa yang terjadi di dalam ruangan Boss, namun Lin Hua hanya mengatakan akan menceritakan nya nanti saja, dan berjalan mengikuti Antonius dan ikut keluar dar Dungeon.


Di llaur Dungeon terlihat Guan Yu yang sedang menunggu dan beberapa aparat militer dan wartawan pun masih berada di luar Dungeon.


Antonius pun keluar pertama kali dari dalam Dungeon disusul Lin Hua, tuoli dan Can Fan.


Para wartawan pun dengan Antusias mengambil foto, kali Ini Antonius yang tidak ingat wajah nya sudah tidak tertutup masker pun hanya bisa pasrah, dan wajah nya pun ter ekspos dengan cepat ke seluruh penjuru bumi.


Guan Yu yang melihat Antonius telah keluar pun segera menyambut nya, Antonius tidak memperdulikan ucapan Sambutan Guan Yu dan hanya fokus mencari Kevin di antara kerumunan wartawan.


Kevin yang melihat Antonius pun segera membuka mobil nya dan memberikan kode pada Antonius untuk segera masuk kedalam Mobil


Antonius yang melihat Kevin telah membuka pintu mobil pun langsung bergerak cepat, dalam hitungan detik pun Antonius sudah masuk ke dalam mobil Kevin.


Guan Yu yang masih mengoceh menyampaikan rasa ucapan terimakasih nya pada Antonius pun terkejut karena Antonius sudah tidak ada lagi di sekitar nya, begitu juga mereka semua yang berada disana ikut terkejut kecuali Lin Hua yang sudah melihat secara langsung kekuatan Antonius.


"Cepat Jalan, kita menuju Dungeon selanjut nya yang akan break, setelah itu segera pesan kan tiket penerbangan ku ke Indonesia aku akan pulang setelah megurus Dungeon yang satu ini" ucap Antonius pada Kevin


"Baik tuan" jawab Kevin lalu menancap gas dan pergi ke arah Dungeon rank SS lain nya, yang di kabarkan Akan segera break di China.


.


.


.


Bersambung


jangan lupa Like dan Komen guysπŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜€πŸ˜€πŸ€€πŸ€€πŸ€€πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


__ADS_2